BANDA ACEH – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Aula Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh pada Senin (15/06/2026). Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh menggelar acara lepas sambut sebagai momentum estafet kepemimpinan dari pejabat lama, Yan Rusmanto, kepada pejabat baru, Ramdani Boy.
Acara ini dihadiri oleh jajaran petinggi wilayah, mulai dari Kakanwil Kemenkum Aceh, Kakanwil Ditjen Imigrasi Aceh, Kakanwil KemenHAM Aceh, hingga seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Aceh beserta Ketua PIPAS Cabang.
Prosesi lepas sambut diawali dengan penampilan apik Tari Ranup Lampuan. Tarian tradisional ini dibawakan sebagai bentuk penghormatan tinggi sekaligus penyambutan hangat bagi para tamu kehormatan sesuai kearifan lokal budaya Serambi Mekah.
Suasana haru mulai menyeruak di dalam aula saat video kilas balik perjalanan pengabdian Yan Rusmanto bersama Ny. Anis Yan Rusmanto ditayangkan. Video tersebut merekam jejak dedikasi, kerja keras, dan kedekatan emosional yang telah mereka bangun selama mengemban amanah di tanah Aceh.
Dalam sambutan perpisahannya, Yan Rusmanto didampingi istri menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran dan mitra kerja yang selalu solid memberikan dukungan.
“Aceh selalu memiliki tempat tersendiri di hati kami. Kebersamaan, kekeluargaan, dan sinergi yang luar biasa dari seluruh jajaran UPT dan PIPAS adalah energi utama kami selama mengabdi di sini. Kami memohon maaf atas segala kekurangan dan pamit untuk melanjutkan tugas di tempat yang baru,” ujar Yan Rusmanto.
Selain kepemimpinan Ditjenpas, rangkaian acara ini juga menandai pergantian nakhoda organisasi kedinasan perempuan. Jabatan Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Aceh resmi berganti dari Ny. Anis Yan Rusmanto kepada Ny. Pudji Ramdani.
Prosesi serah terima jabatan ini disaksikan langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Aceh yang baru, Ramdani Boy, yang kini juga bertindak sebagai Pembina PIPAS Daerah Aceh.
Sebagai pejabat baru, Ramdani Boy menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program unggulan yang telah berjalan demi kemajuan pemasyarakatan di Aceh.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kami siap melanjutkan estafet kepemimpinan ini dan berharap dukungan penuh dari seluruh jajaran UPT se-Aceh serta ibu-ibu PIPAS agar kita bisa terus membawa Ditjenpas Aceh semakin PASTI dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Ramdani Boy dalam sambutannya.
Sebagai puncak penghormatan, acara diakhiri dengan prosesi Pedang Pora. Tradisi sakral ini menjadi simbol penghargaan setinggi-tingginya dari seluruh jajaran Pemasyarakatan Aceh sekaligus pengantar tugas bagi Yan Rusmanto beserta Ny. Anis Yan Rusmanto.
Setelah melepaskan jabatannya di Aceh, Yan Rusmanto akan mengemban amanah baru yang strategis di tingkat pusat, yaitu sebagai Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan ini menutup satu babak pengabdian terbaik, sekaligus membuka lembaran baru bagi kemajuan Ditjenpas Aceh di bawah kepemimpinan Ramdani Boy.
Zainal











