Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Selasa, 3 Juni 2025 - 22:08 WIB

Program TNI AD,Kasad Resmikan 47 Titik Sumur Bor Manunggal Air di Jambi

Jambi | Bertempat di Desa Sarang Burung, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan sumur bor Program TNI AD Manunggal Air.

Program ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih yang layak konsumsi.

“Air adalah kebutuhan dasar yang sangat vital. Melalui program ini, kami berharap bisa mengatasi masalah ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi kendala bagi warga Desa Sarang Burung,” ujar Jenderal Maruli Simanjuntak.

Program TNI Manunggal Air di Provinsi Jambi tidak hanya dilaksanakan di Desa Sarang Burung, namun juga di sejumlah wilayah lain yang diresmikan secara serentak melalui zoom meeting.

BACA LAINNYA  Pastikan Tahanan Sehat, Sat Tahti bersama Dokkes Polresta Jambi Lakukan Pengecekan Kesehatan Berkala

Program TNI Manunggal Air sudah dilakukan di seluruh Indonesia dan saat ini sudah ada 4 RB lebih titik di Indonesia.

Namun saat ini Program TNI Manunggal Air di Provinsi Jambi, ada 47 titik.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Wakil Bupati Junaidi Mahir, serta unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Muaro Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi program tersebut. Ia menyebut, meskipun Jambi berada di sepanjang aliran Sungai Batanghari, namun air sungai kini tidak lagi layak dikonsumsi akibat pencemaran, salah satunya oleh aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).

BACA LAINNYA  Wagub Sani : Bentengi Anak Dengan Ilmu Agama Yang Kuat

“Keruhnya Sungai Batanghari bukan hanya berasal dari Jambi, tapi juga kiriman dari Sumatera Barat. Karena itu, kehadiran sumur bor dari program TNI ini sangat membantu masyarakat,” kata Al Haris.

Sementara Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, turut menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas program tersebut.

“Program ini sangat dinanti masyarakat. Terima kasih Pak Kasad telah hadir langsung ke Muaro Jambi untuk meresmikan sumur bor ini,” ujar Bupati.

Ia berharap program-program serupa terus berlanjut untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayahnya.(Red)

Share :

Baca Juga

Berita

INACRAFT ON OCTOBER: Dikelola Perempuan, UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya Raup Transaksi Lebih dari Rp 130 Juta

Berita

Raih Penghargaan Kategori Inovasi Layanan Kekayaan Intelektual, Kanwil Kemenkumham Jambi Siap Sukseskan Tahun Indikasi Geografis Tahun 2024

Berita

Korp Raport Pindah Satuan, Kodim 0417/Kerinci Lepas Mayor Inf Widi Purwoko

Berita

Cegah Beras Oplsan, Polres Sarolangun Cek Stok Di Pasar Atas

Berita

Ketua DPRD Provinsi : Pemerintah Wajib Perhatikan Organisasi Cipayung +

Berita

Kodim 0417/Kerinci Gelar Penanaman Padi Serentak di Dua Lokasi

Berita

Ombudsman Selenggarakan Festival Pelayanan Publik 2024 di Kabupaten Tebo

Berita

Sinsen Buka Peluang Karier di Job Fair Disnakertrans Jambi 2025