Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Selasa, 12 November 2024 - 13:36 WIB

Puluhan Juta Anggaran Belanja Media Cetak di Disdikbud Tebo Diduga Fiktif 

TEBO – Anggaran puluhan juta untuk belanja media cetak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tebo diduga fiktif.

 

Dugaan ini mencuat setelah ditemukan indikasi bahwa dana tersebut dialokasikan untuk beberapa media cetak yang sebenarnya telah lama tidak beroperasi, atau telah tutup.

 

Sejumlah media yang disebutkan dalam anggaran tersebut adalah Bute Ekspres, Bungo Pos, Jambi Star, dan beberapa media lainnya.

 

Informasi yang diterima media ini, media-media tersebut sudah menghentikan penerbitannya beberapa tahun yang lalu. Namun, anggaran belanja media cetak masih terus muncul dalam Anggaran Perubahan Tahun 2024, di Disdikbud Tebo.

BACA LAINNYA  Bakti Kesehatan Polri, Kapolda Jambi: Ini Bentuk Kepedulian Polri kepada Masyarakat khususnya di Bidang Kesehatan 

 

Hal ini menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat dan aktivis antikorupsi yang menduga adanya penyalahgunaan dana publik yang terjadi di Disdikbud Tebo.

 

“Korannya (media cetak) sudah lama tutup, kok sampe sekarang masih menganggarkan untuk belanja koran. Ada apa dengan Disdikbud Tebo,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa 12 November 2024.

 

Menurut sumber ini, publikasi seharusnya bertujuan untuk menyebarluaskan informasi tentang program-program pendidikan, namun faktanya, dana tersebut justru diduga digunakan untuk media yang tidak lagi aktiv.

 

Untuk itu, dia mendesak kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat Tebo untuk segera melakukan audit terhadap penggunaan dana di dinas tersebut.

BACA LAINNYA  Wujudkan Pemilu Aman dan Kondusif, Polda Jambi Gelar FGD Pencegahan Konflik Sara

 

“Kita minta juga DPRD Tebo juga ikut mengawasi penggunaan dana di lingkungan pemerintahan daerah. Ini menjadi contoh nyata dari kurangnya akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik di Kabupaten Tebo. Masa koran yang sudah lama tutup masih dianggarkan,” tandasnya.

 

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tebo, Ade Nofriza mengatakan segera akan memberikan klarifikasi.

 

“Empat hari ini saya dan keluarga besar lagi hajatan disarolangun. Insyaallah besok saya konfirmasi,” ujarnya singkat via WhatsApp.

Share :

Baca Juga

Berita

Sukses Dengan Single Pertama I Wanna Be Loved, Kini Safira Luncurkan Karya Terbaru Berjudul “YOURS”

Berita

Polri Untuk Masyarakat, Dirpolairud Polda Jambi Sambang Warga Desa Pesisir Sungai dan Berikan Bantuan hingga Makan Bersama 

Berita

DPP PPAM-I Bergerak Cepat Kerja Nyata Untuk Membantu Dedek Gio, Pasien Yang Membutuhkan Bantuan Operasi

Berita

Tak Hanya Panorama Alam, Wisata Wahana Kampung Datuk Hadirkan Tiga Kuliner AD, AL dan AU

Berita

Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kerinci, Kapolres Kerinci Kembali Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir 

Berita

Peduli Kemanusiaan Untuk Palestina, Pemkab dan Baznas Tanjab Barat Berikan Bantuan

Berita

Jadi Pembina Upacara di SMA dan SMK, Kapolsek Jambi Timur serta Perwira Sampaikan Pesan Kamtibmas

Berita

Salah Satu Peserta Seleksi Calon Sekdes Kecewa Dengan Keputusan Ketua Panitia Diduga Ada Bermain Mata