TANJAB BARAT – Kerajinan eceng gondok terus menunjukkan tren positif pasca gelaran Event Persit BISA 2 Tahun 2026. Produk UMKM berbahan serat alam ini kini kebanjiran permintaan dari berbagai daerah hingga luar kota.
Salah satu produk unggulan datang dari Ny Ana Riko. Keranjang buah, placemat, dan hiasan dinding dari eceng gondok buatannya sukses di pasaran. Dengan sentuhan tangan terampil dan inovatif, eceng gondok disulap menjadi dekorasi rumah yang unik dan bernilai jual tinggi.
Berdayakan Ekonomi Masyarakat
Kerajinan eceng gondok tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar. Proses produksi melibatkan warga sehingga membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal.
Peran Media Sosial dan Kemitraan
Pemasaran lewat media sosial jadi kunci menjangkau pasar yang lebih luas. Promosi digital membuat produk eceng gondok makin dikenal hingga ke luar daerah.
Kolaborasi juga jadi strategi pengembangan. Kemitraan dengan perusahaan besar dinilai bisa membantu UMKM meningkatkan kualitas, kuantitas produksi, hingga akses ke pasar internasional.
Inovasi Jadi Kunci Daya Saing
Pengembangan produk yang inovatif dan unik terus dilakukan agar kerajinan eceng gondok tetap berdaya saing. Dengan bahan baku melimpah dan kreativitas pengrajin, kerajinan eceng gondok diyakini punya potensi besar untuk terus berkembang.











