Sosialisasi KUHP, KUHAP, dan Penyesuaian Pidana kepada Petugas Rutan Kelas I Tangerang oleh Bapas Kelas IIB Ciangir Bupati Anwar Sadat Saksikan Kolaborasi Budaya Minang dan India di Tanjab Barat Ratusan Peserta Ikuti Lomba Domino Berpasangan di Tanjab Barat, Bupati: Jaga Sportivitas Hadiri Pelantikan IPNU-IPPNU, Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akhlak dan Daya Saing Hesti Haris: Budaya Harus Dijaga, Dikenalkan, dan Diwariskan

Home / Berita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Hesti Haris: Budaya Harus Dijaga, Dikenalkan, dan Diwariskan

JAMBI  – Ketua TP PKK Provinsi Jambi Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E. (Hesti Haris), menghadiri Penutupan Festival Pusparagam Negeriku “Dari Jambi untuk Indonesia” di Taman Budaya Jambi, Selasa (4/08/2026) malam.

 

Dalam sambutannya, Hesti Haris menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival yang dinilai berhasil menampilkan kekayaan budaya Provinsi Jambi dalam satu panggung yang berkualitas, sehingga masyarakat dapat menyaksikan langsung keberagaman tradisi yang hidup di tengah-tengah masyarakat.

 

“Melalui festival ini kita melihat betapa kayanya budaya yang dimiliki Provinsi Jambi. Semua dikemas secara apik menjadi sebuah pertunjukan yang berkelas. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga cerminan kehidupan masyarakat yang harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujar Hesti Haris.

 

Menurutnya, keberagaman budaya merupakan kekayaan yang menjadi identitas daerah sekaligus bagian dari jati diri bangsa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga, merawat, dan mewariskan budaya kepada generasi mendatang.

 

Hesti Haris mengatakan, festival tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk saling mengenal tradisi dari berbagai etnis dan komunitas di Provinsi Jambi. Dengan saling mengenal, akan tumbuh rasa saling menghargai, menghormati, dan menjaga keberagaman yang menjadi kekuatan daerah.

 

Ia juga mencontohkan bahwa berbagai kuliner tradisional yang ditampilkan dalam festival tidak hanya menyajikan cita rasa, tetapi juga menyimpan nilai-nilai filosofi yang diwariskan secara turun-temurun.

BACA LAINNYA  Ini Kades Terpilih Pada Pilkades Serentak 43 Desa di Tanjab Barat

 

“Budaya mengajarkan tata krama, nilai kehidupan, serta peradaban suatu bangsa. Karena itu jangan pernah malu dengan budaya sendiri. Justru kita harus terus menggali, mengenalkan, dan melestarikannya,” katanya.

 

Hesti Haris turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia atas dukungan terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan komitmen untuk terus menghadirkan kegiatan budaya yang berkualitas.

 

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat terus berlanjut sehingga ruang ekspresi bagi para pelaku seni dan budaya di Jambi semakin terbuka.

 

Dalam kesempatan itu, Hesti Haris juga memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi beserta seluruh penggiat budaya yang dinilainya selalu menghadirkan ide-ide kreatif dalam mengemas kegiatan budaya agar lebih dekat dengan masyarakat.

 

“Event ini sengaja dibuat di ruang terbuka agar benar-benar menjadi milik masyarakat. Saya percaya penggiat budaya di Jambi selalu memiliki ide-ide baru yang kreatif. Berbagai gagasan yang lahir mampu diwujudkan menjadi kegiatan yang menarik tanpa harus selalu membutuhkan biaya besar. Yang terpenting adalah kreativitas dan kecintaan terhadap budaya,” ungkapnya.

 

Ia mencontohkan keberhasilan penyelenggaraan berbagai kegiatan pelestarian budaya, termasuk pencatatan rekor MURI melalui penyajian bubur ayani sebagai bentuk pengenalan kuliner tradisional Jambi kepada masyarakat luas.

BACA LAINNYA  Kanit Reskrim Polsek Kumpeh Ulu Sidak Minyak Goreng Di Gudang Dan Minimarket

 

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Pemerintahan, H. Syamsurizal, S.E., M.E., menyampaikan bahwa Festival Pusparagam Negeriku menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam memajukan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

 

Menurut Syamsurizal, budaya bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat karakter masyarakat, mempererat persatuan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 

“Festival ini menjadi wadah bagi para pelaku seni dan budaya untuk menunjukkan karya terbaiknya sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Jambi kepada masyarakat luas. Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mendukung berbagai program pelestarian budaya agar tetap hidup, berkembang, dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Syamsurizal.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan budaya sebagai kebanggaan bersama serta terus berpartisipasi dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang dimiliki Provinsi Jambi.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Gubernur Jambi H. Syamsurizal, S.E., M.E., Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jambi Kemas Imron Rosyadi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, M.E., Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi Hj. Iin Kurniasih Sudirman, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. (Diskominfo Provinsi Jambi/Waaly Arizona/Foto: Novriansah/Video: Patra)

Share :

Baca Juga

Berita

Sekdakab Tanjab Barat Pimpin Pengambilan Sumpah/Janji 164 PNS

Berita

Banjir Dukungan Masyarakat Ingin Tole Dan Apung Jadi Bupati Aceh Timur      

Berita

Polres Tanjab Barat Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Menjelang Pemilu 2024

Berita

Jasa Raharja Tegaskan Perlindungan dan Tanggung Jawab Penuh Terhadap Penumpang Kapal

Berita

Ketua RT 46 Pasir Putih Sampaikan Terima Kasih ke Dit Polairud Polda Jambi Atas Bantuan Semen

Berita

12 Orang Warga Binaan Lapuanja Peroleh Pembebasan Bersyarat dan Asimilasi Dirumah

Berita

Jalankan Program Unggulan Kasad, Danrem 042 Gapu Lakukan Karya Bhakti Bersihkan Pasar Angso Duo 

Berita

Tim TPID dan Satgas Pangan Sarolangun Cek Harga dan Ketersediaan Stok Bapok