Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Senin, 10 Maret 2025 - 16:09 WIB

IAIN Kerinci Didemo HMI, Terkait Pemotongan Beasiswa KIP-K 

Kerinci- Kisruh dugaan pemotongan beasiswa KIP-Kuliah di IAIN Kerinci nampaknya terus menjadi pertanyaan. Senin (10/3/2025) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kerinci-Sungai Penuh melakukan aksi demo di depan gedung Rekretoran IAIN Kerinci.

 

Demo mahasiswa mempertanyakan dasar pemotongan senilai Rp 2,5 Juta per penerima terdiri dari sekitar 600 mahasiswa KIP-K. Mahasiswa juga menuntut tidak terjadi pemotongan Living Cost.

 

“Tidak masuk akal pemotongan Rp 2,5 juta per mahasiswa, dana living cost seharusnya hak penuh mahasiswa. Tidak boleh dipotong, “ kata kader HMI didepan Rektor Ahmad Jafar.

 

Mahasiswa juga menuntut dana living cost yang dipotong tersebut dikembalikan ke mahasiswa. “Kepada pimpinan kami mendesak agar mengkaji ulang soal pemotongan, dan soal pengelolaan dana transparan atau terbuka penggunaan dana pemotongan yang bersumber dari living cost,” tegasnya mahasiswa dari aliansi HMI.

BACA LAINNYA  Kodim 0417/Kerinci Menggelarkan Upacara dan Syukuran HUT TNI Ke 79.

 

 

Edilan Kurniawan ketua Umum HMI Cabang Kerinci-Sungaipenuh menilai dugaan pemotongan living cost KIP-K dinilai bermasalah. Karena dana living cost untuk mahasiswa tak mampu itu sepenuh hak mahasiswa.

 

“Uang kuliah 1 mahasiswa dari negara sudah ditanggung Rp 2,4 juta. Apasalahnya sisa dana itu digunakan mahat, program lainnya, sedangkan tidak semua mahasiswa uang kuliahnya 2,4 juta,” kata Edilan diorasi depan Rektor.

 

“HMI Cabang Kerinci menolak adanya pemotongan living cost KIP-K, sepakat teman-teman (mahasiswa) sepakat (kata mahasiswa didemo),” imbuh Edilan.

 

Sementara Rektor IAIN Kerinci Jafar Ahmad menerima demo mahasiswa tersebut, Jafar menjawab, pihaknya tidak berani mengelola dana tersebut,

BACA LAINNYA  Buka Rakor P3DN, Bupati Anwar Sadat Tekankan OPD Lakukan Percepatan

 

“Kemarin sudah berdiskusi 3,5 jam, pada prinsipnya Kampus tidak mau memutuskan jika itu tanpa ada keputusan dari mahasiswa. Sekarang kembalikan ke mahasiswa,” kata Jafar.

 

Bahkan hampir 2 jam mahasiswa silih berganti mempertanyakan kembali transparan pengelolaan dana pemotongan living cost yang tersisia Rp 2 Milyar. Pemotongan living cost Rp 2,5 tidak terjadi lagi.

 

Sayangnya pihak rektor tidak bisa mengambil kesimpulan menyatakan pemotongan tidak terjadi lagi. Jafar malah tidak mau ikut campur, karena soal itu awalnya usulan mahasiswa.

 

Pantauan di aksi demo, tidak lama jafar menyambut mahasiswa. Jafar terlihat lelah dan meminta mengambil kursi untuk duduk sambil mendengar aspirasi itu. Jafar mengakui ia kondisi sakit dan duduk dikursi.

Share :

Baca Juga

Berita

Night Fun Run BPTD Jambi : Ajang Pengenalan PKJ Provinsi Jambi Tahun 2024 dan Edukasi Lalu Lintas

Berita

ASDP Akan Alihkan Rute KMP Senangin Lingga ke Bengkalis, Bagaimana Nasib Rute Kuala Tungkal

Berita

Jelang Peringatan HUT RI ke-79, Satgas TMMD Gelar Gladi Upacara di Desa Suka Maju

Berita

Ditreskrimsus Polda Jambi Tindak 2 Pelaku Ilegal Drilling di Sarolangun

Berita

Gelar Silaturahmi dan Diskusi Publik bersama Influencer dan Selegram, Ditintelkam Polda Jambi Ajak Jaga Situasi Kambtibmas Kondusif Jelang Pilkada 2024

Berita

Kapolda Jambi Tegaskan Tidak Pandang Bulu, Proses Hukum Tetap Jalan untuk Oknum Polisi Diduga Terlibat Illegal Tapping

Berita

Pompa Utama IKK Teumpeun Terbakar Akibat Gangguan Voltase, Suplai Air di 4 Wilayah Terhenti

Berita

Resmikan Masjid Al Jabbar, Gubernur Al Haris: Gunakan Masjid Sebagai Sarana Pendidikan