Kalapas Kelas’ II A Lhoksemawe Irhammuddin Memberikan Pengarahan Teknis Pengamanan Bersama Jajaran Gandeng BSI, Akses Pembayaran Iuran JKN Jadi Lebih Luas Dek Fadh Terima Audiensi BI Aceh, Bahas Penguatan Ekonomi dan Pengembangan UMKM Gandeng Batalyon 142/KJ, Pemkot Jambi Salurkan 2 Juta Air Bersih ke Masyarakat selama Kemarau Akhirnya Ngalir! Setelah Mesin Jebol, Air PDAM Tirta Peusada Aceh Timur Hidup Kembali

Home / Berita

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:51 WIB

Sempat Hilang Saat Memasang Jaring, Nelayan 61 Tahun di Tanjab Barat Ditemukan Meninggal Dunia

TANJAB BARAT – Seorang nelayan lanjut usia bernama Idrus (61), warga Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang sempat dilaporkan hilang saat memasang jaring ikan di Sungai Pengabuan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Kamis (16/7/2026) sore.

Peristiwa bermula pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui berangkat ke sungai untuk mencari ikan dan udang menggunakan perahu motor (pompong) serta belat/jaring, meski dalam kondisi fisik yang kurang sehat. Hingga sore hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.
Kecurigaan warga terbukti ketika seorang saksi mata bernama Ikin menemukan perahu pompong dan peralatan jaring milik korban hanyut tanpa pengemudi di area aliran Sungai Pengabuan.

BACA LAINNYA  Kepsek SDN 129/1 Simpang Rantau Gedang Serahkan Dana CSR Dari Jindi South Jambi B Co., Ltd Ke Siswa Berprestasi

Mendapatkan informasi awal dari Kepala Desa Sungai Landak pada Kamis (16/7/2026) pagi, Tim Rescue Unit Siaga SAR Kuala Tungkal berjumlah 7 personel langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.
Upaya pencarian melibatkan personel Unit Siaga SAR Kuala Tungkal, BPBD Tanjung Jabung Barat, Polsek Pengabuan, serta masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad korban terseret arus sejauh 4 kilometer dari lokasi awal diduga hilang (Last Known Position / LKP), Tim SAR Gabungan langsung memindahkan dan mengevakuasi jasad korban dari perairan untuk diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

BACA LAINNYA  Tokoh Papua Dorong Penolakan Provokasi KNPB dan Kekerasan demi Lindungi Masyarakat Sipil

Setelah proses evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing pada pukul 17.15 WIB. Seluruh rangkaian Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup, dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Share :

Baca Juga

Berita

Kodim 0416/Bungo Tebo Gelar Doa Bersama Jelang HUT ke-80 TNI

Berita

Dukung Asta Cita, Polres Aceh Timur Launching Gugus Tugas Polri Ketahanan Pangan

Berita

Kurangi Kemacetan, Personel Satlantas Polres Muaro Jambi Lakukan Pengaturan Lalin Pada Jam Padat 

Berita

Polri, Dewan Pers, dan Pimpinan Media Deklarasi Pemilu Damai 2024

Berita

BKTM Bersedekah, Bhabinkamtibmas Labuhan Pering Bantu Warga Disabilitas Tongkat Kruk

Berita

Lapas Lhokseumawe Sosialisasikan Hak Integrasi kepada Warga Binaan

Berita

Kanwil Dirjenpas Mengelar Kegiatan Hut Kemeniminpas Ke1, Tahun 2025.

Berita

Pencurian Fasilitas PDAM, Kapolresta Jambi : Dalam Penyelidikan