May Day 2026, PMII Tanjab Barat Turun ke Jalan: Tolak Upah Murah dan Kontrak Berkepanjangan May Day 2026 Tanjab Barat: Dialog Tripartit Bahas Upah Layak, 4.000 Pekerja Rentan Masuk BPJS Peringati May Day 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Kolaborasi Industri dan Kesejahteraan Buruh Banjir Rendam Sarolangun, Brimob Polda Jambi Hadir Bantu Pemulihan Polairud Polda Jambi Bina Anak Pesisir Batanghari Lewat Rumah Baca Bhayangkara

Home / Berita

Senin, 6 April 2026 - 20:41 WIB

Lapas Kelas IIA Banda Aceh Gelar Razia Blok Hunian dan Tes Urine Serentak dalam Momentum menyambut HBP Ke-62 Tahun 2026

Banda Aceh Lapas kelas’ II A Banda Aceh Menindaklanjuti Surat Kantor Wilayah Nomor : WP.1-UM.01.01-1693 tentang langkah Preventif dan Represif dalam menjaga Stabilitas

Keamanan dan Ketertiban di lingkungan UPT Pemasyarakatan, dengan ini, Lapas Kelas IIA Banda Aceh razia penggeledahan Blok Hunian disertai dengan tes urine bagi Pegawai dan Warga Binaan, Senin (06/04/2026).

 

Sebelum kegiatan di mulai, Kasi Kamtib merangkap sebagai Plh. Kepala Lapas, Zulkarnain, menyampaikan beberapa hal penting diantaranya adalah melaksanakan penggeledahan secara humanis dan profesional.

 

“Saya berharap seluruh Jajaran yang akan melaksanakan kegiatan penggeledahan ini melakukan pendekatan secara humanis dan profesional di saat melakukan penggeledahan fisik dan kamar hunian, serta pastikan setiap sudut-sudut dan area kamar mandi dapat terjangkau untuk di lakukan pengecekan”ujarnya.

 

Kemudian, para Petugas mulai memasuki kawasan Blok Hunian, dengan melakukan pembagian skema penggeledahan menjadi 4 tim dan turut partisipasi APH Polsek setempat, dengan rincian sebagai berikut :

 

* Blok A : Kamar Hunian 6 dan 11

* Blok B : Kamar Hunian 14 dan 20

* Blok C : 29, 30, 31 dan 33

* Blok D : Kamar Hunian 47 dan 49

 

Selanjutnya, seluruh Petugas memulai kegiatan, dengan mengeluarkan para Warga Binaan, secara satu persatu dengan tertib, di lakukan penggeledahan fisik secara humanis dan penggeledahan kamar hunian, di mulai dari dari menyisir area kamar mandi, tempat tidur, lemari baju serta sudut-sudut, hal tersebut di lakukan guna memastikan tidak adanya peredaran barang-barang terlarang.

BACA LAINNYA  Sungai Penuh Usulkan 31 Formasi CPNS Kesehatan untuk Tingkatkan Layanan Medis di 2026

 

Kemudian, seluruh WBP di masukkan kembali ke kamar hunian masing-masing, dengan di lakukan perhitungan secara teliti dan mendalam oleh petugas, guna memastikan kelengkapan jumlah WBP pada masing-masing kamar hunian.

 

Berdasarkan hasil penggeledahan yang telah di lakukan, tidak di temukan adanya peredaran barang terlarang handphone dan narkotika, namun, Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang-barang yang berpotensi dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, untuk itu para Petugas segera mengamankan dan melakukan pencatatan kedalam buku laporan sebagai langkah tindaklanjut. Berikut hasil deskripsi hasil penggeledahan :

 

* 7 Sendok Stainless

– 7 Korek Api Gas

– 3 Botol Parfum Kaca

– Paku Besi

– 2 buah Gunting

– 2 buah Pisau Cutter

– 1 unit Panci Listrik

– 2 unit Kipas Angin

– 3 buah Tali Kain

– 8 buah Jari-jari Payung

– 3 buah Gantungan Gorden Aluminium.

 

 

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan aman, serta sesi foto bersama mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan Blok Hunian.

BACA LAINNYA  Mengenal Adat Melayu dan Sebagai Tokoh serta Orang Tua di Jambi, Kapolda Jambi Sambangi Kediaman HBA

 

Kegiatan kemudian di lanjutkan dengan Pemeriksaan Tes Urine bagi Pegawai dan Warga Binaan, yang di laksanakan pada Klinik Lapas. Kegiatan Pemeriksaaan Urine tersebut di gelar secara secara serentak oleh seluruh UPT Pemasyarakatan se-Indonesia.

 

Hal tersebut di lakukan, sebagai langkah dalam menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 serta memastikan UPT Pemasyarakatan khususnya Lapas Kelas IIA Banda Aceh terbebas dari adanya peredaran Narkotika. Lebih lanjut, sebanyak 82 partisipasi pada pemeriksaan urine yang melibatkan Petugas dan perwakilan Warga Binaan dilakukan secara acak.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan urine yang telah di lakukan, sebanyak 82 orang yang terdiri dari Petugas dan Warga Binaan Mendapatkan hasil negatif (nihil) sehingga dapat di pastikan Lapas Kelas IIA Banda Aceh sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan yang terbebas dari peredaran narkotika, hal tersebut menjadi komitmen kuat bersama seluruh Jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh untuk memerangi Narkoba dan menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang Zero Halinar.

 

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Kunker ke Polres Tanjabtim, Kedatangan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar disambut Kapolres dan Forkompimda

Berita

Dukung Program Ketahanan Pangan, Babinsa Kelurahan Kasang Jaya Bantu Petani Tanam Padi

Berita

Bantuan Pascabencana Hidrometeorologi Disalurkan, Keuchik Paya Dua Apresiasi Pemkab Aceh Timur

Berita

Dalam rangka HUT Persit, Kodim 0417/Kerinci Gelar Donor Darah

Berita

Ketua DPRD Kota Jambi: Kami Akan Mengawal Program Pemkot Jambi

Berita

Gelar Turnamen Badminton, Karang Taruna Naga Mas Lingkar Nago Mendapat Apresiasi Pemerintah Setempat

Berita

Sinergi IMIPAS dan BRI Perkuat Pelayanan Publik serta Pemberdayaan Masyarakat di Jambi

Berita

Dandim 0416/Bute Memimpin Langsung Pelaksanaan Pengambilan Data Kesegaran Jasmani Para Prajurit Kodim Bute.