Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Jumat, 13 Juni 2025 - 20:35 WIB

Komisi VII DPRA Temui Menparekraf di Jakarta, Bahas Kemandirian Ekonomi Santri Aceh

 

Jakarta – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan kunjungan silaturahmi ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Teuku Rifky Harsya, pada Jumat (13/6/2025) di Jakarta. Pertemuan ini membahas upaya penguatan kemandirian ekonomi santri melalui program santripreneur berbasis kearifan lokal.

 

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi VII DPRA, Romi Syah Putra, didampingi Sekretaris Komisi Yahdi Hasan, sejumlah anggota Komisi VII, serta perwakilan Dinas Pendidikan Dayah Aceh, termasuk Kepala Bidang Pemberdayaan Santri, Irwan.

 

Dalam pertemuan tersebut, Komisi VII DPRA menyampaikan pentingnya membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan pesantren, sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis komunitas lokal.

BACA LAINNYA  Silaturahmi ke Polsek Karang Baru dan Rantau, Kapolres Aceh Tamiang: Mari Bekerja Dengan Hati dan Jadikan Profesi Sebagai Ladang Amal

 

“Kami hadir untuk memperjuangkan lahirnya santri dan santriwati yang kreatif, mandiri, dan mampu menciptakan peluang ekonomi di tengah masyarakat,” ujar Romi Syah Putra usai pertemuan.

 

Menteri Ekraf Teuku Rifky Harsya menyampaikan apresiasinya atas inisiatif DPRA yang proaktif dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren di Aceh. Ia menyambut baik semangat kolaborasi ini, dan berharap upaya tersebut dapat segera diwujudkan dalam kebijakan daerah yang konkret.

 

“Kami sangat menghargai semangat Komisi VII DPRA dalam membangun kemandirian ekonomi pondok pesantren. Ini sejalan dengan misi nasional dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas,” ujar Rifky.

 

Dalam kesempatan itu, Rifky juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Aceh untuk segera membentuk Dinas Ekonomi Kreatif baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

BACA LAINNYA  PT Palma Abadi Bantah Buang Limbah Sembarangan, Pengelolaan Sudah Sesuai Izin dan Baku Mutu

 

“Dari 38 provinsi di Indonesia, sudah 11 yang mengusulkan pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif, termasuk Aceh. Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, 15 di antaranya juga telah melakukan komunikasi awal terkait pembentukan dinas tersebut,” ungkap Romi, mengutip pernyataan Rifky.

 

Menparekraf juga menitipkan salam kepada Gubernur Aceh dan Ketua DPRA, serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperkuat infrastruktur kebijakan ekonomi kreatif di Aceh, demi masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera bagi para santri.

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik

Berita

Danrem 042/Gapu Pimpin Sidang Parade Caba PK TNI AD Reguler dan Khusus Keagamaan Pria TA 2022

Berita

Cegah Konflik Pasca Penganiayaan Menggunakan Senjata, Kapolres Laksanakan Mitigasi dan Siagakan Personel di Lokasi

Berita

Tingkatkan Pelindungan Konsumen, Satgas Pasti Lakukan Soft Launching Indonesia Anti-scam Centre (Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan)

Berita

Babinsa Muara Tembesi Bantu Bangun Perpustakaan Desa untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita

Tak Hanya Menangkap Pelaku dan Barang Bukti Narkoba, Polres Sarolangun Turut Amankan Satu Pucuk Senpi Rakitan 

Berita

Berantas Narkoba, Polres Tanjab Timur Ungkap 3 Kasus Dalam Sepekan

Berita

Babinsa Beliung Ikuti GOKIL MAS untuk Memperkuat Semangat Kebersamaan dengan Masyarakat