Kakanwil Ditjenpas Aceh: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba dan HP Ilegal di Lapas Edarkan Ektasi dan Ganja di Perumahan Jambi, Pemuda 23 Tahun Diringkus Polisi Haji Maop Resmi Nakhodai Partai Aceh Timur, Pang Ateng Dukung Penuh DPRK Aceh Timur Apresiasi Pencabutan Pergub JKA, Minta Fokus Rehab Rekon Puluhan Peserta Ikuti Pra UKW PWI Kota Jambi, Narasumber Pusat dan Lokal Berikan Pemahaman dan Pendalaman Materi

Home / Berita

Rabu, 31 Juli 2024 - 09:51 WIB

Rapat Terkait Fee Batu Bara Di Desa Muara Kilis Belum Ada Titik Terang

Bidik Indonesia news- Rapat mediasi terkait dana fee desa Muaro kilis kecematan Tengah Ilir kabupaten Tebo belum menemukan hasil berujung ricuh.rapat mediasi baru berjalan sekitar setengah jam namun rapat tersebut di bubarkan.

Perwakilan dari masyarakat ingin menanyakan terkait dana fee dari tiga perusahaan tersebut,uang ya kemana dan berapa jumlah yg sudah di terima oleh pihak pemerintahan desa.

Tampak hadir, Kapolsek tengah Ilir di wakili oleh kanit Reskrim,Koramil Tebo Tengah di wakili Babinsa,kepala desa ,ketua BPD,ketua adat dan pegawai sarak.dan seluruh staf kantor desa muara kilis.karabg taruna dan pemuda.

Menurut perwakilan dari masyarakat mengatakan kepada awak media saat di wawancara.kalau kita hanya ingin menanyakan kemana dana itu,cuma sangat di sayangkan acara baru baru berapa menit berjalan dan berujung ricuh saling adu mulut.

Sebenarnya kalau pak kades menjawab apa yang kita pertanyakan,sy RS rapat tadi itu tidak akan ricuh.ini kita tanya lain yang di jawab lain.

Menurut saya selaku perwakilan dari masyarakat, masalah ini akan kita lanjutkan ke jalur hukum hari ini juga.karena kami anggap sudah merugikan masyarakat banyak.

“Iya bng,hari ini juga kami dan masyarakat termasuk adat akan melaporkan secara resmi ke polres Tebo karena itu ada hak- haknya masyarakat.

Seharusnya dana itu dipergunakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu,baik itu lansia,maupun anak yatimdan yatim piatu.atau di gunakan untuk keperluan seperti rumah ibadah dan madrasah.sementarauang yang sudah masuk kerekening mereka sudah miliaran rupiah.

BACA LAINNYA  Kapolres Pidie Jaya dan FORKOPIMDA Pastikan Kesiapan Logistik Pilkada 2024

Intinya transparan aja,berapa jumlah uang trus diaman uang itu.Dan di pergunakan untuk apa Ujarnya.

Sementara fee dari tiga perusahaan itu,PT AMi asia multi Investama,PT SKU PT Tri Wira jaya selama di tahun 2024 ini berkisaran sebesar kurang lebih sembilan ratus juta rupiah.belum lagi di tahun 2023 itu katanya.

Kepala desa Muaro kilis Ilham mengatakan saat di wawancara awak media hari 30/07/2024.Dalam hal ini saya ingin diketahui oleh masyarakat banyak terkait Maslah menyangkut tambang batu bara fee,karena bukan bersumber dari perusahaan tapi dari supir” mobil yang di wajibkan membayar 130 per mobil katanya di setorkan ke desa 20 rp.

Yang saya pertanyakan ke humas PT TWJ itu uang sisa dari 20 ribu sebesar 110ribu dikemanakan,dan siapa yang menerima uang itu dari awal rapat sudah saya bilang saya tidak mau orang luar ikut campur dalam permasalahan desa saya di ini.

Untuk tindak selanjutnya nanti saya siap memberikan Keterangan kapan pun terkait permasalahan fee desa ini.

“Terkait permasalahan tarik uang itu saya tidak tau karena saya baru menjadi kepala desa,siapakah yang membuat MOU sampai hari ini belum ada yang memberi kan kejelasan terkait uang yang di tarik dari supir” tersebut.

BACA LAINNYA  Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Nanti kalau ada Rekan rekan media saya siap untuk memberi kan keterangan secara tertulis ataupun secara langsung.

Terpisah ketua BPD menurut nya,di perhatikan dari tadi Maslah ini semata-mata bukan dari masyarakat.

Saya selaku BPD tidak pernah menerima laporan dari masyarakat.kalau untuk kegiatan kepala desa terkait yang di bilang humas TWJ ada dana masuk dan seperti rekan” media ikuti tadi , saya akui dan pak kades minta penjelasan dari saudara Deri

Tambahnya,agar pak kades bisa menyiapkan data- data pada,pada akhirnya tadi ada sedikit mis komunikasi ada salah satu warga yang mencela sebelum selesai pertanyaan dari saudara Deri,maka rapat di bubarkan oleh kades takutnya nanti melebar kemana-mana katanya.

Karena saya baca tuntutan kelompok ini tadi meminta keterangan dana CSR,mulai dari bulan Januari sampai Desember 2023, kemudian dari Januari sampai Juni 2024.

Jika memang nanti ada masyarakat yang merasa keberatan atas kejadian tadi di forum bisa langsung menyampaikan ke saya selaku BPD,terkait keluhan dan apa yang dialami oleh masyarakat. untuk keterangan lebih lanjut tadi sudah di sampaikan oleh pak kades tuturnya ketua BPD.

Penulis :Tim

Share :

Baca Juga

Berita

Sembari Cek Rutan, Kapolda Jambi Sampaikan Nasihat kepada Para Tahanan 

Berita

DLH Aceh Timur Lakukan Pemantauan Lingkungan di Panton Rayeuk T

Berita

Antisipasi Kemacetan Akibatkan Truk Batu Bara Patah As di Jalan, Ditlantas Polda Jambi Lakukan Uji Petik Tonase 

Berita

Anggota Kodim 0416/Bute Bantu Pemasangan Rangka Jembatan Bailey di Jalinsum Bungo KM 60

Berita

Dilaksanakan di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Kapolda Jambi, Wakapolda dan Pejabat Utama Ikuti Sholat Ied

Berita

OJK Panggil Adakami Klarifikasi Informasi di Sosmed

Berita

Bupati Aceh Utara H. Ismai A Jalil MM Membagikan Bantuan 1.109 Sapi Secara Simbolis untuk 852 Gampong di Aceh Utara

Berita

Dandim 0416/Bute Jadi Irup Peringatan Harkitnas ke-117 di Bungo: Kobarkan Semangat Persatuan Bangsa