Polda Jambi Gelar Bhayangkara Presisi Job Fair dan Pameran UMKM 2026, Sediakan Lebih dari 1.000 Lowongan Kerja Ketika Efisiensi Digembar-gemborkan, Rombongan DPRD Kerinci Justru Bertolak ke Jogja Lepas 219 Siswa PKL SMKN 6 Kota Jambi, Wagub Sani Dorong Generasi Siap Kerja dan Berdaya Saing Nasional Pimpin Upacara 3 HUT, Al Haris: Tingkatkan Pelayanan Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas O2SN Tingkat SMA SMK Cabdin Aceh Timur Resmi Dibuka, Rahmatsah Tekankan Jiwa Sportivitas Tinggi

Home / Berita

Selasa, 12 November 2024 - 13:36 WIB

Puluhan Juta Anggaran Belanja Media Cetak di Disdikbud Tebo Diduga Fiktif 

TEBO – Anggaran puluhan juta untuk belanja media cetak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tebo diduga fiktif.

 

Dugaan ini mencuat setelah ditemukan indikasi bahwa dana tersebut dialokasikan untuk beberapa media cetak yang sebenarnya telah lama tidak beroperasi, atau telah tutup.

 

Sejumlah media yang disebutkan dalam anggaran tersebut adalah Bute Ekspres, Bungo Pos, Jambi Star, dan beberapa media lainnya.

 

Informasi yang diterima media ini, media-media tersebut sudah menghentikan penerbitannya beberapa tahun yang lalu. Namun, anggaran belanja media cetak masih terus muncul dalam Anggaran Perubahan Tahun 2024, di Disdikbud Tebo.

BACA LAINNYA  Polsek Telanaipura Lakukan Evakuasi Seorang Pria Yang Ditemukan Tewas Gantung Diri

 

Hal ini menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat dan aktivis antikorupsi yang menduga adanya penyalahgunaan dana publik yang terjadi di Disdikbud Tebo.

 

“Korannya (media cetak) sudah lama tutup, kok sampe sekarang masih menganggarkan untuk belanja koran. Ada apa dengan Disdikbud Tebo,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa 12 November 2024.

 

Menurut sumber ini, publikasi seharusnya bertujuan untuk menyebarluaskan informasi tentang program-program pendidikan, namun faktanya, dana tersebut justru diduga digunakan untuk media yang tidak lagi aktiv.

 

Untuk itu, dia mendesak kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat Tebo untuk segera melakukan audit terhadap penggunaan dana di dinas tersebut.

BACA LAINNYA  Sambangi Masjid Pasar Angso Duo, Ditpolairud Polda Jambi Gelar Buka Puasa Bersama Anak-anak Masjid Al-ikhlas

 

“Kita minta juga DPRD Tebo juga ikut mengawasi penggunaan dana di lingkungan pemerintahan daerah. Ini menjadi contoh nyata dari kurangnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik di Kabupaten Tebo. Masa koran yang sudah lama tutup masih dianggarkan,” tandasnya.

 

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tebo, Ade Nofriza mengatakan segera akan memberikan klarifikasi.

 

“Empat hari ini saya dan keluarga besar lagi hajatan disarolangun. Insyaallah besok saya konfirmasi,” ujarnya singkat via WhatsApp.

Share :

Baca Juga

Berita

Kalemdiklat Polri, Komjen Pol. Prof. Chryshnanda DL menghadiri pembukaan pendidikan reguler (Dikreg) LIII (53) Sesko TNI

Berita

‎Satgas TMMD ke-126 Mulai Pengerjaan Fisik Pembukaan Jalan Baru  ‎

Berita

Hadiri Syukuran, Masnah Dipuji Bangun Jalan Bahar Lebih 100 Milyar

Berita

Hidayat, Kakanwil Ditjenpas Jambi Menyerahkan Remisi Anak dalam rangka Hari Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian

Berita

Babinsa Payo Lebar Ajak Warga Gotong Royong untuk Tumbuhkan Kepedulian

Berita

Catat Kenaikan Lalu Lintas Data Double-Digit di Periode Tahun Baru, Indosat Konsisten Berikan Pengalaman Mengesankan bagi Pelanggan

Berita

Dihadiri Gubernur Jambi, Sertijab Bupati Kerinci Suarakan Kebersamaan dan Kekompakan

Berita

Dirreskrimum Polda Jambi Saksikan Deklarasi Damai Letakkan Senjata Puluhan Remaja Tergabung Geng Motor