Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Rabu, 18 Juni 2025 - 20:09 WIB

Tragedi: Dugaan Keterlibatan PT Makin dan Koperasi dalam Tewasnya Anak Suku Dalam

Bidik Indonesia news-TEBO, JAMBI – Tragedi tewasnya seorang anak Suku Anak Dalam (SAD) di Tebo Ilir, Jambi, menyisakan duka mendalam dan menguak ketimpangan yang selama ini membayangi kehidupan masyarakat adat di wilayah tersebut.

 

Kejadian ini bermula dari dugaan pencurian berondol sawit yang berujung pada aksi kekerasan brutal yang menewaskan seorang anak SAD. Dua tersangka telah ditangkap, namun bayang-bayang pelaku lain yang masih bebas berkeliaran.

 

Tragedi ini berawal dari sebuah sosialisasi yang dihadiri warga petani, petugas keamanan PT Makin, dan aparat kepolisian. Pemerintah Desa, pemerintah kecamatan termasuk karyawan PT sku dan juga hadir dari koramil sungai bengkal.

BACA LAINNYA  Siswa SMK Muhammadiyah Kota Jambi yang Hilang Magang di PT GGI Ditemukan, Begini Kondisinya

 

Saat dua anak suku dalam melintas kemudian Massa mencar melakukan pengejaran terhadap anak suku dalam (SAD). Pemukulan terjadi secara brutal di dekat jembatan Sungai Kemang, mengakibatkan tewasnya salah satu korban. Di lokasi kejadian, massa berjumlah kurang lebih 50 orang kata sumber.

 

Menurut pengakuan saksi mata yang melihat dan menyaksikan langsung peristiwa itu, terdapat beberapa orang yang terlibat dalam kejadian tersebut, adalah masa ada dari masyarakat dan security PT Makin bukan dari tambora saja. Saksi mata tersebut memberikan kesaksian tentang kejadian yang terjadi.

BACA LAINNYA  AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, Polisi yang Berjiwa Sosial dan Peduli Kemanusiaan

 

Beberapa saksi mata menyebutkan adanya dugaan keterlibatan pengurus koperasi dan penyediaan tongkat rotan oleh PT Makin untuk digunakan dalam penyerangan dan menghalau anak suku dalam. Pengakuan beberapa saksi mata yang mengaku ikut serta dalam undangan sosialisasi menghalau anak suku dalam itu bukan atas perintah perusahaan, melainkan atas inisiatif sendiri, mengungkap adanya solidaritas sebagai petani kelapa sawit.

 

Pihak kepolisian telah menyerukan kepada para pelaku yang masih buron untuk menyerahkan diri. Investigasi menyeluruh harus dilakukan untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku dan motif di balik tragedi ini.

Share :

Baca Juga

Berita

Atasi Situasi Darurat, Polda Jambi Gelar Simulasi Sispamkota Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah

Berita

Dandim 0416/Bute Bersama Kapolres Bungo Pimpin Langsung Operasi Peti di kawasan Trans Sungai Telang – Ulu Sungai Batang Bungo

Berita

Apel Gelar Pasukan Presisi Merdeka Run 2025 Digelar, Kapolda Jambi: Sukses Tak Datang Tiba-tiba, Perlu Ikhtiar Dan Manajemen Yang Baik

Berita

Butuh Perhatian Bupati Labuhanbatu: Kondisi Jalan Di Desa Sei Siarti Rusak Parah

Berita

Daftarkan Diri ke KPU, Partai Golkar Kabupaten Tanjab Timur Serahkan Berkas Bacaleg 

Berita

Babinsa Penyengat Rendah Ajak Warga Pantau Pantai Dadakan Aur Duri

Berita

Danrem 061/Sk Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-79 Di Kota Bogor

Berita

Diguyur Hujan, Warga Kayu Aro Tetap Tumpah Ruah Di Kampanye HTK-Ezi, Siap Pilih Nomor 2