TANJAB BARAT – Komunitas Bikers Subuhan Kuala Tungkal menggelar kegiatan rutin mingguan edisi ke-384 di Masjid Mufakat, Jl. Prof. Sri Soedewi, Minggu (20/7/2026) pukul 04.30 WIB.
Kegiatan ini dihadiri para ketua komunitas, tokoh agama, pemuda, serta AIPTU Haris Fadhillah, S.H. dari Polres Tanjung Jabung Barat yang juga merupakan penggiat aktif Bikers Subuhan.
Dalam kesempatan tersebut, AIPTU Haris Fadhillah menyampaikan bahwa penanggulangan geng motor merupakan atensi Kapolres Tanjab Barat AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H.
“Geng motor bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi fenomena sosial yang kompleks. Penanganannya tidak bisa hanya dibebankan ke Polri. Dibutuhkan kolaborasi pemerintah daerah, TNI, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga orang tua,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi gebrakan Bikers Subuhan. “Selama ini geng motor identik dengan ugal-ugalan dan kriminal. Namun inisiatif Bikers Subuhan ini layak diacungi jempol karena mengajak pemuda ke kegiatan positif,” ujarnya.
Ketua Bikers Subuhan Kuala Tungkal, Agung Wahyudi, mengatakan komunitas ini berdiri sejak 2018 dan kini beranggotakan sekitar 100 orang dari berbagai profesi. Dari Polres Tanjab Barat ada 3 personel yang aktif, yakni AIPTU Haris Fadhillah, BRIGPOL Aulia, dan BRIPDA Sufriadi.
“Setiap Minggu kami keliling masjid di Kota Kuala Tungkal, kadang juga touring ke luar kota. Selain salat subuh berjamaah, ada juga tausiyah. Motto kami: dari masjid kami menjaga NKRI. Kami tegas menolak geng motor dan mendukung penuh Polres Tanjab Barat,” kata Agung.
Dukungan serupa juga disampaikan Ketua Pemuda Masjid Mufakat, Zulfahmi. Ia menyatakan pemuda siap bersinergi dengan Polres Tanjab Barat dalam upaya menanggulangi aksi geng motor.
Zainal











