Rutan Kelas I Tangerang Laksanakan Pemindahan 40 Warga Binaan ke Lapas Kelas I Tangerang Terobos Hujan dan Medan Berlumpur, Bupati Monadi dan Dandim Kerinci Buka Pembangunan Jalan 26 Km Pungut Mudik Sungai Kuning Perkuat Pelayanan Cepat dan Transparan untuk Masyarakat, Pemkab Kerinci Teken Komitmen Bersama Digitalisasi Desa 2026 Dituding Selingkuh dengan Bupati, Bidan di Aceh Timur Klarifikasi: Itu Fitnah, Saya Korban KDRT Bupati Monadi Teken NPHD dengan Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Kerinci

Home / Berita

Selasa, 3 Juni 2025 - 22:08 WIB

Program TNI AD,Kasad Resmikan 47 Titik Sumur Bor Manunggal Air di Jambi

Jambi | Bertempat di Desa Sarang Burung, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan sumur bor Program TNI AD Manunggal Air.

Program ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih yang layak konsumsi.

“Air adalah kebutuhan dasar yang sangat vital. Melalui program ini, kami berharap bisa mengatasi masalah ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi kendala bagi warga Desa Sarang Burung,” ujar Jenderal Maruli Simanjuntak.

Program TNI Manunggal Air di Provinsi Jambi tidak hanya dilaksanakan di Desa Sarang Burung, namun juga di sejumlah wilayah lain yang diresmikan secara serentak melalui zoom meeting.

BACA LAINNYA  Skandal Dugaan Kekerasan Terhadap LC, Oknum Kabid Cari Suaka Ke Media Lain

Program TNI Manunggal Air sudah dilakukan di seluruh Indonesia dan saat ini sudah ada 4 RB lebih titik di Indonesia.

Namun saat ini Program TNI Manunggal Air di Provinsi Jambi, ada 47 titik.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Wakil Bupati Junaidi Mahir, serta unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Muaro Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi program tersebut. Ia menyebut, meskipun Jambi berada di sepanjang aliran Sungai Batanghari, namun air sungai kini tidak lagi layak dikonsumsi akibat pencemaran, salah satunya oleh aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).

BACA LAINNYA  Kebutuhan Daging Segar dan Beku Meningkat di Ramadhan

“Keruhnya Sungai Batanghari bukan hanya berasal dari Jambi, tapi juga kiriman dari Sumatera Barat. Karena itu, kehadiran sumur bor dari program TNI ini sangat membantu masyarakat,” kata Al Haris.

Sementara Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, turut menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas program tersebut.

“Program ini sangat dinanti masyarakat. Terima kasih Pak Kasad telah hadir langsung ke Muaro Jambi untuk meresmikan sumur bor ini,” ujar Bupati.

Ia berharap program-program serupa terus berlanjut untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayahnya.(Red)

Share :

Baca Juga

Berita

Wujudkan Pemilu Aman dan Kondusif, Polda Jambi Gelar FGD Pencegahan Konflik Sara

Berita

BREAKING NEWS! Gempa di Mukomuko Bengkulu Terasa Sampai Kerinci

Berita

Pentingnya Penyidik Kuasai Elektronik Menagemen Penyidikan, Lima Pejabat Utama Polda Jambi beserta KBO Ikuti Supervisi TIM Pusiknas Bareskrim Polri

Berita

Gubernur Al Haris Sampaikan Nota Pengantar Ranperda APBDP 2024

Berita

Launching Car Free Day, Bupati : Jadikan Kegiatan Ini Peluang Untuk Menumbuhkan Ekonomi Kreatif

Berita

Hadiri Pisah Sambut Tiga Pejabat Utama dan Dua Kapolres, Ini Pesan Kapolda Jambi

Berita

Wujudkan Rumah Layak Huni, TMMD Kodim Kerinci mulai Pasang Pondasi untuk RTLH  ‎

Berita

Lima Tahun Erick Thohir, 10% Masyarakat Jakarta Gunakan Swacam PLN Mobile