IWO Tanjab Barat Bagikan Masker ke Pengguna Jalan, Peduli Kesehatan Ditengah Kualitas Udara Berbahaya HUT TNI ke-81, TNI-Polri di Jambi Perkuat Sinergi Jaga Kedaulatan dan Keamanan Kejutan di HUT ke-81 TNI! Polsek Pelabuhan dan Sat Polairud Polres Tanjab Barat Geruduk Pos AL Kuala Tungkal GERAK BERSANDING Kader Posyandu Kumpeh Ulu : Upaya Turunkan Stunting Bersama Pertamina EP Jambi Field Rumah Ludes Terbakar, Bupati Al-Farlaky Perintahkan Dinsos Aceh Timur Hadir Bantu Korban di Jambo Lubok

Home / Berita

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:34 WIB

Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri dengan Kebun Sayur

IDI RAUEUK – Warga di Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, kini mulai merasakan manfaat ekonomi dari kebun sayur yang mereka kelola di pekarangan rumah. Hasil panen sayuran tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mulai dijual ke warga sekitar sebagai tambahan penghasilan.

Para warga yang berjumlah delapan orang tersebut merupakan peserta Program Edukasi dan Praktik Budidaya Sayuran yang dijalankan PT Medco E & P Malaka melalui Rumah Pemberdayaan Ibu & Anak (RPIA). Program yang dijalankan sejak Oktober 2025 ini mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri sekaligus peluang usaha skala rumah tangga.

Hasil monitoring tim RPIA menunjukkan para peserta masih aktif menanam berbagai komoditas sayuran seperti kangkung, bayam, terong, timun, tomat, cabai, dan sawi di halaman rumah masing-masing. Aktivitas tersebut berjalan secara berkelanjutan sejak pelatihan dilakukan. Untuk mendukung keberlanjutan program, peserta sebelumnya menerima bantuan bibit, pupuk, polybag, serta peralatan budidaya. Pendampingan juga dilakukan secara berkala guna memastikan praktik budidaya dapat terus dikembangkan secara mandiri.

BACA LAINNYA  ARPKH Gelar Aksi Damai Desak Kapolres Bungo Evaluasi Jajarannya

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan program ini mulai menunjukkan dampak nyata kemandirian pangan. “Program ini kami harapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menjadi keterampilan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dari hasil monitoring, kami melihat konsistensi peserta dalam mengelola kebun sayur rumah tangga, bahkan sebagian sudah mulai menghasilkan nilai ekonomi,” kata Leony.

Menurut dia, pemanfaatan pekarangan rumah menjadi kebun produktif menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi rumah tangga.

Yusmiana, peserta dari Desa Jambo Balee, mengatakan kebun sayur yang dikelolanya kini membantu kebutuhan harian keluarga. “Sekarang kami bisa memenuhi kebutuhan sayur sehari-hari dari kebun sendiri. Sebagian juga kami jual untuk menambah penghasilan,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Penanaman Bawang Putih Serentak, Polda Jambi Dorong Percepatan Swasembada Pangan Nasional

Peserta lain, Muliyani dari Desa Blang Nisam, mengaku kegiatan ini mengubah lahan kosong di sekitar rumah menjadi lebih produktif. “Halaman rumah yang dulu tidak dimanfaatkan kini jadi kebun sayur yang bermanfaat untuk keluarga dan tetangga,” katanya.

Sementara itu, pelatih program budidaya sayuran, Ustadz Wandi, menilai keberlanjutan praktik peserta menunjukkan potensi penguatan kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. “Menanam sayur bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga membangun kebiasaan hidup produktif dan mandiri,” ujarnya.

Melalui program, Medco E & P Malaka menyatakan akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi agar manfaat program berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak masyarakat di area binaan.

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Lantik Pengurus IOF Aceh 2025–2029, Pemerintah Dorong Sinergi Off-Road untuk Wisata dan Kemanusiaan

Berita

Upaya Deteksi Dini, Lapas Kelas IIB Langsa Laksanakan Tes Urine

Berita

Hadapi Liga Tiga Asprov PSSI Provinsi Jambi, PS Persijam Kota Jambi Gelar Launching Team

Berita

Polri Untuk Masyarakat, Dirpolairud Polda Jambi Sambang Warga Desa Pesisir Sungai dan Berikan Bantuan hingga Makan Bersama 

Berita

Catatan Kecil HUT Bhayangkara ke 79 dari Pengurus SMSI Pusat, Viryzha: Jangan Ada Lagi Oknum Cemari Marwah Polri yang Telah Dibangun Susah Payah

Berita

Musim Kemarau Tekan Produksi Air Beberapa Wilayah Terkena Dampak, Tirta Mayang Sediakan Mobil Tangki Gratis

Berita

Diduga Akan Edarkan Ganja, Tiga Pelaku dan 10 Paket Barang Bukti Diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi

Berita

Wagub Aceh Usulkan 4 Ekskavator untuk Daerah Rawan Banjir