Kakanwil Ditjenpas Aceh: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba dan HP Ilegal di Lapas Edarkan Ektasi dan Ganja di Perumahan Jambi, Pemuda 23 Tahun Diringkus Polisi Haji Maop Resmi Nakhodai Partai Aceh Timur, Pang Ateng Dukung Penuh DPRK Aceh Timur Apresiasi Pencabutan Pergub JKA, Minta Fokus Rehab Rekon Puluhan Peserta Ikuti Pra UKW PWI Kota Jambi, Narasumber Pusat dan Lokal Berikan Pemahaman dan Pendalaman Materi

Home / Berita

Rabu, 31 Juli 2024 - 21:40 WIB

182 Orang Diduga Keracunan, 27 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Rumah Makan Yang Menjadi Penyebab Keracunan

JAMBI – Puluhan pegawai Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi diduga mengalami keracunan makanan, usai kegiatan Jalan Santai HUT Tirta Mayang pada Sabtu (27/7/2024) lalu.

 

Jalan santai HUT ke-50 itu melibatkan seluruh keluarga besar Perumda Tirta Mayang.

 

Setidaknya ada 182 orang pegawai dan keluarga pegawai Perumda Tirta Mayang yang menderita diare, muntah, pusing, lemas usai mengkonsumsi nasi bungkus setelah kegiatan jalan santai tersebut.

 

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi Dwike Riantara saat dikonfirmasi, menjelaskan bahwa dugaan keracunan makanan usai Jalan Santai HUT Perumda Tirta Mayang itu baru diketahui pada Sabtu malam (27/7/2024).

 

“Ada beberapa pegawai yang mengalami gangguan kesehatan. Jadi didata ternyata ada 182 orang,” katanya, Rabu (31/7/2024).

BACA LAINNYA  Diduga Papan Informasi Proyek Rabat Beton Di Kelurahan Sungai Bengkal Air Panas, Beda Tempat dan Lokasi

 

“Termasuk Saya juga kena. Kita tidak mau terjadi kejadian ini, saya pun juga korban,” ujarnya.

 

Dwike mengungkapkan, ada 1000 nasi bungkus yang disiapkan pada kegiatan tersebut. Nasi bungkus itu dipesan dari tiga rumah makan, yakni 300 bungkus dari RM Dendeng Batokok Pusako 1, kemudian 300 bungkus dari RM Dendeng Batokok Pusako 2 dan 400 bungkus dari RM Dendeng Batokok Pusako 4 Putera.

 

Kata Dwike, pegawai dan keluarga pegawai yang mengalami keracunan itu usai menyantap nasi bungkus dari RM Dendeng Batokok Pusako Empat Putera.

 

“Yang makan nasi bungkus dari dua rumah makan lainnya tidak ada masalah,” imbuhnya.

 

Lanjut Dwike, dari 182 pegawai dan keluarga pegawai yang keracunan tersebut, 27 orang di antaranya dilakukan penangan rawat inap pada sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Jambi.

BACA LAINNYA  Jadi Tamu Kehormatan, Kapolda Jambi Melalui Kabid Humas Terima Plakat Pelantikan Pengurus PWI Kota Jambi

 

“Per hari ini (Rabu, red) sudah keluar semua dari rumah sakit. Sekarang mayoritas sedang pemulihan,” ungkapnya.

 

“Gejalanya diare, dehidrasi, lemas, pusing,” tambahnya.

 

Dwike mengungkapkan, soal dugaan keracunan ini telah dilaporkan pihaknya ke Dinkes Kota Jambi.

 

“Dinkes melalui Puskesmas Putri Ayu sudah turun dan melakukan pemeriksaan, namun hasilnya belum keluar,” ujarnya.

 

Kata Dwieke, dari hasil pemeriksaan tersebut nanti akan menjadi bahan pihaknya untuk melaporkan hal itu pada pihak berwajib.

 

“Kalau memang hasilnya positif, kita akan membawanya ke pihak berwajib,” pungkasnya. (hfz)

Share :

Baca Juga

Berita

Operasi Antik, Satresnarkoba Polresta Jambi Bongkar Pondok Diduga Tempat Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba

Berita

Ringankan Beban Masyarakat, Polda Jambi Gelar Gerakan Pangan Murah di Tugu Keris

Berita

Polisi Bongkar Kasus Penggelapan Uang di RM AC Andoenk, Tujuh Karyawati Ditangkap

Berita

Post Assesment Center Tahun 2023 Dibuka Langsung Kapolda Jambi

Berita

Jumat Curhat Kapolres Aceh Timur, Ajak Warga Matang Rayeuk Bersinergi Dalam Menjaga Harkamtibmas

Berita

Perkuat Talenta Digital, Ojk Dan Bi Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia

Berita

Diterpa Angin Tenda Stand Pameran HUT Tanjab Barat ke 58 Melanting

Berita

Patroli Samapta Presisi Halau Balap Liar, Lihat Aksi Humanisnya