Surat Ketiga Tak Direspons RSUD STS, SMSI Pertanyakan Dasar Kerahasiaan Informasi Keuangan Publik AI Tak Bisa Gantikan Integritas Wartawan : Medco E&P dan BPMA Buka Dialog dengan Jurnalis Aceh Timur Jumat Keliling, Kapolres Muaro Jambi Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Jemaah Masjid Miftahurrahman Pendekatan Humanis Kapolda Jambi, Bantuan Kambing Disambut Penyerahan Senjata Api Rakitan Secara Sukarela oleh SAD BULOG Gerak Cepat Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Perkuat Pengawasan Nasional

Home / Berita

Selasa, 17 Oktober 2023 - 13:32 WIB

Yasonna Terpilih Jadi Presiden AALCO Ke-61

BALI – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly terpilih menjadi Presiden The 61st AALCO Annual Session dalam inagurasi dan akan memimpin persidangan selama 5 hari ke depan. Terpilihnya Yasonna sebagai Presiden merupakan hal yang spesial mengingat Indonesia menjadi salah satu negara pendiri AALCO dan pada tahun ini terpilih menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan forum internasional ini.

 

Kedudukan ini diserahkan oleh Presiden Sesi Tahunan AALCO Ke-60, Uma Shekar, yang memimpin persidangan pada tahun sebelumnya di India.

 

“Ini merupakan kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sesi Tahunan AALCO Ke-61 yang menjadi ketiga kalinya bagi Indonesia sebagai tuan rumah,” ujar Yasonna.

BACA LAINNYA  Peringkat 3 Nasional: Bukti Nyata Transformasi Manajemen ASN di Jambi 

 

Asia Africa Legal Consultative Organization (AALCO) menggelar sesi tahunannya yang ke-61 yang akan membahas agenda-agenda yang selama ini telah dibahas pada sesi-sesi tahun sebelumnya, serta usulan baru dari negara-negara anggota AALCO. Sebagai tuan rumah, Indonesia juga secara aktif mengajukan usulan agenda baru yaitu terkait pembentukan Asset Recovery Expert Forum di antara negara-negara Asia-Afrika.

 

Isu lain yang didorong Indonesia untuk dibahas dalam sesi tahunan AALCO tahun ini adalah isu illegal fishing yang diharapkan dapat menjadi perhatian negara Asia-Afrika dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan transnasional yang terorganisir.

BACA LAINNYA  Komitmen Implementasi Program Akselarasi, Lapas Kelas IIA Banda Aceh gelar Penggeledahan Blok Hunian.

Sebagai informasi, AALCO lahir dari pertemuan bersejarah KTT Asia-Afrika yang digelar pada tahun 1955 di Bandung, untuk membicarakan masalah hukum agar memperoleh posisi bersama yang dapat disampaikan pada berbagai pertemuan internasional seperti pertemuan PBB.

 

“Sudah waktunya bagi kita untuk tidak hanya membahas masalah-masalah hukum, namun juga merefleksikan hasil Konferensi Asia-Afrika beserta prinsip-prinsipnya untuk terus memandu upaya kita bersama. Sesi tahunan ini merupakan bukti komitmen kita terhadap visi Asia dan Afrika, bekerja sama untuk masa depan yang lebih baik,” pungkas Yasonna.

Share :

Baca Juga

Berita

ASPAN TONO Raih nomor urut 1, Pertanda Kemenangan Buat AsTon

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke 78, Polda Jambi Gelar Turnamen Mini Soccer

Berita

Penuh Semangat! Ibu-Ibu Bhayangkari Cabang Tanjab Barat Ramaikan Pawai Budaya 

Berita

Daftarkan Diri ke KPU, Partai Golkar Kabupaten Tanjab Timur Serahkan Berkas Bacaleg 

Berita

Peredaran Obat-obatan Tanpa Izin Edar Digagalkan Bea Cukai dan BPOM Jambi

Berita

Masyarakat Desa Betung dengan Tegas Menolak Keberadaan Koperasi Produsen di Wilayahnya

Berita

Pastikan Zero Halinar, Lapas Kelas IIA Banda Aceh gelar Penggeledahan Blok Hunian

Berita

Satlantas Polresta Jambi Lakukan Sosialisasi Terhadap Truk Yang ODOL (Over Dimension dan Over Loading)