Peduli Dayah! Bupati Aceh Timur Bantu Sapi dan Tenda untuk Muzakarah Ulama Ke-IX di Darul Ihsan Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi, Al Haris: Ada Awal ada Akhir, Yang Penting Kita Mengabdi di Bawah Merah Putih Kapolda Jambi Sampaikan Commander Wish, Tekankan Pelayanan Publik dan Penegakan Hukum Berkeadilan Rizalul Imbau Warga Aceh Timur Waspada Kabut Asap, Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga 24 Jam KONI Apresiasi Kepemimpinan Herindra, Kepengurusan Baru PB ESI Perkuat Prestasi Nasional

Home / Berita

Rabu, 18 Juni 2025 - 20:09 WIB

Tragedi: Dugaan Keterlibatan PT Makin dan Koperasi dalam Tewasnya Anak Suku Dalam

Bidik Indonesia news-TEBO, JAMBI – Tragedi tewasnya seorang anak Suku Anak Dalam (SAD) di Tebo Ilir, Jambi, menyisakan duka mendalam dan menguak ketimpangan yang selama ini membayangi kehidupan masyarakat adat di wilayah tersebut.

 

Kejadian ini bermula dari dugaan pencurian berondol sawit yang berujung pada aksi kekerasan brutal yang menewaskan seorang anak SAD. Dua tersangka telah ditangkap, namun bayang-bayang pelaku lain yang masih bebas berkeliaran.

 

Tragedi ini berawal dari sebuah sosialisasi yang dihadiri warga petani, petugas keamanan PT Makin, dan aparat kepolisian. Pemerintah Desa, pemerintah kecamatan termasuk karyawan PT sku dan juga hadir dari koramil sungai bengkal.

BACA LAINNYA  Bupati Tanjab Barat Laporkan Oknum Kades di Kecamatan Senyerang ke Polisi

 

Saat dua anak suku dalam melintas kemudian Massa mencar melakukan pengejaran terhadap anak suku dalam (SAD). Pemukulan terjadi secara brutal di dekat jembatan Sungai Kemang, mengakibatkan tewasnya salah satu korban. Di lokasi kejadian, massa berjumlah kurang lebih 50 orang kata sumber.

 

Menurut pengakuan saksi mata yang melihat dan menyaksikan langsung peristiwa itu, terdapat beberapa orang yang terlibat dalam kejadian tersebut, adalah masa ada dari masyarakat dan security PT Makin bukan dari tambora saja. Saksi mata tersebut memberikan kesaksian tentang kejadian yang terjadi.

BACA LAINNYA  Tiga Pegawai Rutan Tangerang Dikukuhkan sebagai Satops Patnal, Perkuat Integritas Pemasyarakatan

 

Beberapa saksi mata menyebutkan adanya dugaan keterlibatan pengurus koperasi dan penyediaan tongkat rotan oleh PT Makin untuk digunakan dalam penyerangan dan menghalau anak suku dalam. Pengakuan beberapa saksi mata yang mengaku ikut serta dalam undangan sosialisasi menghalau anak suku dalam itu bukan atas perintah perusahaan, melainkan atas inisiatif sendiri, mengungkap adanya solidaritas sebagai petani kelapa sawit.

 

Pihak kepolisian telah menyerukan kepada para pelaku yang masih buron untuk menyerahkan diri. Investigasi menyeluruh harus dilakukan untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku dan motif di balik tragedi ini.

Share :

Baca Juga

Berita

Berinvestasi, Sekarang atau Nanti?

Berita

Kapolda Jambi Serahkan Langsung Bantuan Sembako ke Masyarakat Terdampak Banjir Door to Door 

Berita

Tak Hanya Polsek Bathin VIII, Polsek Pelawan Singkut Turut Berikan Bantuan Kepada Anggota KPPS yang Sakit 

Berita

Komitmen Perkuat Integritas, Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh ikuti Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 di Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh.

Berita

Pantau Kegiatan Pungut Suara Pilkada Di Tanjab Barat, Dirpolairud Polda Jambi Harapkan Pilkada 2024 Berjalan Aman Tertib Dan Lancar.

Berita

Dipimpin Kapolres Muaro Jambi, Gedung Wicaksana Laghawa Logistik Polres Diresmikan

Berita

Demicren Leste Milik Abilio Dos Santos Podium II Kelas Cucak Ijo Piala Kapolda Jambi CUP Hari Bhayangkara ke 78

Berita

Berjalan Lancar dan Sukses, Irjen Pol Rusdi Hartono Tutup Kejuaraan Bola Voli Kapolda Jambi