Kalapas Kelas’ II A Lhoksemawe Irhammuddin Memberikan Pengarahan Teknis Pengamanan Bersama Jajaran Gandeng BSI, Akses Pembayaran Iuran JKN Jadi Lebih Luas Dek Fadh Terima Audiensi BI Aceh, Bahas Penguatan Ekonomi dan Pengembangan UMKM Gandeng Batalyon 142/KJ, Pemkot Jambi Salurkan 2 Juta Air Bersih ke Masyarakat selama Kemarau Akhirnya Ngalir! Setelah Mesin Jebol, Air PDAM Tirta Peusada Aceh Timur Hidup Kembali

Home / Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 08:49 WIB

Pemindahan Ibu Kota ke IKN: Harapan Pembangunan Merata dan Tantangannya

“Langkah Strategis Menuju Pemerataan atau Tantangan Baru bagi Indonesia Terhadap Pemindahan Ibu Kota ke IKN”

Sebagai mahasiswa yang mengikuti perkembangan isu nasional, saya melihat pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sebagai langkah berani yang memiliki dampak besar bagi masa depan bangsa.

Kebijakan ini lahir dari keinginan untuk memindahkan pusat pemerintahan dari wilayah yang padat penduduk, rawan banjir, dan memiliki beban infrastruktur yang berat ke wilayah baru yang dianggap lebih strategis dan berpotensi berkembang.

Pemindahan ini tentu membawa harapan besar untuk pemerataan pembangunan. Selama puluhan tahun, pembangunan di Indonesia cenderung terpusat di Pulau Jawa, sementara wilayah lain sering tertinggal.

BACA LAINNYA  Tonase Angkutan Batubara 19 Hingga 20 Ton, Perusahaan Tambang Terancam Dicabut Izinnya

Dengan IKN, diharapkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur dapat merata, khususnya di wilayah Kalimantan Timur dan daerah sekitarnya. Hal ini juga dapat membuka lapangan kerja baru dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

Namun, di balik harapan tersebut, terdapat tantangan yang tidak bisa diabaikan. Pemindahan ibu kota memerlukan biaya yang sangat besar dan membutuhkan pengelolaan keuangan negara yang bijaksana agar tidak mengorbankan sektor lain yang sama pentingnya, seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, pembangunan IKN juga harus memperhatikan aspek lingkungan karena kawasan Kalimantan dikenal memiliki ekosistem hutan yang sensitif.

Sebagai mahasiswa, saya berpendapat bahwa kesuksesan proyek IKN tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada cara pemerintah mengelola prosesnya secara transparan, adil, dan berkelanjutan.

BACA LAINNYA  PPTB Sudah Kerjakan Perbaikan Fender Jembatan Muaro Tembesi, Targetkan Agustus Rampung

Pembangunan ini harus mampu membawa manfaat nyata bagi rakyat Indonesia secara luas, bukan hanya menjadi simbol prestise politik.

Pemindahan ibu kota ke IKN dapat menjadi langkah strategis menuju pemerataan pembangunan jika dijalankan dengan perencanaan matang, pengawasan yang ketat, serta keberpihakan pada rakyat dan lingkungan.

Harapan terbesar adalah agar IKN benar-benar menjadi kota masa depan yang inklusif, hijau, dan mampu memperkuat persatuan bangsa.

 

dipublikasikan oleh:

-Davina Indah Ramadhani

Mahasiswa Aktif Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi

Share :

Baca Juga

Berita

Bantu Padamkan Api, Mobil Water Canon Sat Brimob Polda Jambi Diturunkan 

Berita

Turun ke Jalan, Dansat Brimob Polda Jambi bersama Bhayangkari Bagikan Takjil ke Warga Jelang Buka Puasa

Berita

Jelang Penutupan TMMD ke 126 Kodim 0417/Kerinci, Anggota Satgas Goro di Lapangan Stadion Mini

Berita

Semarak Idul Adha di Kodim 0415/Jambi: Momentum Kebersamaan dan Pengorbanan

Berita

Kodim 0415/Jambi Bersama Tim Penanganan Karhutla Lokalisir Kebakaran di Muaro Jambi

Berita

Kapolres Aceh Timur Pimpin Penurunan Bendera merah putih Peringatan HUT RI Ke 79.

Berita

Polsek Rimbo Bujang Amankan Pria Asal Bungo Diduga Bandar Narkoba

Berita

Kelelahan Saat Berenang Menyebrangi Sungai Batang Tebo, Andi Terbawa Arus Dan Tenggelam