Kegiatan Senam Bagi Warga Binaan Rutan Kelas I Tangerang Pecah Rekor! 189 Pasangan Meriahkan Danrem 042/Gapu Padel Cup 2026 Mardan Nahkodai IBCA MMA Tanjab Barat, Bidik Atlet Profesional Danrem 042/Gapu Salurkan 25 Ribu Masker Bantuan Presiden, Lindungi Warga Jambi Dari Dampak Kabut Asap Karhutla Penuh Haru, Pisah Sambut Kapolres Nagan Raya: AKBP Muhammad Taufiq Resmi Jabat Kapolres

Home / Advetorial

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:31 WIB

DPRD Muaro Jambi Kunker Tata Kelola Keuangan ke NTB, Fokus Pengeluaran Kas dan Pengawasan Anggaran

MUARO JAMBI – Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi melakukan kunjungan kerja konsultasi dan koordinasi ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam upaya memperkuat pemahaman terkait pengelolaan keuangan daerah yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Gili Tangkong Kantor BKAD Provinsi NTB itu disambut langsung oleh Sekretaris BKAD NTB, Muhammad Baihaki, S.E., M.E., bersama jajaran.

Anggota DPRD Muaro Jambi Fraksi Golkar, Muhammad Ridho, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen DPRD untuk memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi antar daerah, khususnya dalam tata kelola keuangan pemerintah daerah.

“Kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi antar pemerintah daerah, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien,” ujar Muhammad Ridho, Selasa.

BACA LAINNYA  Bupati Tanjab Barat Menerima Kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi

Politisi Golkar tiga periode itu menyebut, rombongan DPRD Muaro Jambi juga mendapatkan sambutan hangat dari BKAD NTB yang mengapresiasi kunjungan konsultatif tersebut.

Dalam pertemuan itu, BKAD Provinsi NTB memaparkan berbagai mekanisme pengeluaran kas dalam sistem akuntansi pemerintah daerah. Proses tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam siklus pengelolaan keuangan yang harus dilaksanakan secara tertib administrasi, tepat waktu, dan sesuai regulasi.

Sekretaris BKAD NTB, Muhammad Baihaki, menjelaskan bahwa pengeluaran kas daerah tidak hanya berorientasi pada pencairan anggaran, tetapi juga harus memperhatikan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap aturan, serta validitas dokumen sebagai dasar pertanggungjawaban keuangan daerah.

BACA LAINNYA  Lepas JCH Kloter 24, Wagub Sani: Jaga Kesehatan dan Pola Hidup Sehat serta Ikuti Arahan Pembimbing

Selain itu, pengelolaan keuangan daerah saat ini juga dituntut semakin adaptif terhadap perkembangan regulasi serta digitalisasi sistem pemerintahan.

Karena itu, forum konsultasi antardaerah dinilai penting sebagai ruang berbagi pengalaman, inovasi, dan solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi dalam implementasi sistem akuntansi pemerintahan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara rombongan DPRD Kabupaten Muaro Jambi dan jajaran BKAD Provinsi NTB. Pembahasan meliputi prosedur administrasi pengeluaran kas, mekanisme penerbitan SPD, SPM, dan SP2D, sistem pengawasan internal, hingga strategi meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah guna mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.

Share :

Baca Juga

Advetorial

Unsur Pimpinan DPRD Muaro Jambi Menghadiri Forum Konsultasi Publik RKPD 2025

Advetorial

Ketua DPRD kota Jambi, kemas Faried Alfarelly saat menerima LHP program penanganan TBC di Kota Jambi

Advetorial

Pemkot Jambi Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Cabai dan Bantuan Alsintan Rp 3,8 Miliar

Advetorial

Safari Ramadan Pemkab Tanjung Jabung Barat : Membangun Silaturahmi dan Aspirasi Masyarakat

Advetorial

Hadiri Rapat Paripurna HUT Ke-68 Provinsi Jambi, Pj Wali Kota Jambi Apresiasi Kinerja Gubernur Al Haris

Advetorial

Kombes Pol Andri Ananta Yudistira Resmi Jabat Dirreskrimum Polda Jambi 

Advetorial

Sekda Ridwan Serahkan Bantuan Pangan Untuk Ringankan Beban Warga

Advetorial

Penyegaran Birokrasi Pemkot Jambi : 86 Pejabat Dilantik, Untuk Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik