Kebakaran Landa Pasar Teluk Nilau, Polisi dan Damkar Berjibaku Padamkan Api May Day 2026, PMII Tanjab Barat Turun ke Jalan: Tolak Upah Murah dan Kontrak Berkepanjangan May Day 2026 Tanjab Barat: Dialog Tripartit Bahas Upah Layak, 4.000 Pekerja Rentan Masuk BPJS Peringati May Day 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Kolaborasi Industri dan Kesejahteraan Buruh Banjir Rendam Sarolangun, Brimob Polda Jambi Hadir Bantu Pemulihan

Home / Berita

Jumat, 27 Juni 2025 - 10:42 WIB

Hadiri Sosialisasi Ormas, SMSI Tebo Minta Pemda Mendeteksi Potensi Konflik Sejak Dini

Bidik Indonesia news-TEBO, Sesuai instruksi menteri dalam negeri (Mendagri) dan menteri koordinator bidang politik hukum dan keamanan (Menkopolhukam), pemerintah daerah (Pemda) Tebo melalui badan kesejahteraan bangsa dan politik (Bakesbangpol) sosialisasi terkait keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas).

 

Hal itu di sampaikan oleh Kepala Badan Kesbangpol Tebo, Sugiyarto, sesuai instruksi Mendagri dan Menkopolhukam, bahwa setiap daerah Kab/Kota dan Provinsi supaya membentuk Satgas penertiban Ormas dan Premanisme.

 

Sugiyarto mengatakan, untuk Kabupaten Tebo sudah menyiapkan administrasi yang saat ini tengah berproses di bagian hukum Setda Tebo. Menjelang proses dibagian hukum selesai kita lakukan sosialisasi terlebih dulu,”ujarnya, Kamis 26 Juni 2025.

 

Untuk Ormas di daerah masih normal, berbeda dengan kota-kota besar, sudah berebut wilayah, intimidasi perusahaan yang akan berinvestasi merasa terganggu dan lainnya, dan kalau tidak dikasih mereka mengintimidasi,” jelas Sugiyarto.

BACA LAINNYA  Program Quick Wins Kapolri, Kapolresta Jambi Luncurkan Polisi RW

 

Sehingga Ormas yang tidak mendapat tempat di kota besar lari ke daerah, ungkap Sugiyarto, makanya kita melakukan persiapan jangan nanti di kota-kota besar selesai lari ke daerah..

 

Dalam sosialisasi Ormas tadi di bahas soal pakaian dan atribut Ormas, sesuai regulasinya ucap Sugiyarto tidak boleh menyamai TNI-Polri, karena setiap lambang ada makna dan fungsinya,” tegasnya

 

Sosialisasi ini berangkat dari data Ormas lama yang ada di Kesbangpol Tebo, kalau berkembang di lapangan bisa saja banyak yang belum terdaftar di kita. Kalau Ormas yang baru ini Grib Jaya, ada beberapalah baru registrasi di Kesbangpol Tebo.

 

Kaban kesbangpol Tebo Sugiyarto menekankan, pentingnya Ormas harus memahami UU No 17/2013 tentang Ormas.

 

Sementara itu Wakil Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Tebo Hafizan Romy Faisal yang turut hadir dalam sosialisasi organisasi kemasyarakatan tersebut menerangkan, kalau melihat situasi dan kondisi di Kabupaten Tebo, keberadaan Ormas ini sifatnya masih dalam kategori pendampingan terhadap persoalan yang terjadi di masyarakat.

BACA LAINNYA  OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

 

” Dikabupaten Tebo belum ada Ormas yang menonjol melakukan dugaan pungli, apalagi perebutan area kekuasaan, tapi lebih melakukan fungsinya kepada pendampingan dan sosial kontrol terhadap kebijakan pemerintah,”kata Romi.

 

Pada kesempatan itu, Ia meminta Pemerintah daerah (Pemda) untuk mendeteksi potensi konflik sejak dini. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih besar dan merugikan masyarakat.

 

“Deteksi dini ini bisa dilakukan melalui berbagai cara, termasuk penggunaan teknologi, pelatihan kewaspadaan, dan peningkatan komunikasi antarpihak,” tandas Romy.

Share :

Baca Juga

Berita

Alumni 1999 Smanel Kota Jambi Gelar Reuni Perak 25 Tahun, Diisi dengan Berbagai Kegiatan Sosial

Berita

Danrem 061/SK sambut kunjungan Tim Pokja Staf Ahli Kasad,

Berita

Pastikan Perayaan Natal dan Tahun Baru Berjalan Lancar dan Aman, Polda Jambi Gelar Rakor Lintas Sektoral

Berita

Pererat Silaturahmi Antara Polri dan Komunitas Kicau, Kapolda Jambi: Menang Kalah Itu Biasa

Berita

Tak Terima Diselingkuhi, Pelaku Sebar VCS saat Bersama Sang Pacar, Pelaku Ditangkap di Madina

Berita

Bocah 4 Tahun Diduga Hanyut di Selokan Saat Mandi Hujan

Berita

Diduga Dapur Minyak Ilegal Aceh Timur Meledak.

Berita

Dit Lantas Polda Jambi Tancap Gas, Total 324 Kali Aksi Cegah Balap Liar Selama Operasi Zebra 2025