Pasang Dinding GRC, Progres Bedah Rumah Bapak Mulyono Melesat Sentuh 60 Persen Perkuat Fondasi Penampungan Air, Progres Sumur Bor Sasaran 1 TMMD Capai 75 Persen Dek Terpasang Rapi, Progres Rehab Madrasah Nurul Ihsan TMMD Tembus 60 Persen Lewat Tahap Pengecatan Terharu! Becak Terbakar, Bupati Tanjab Barat Hadir Bawa Bantuan dan Becak Baru Untuk Korban di Lorong Namirah Kasatlantas Polres Tanjab Barat Tekankan Larangan Knalpot Brong dan Lawan Arus 

Home / Berita

Kamis, 2 Desember 2021 - 16:20 WIB

2 Kakak Beradik Tidak Bisa Ikut Ujian , Karena Belum Bayar Spp

Bidik Indonesia News, JAMBI – Dua siswi kakak beradik Mahasiswi yang bersekolah di yayasan Al-Madrasah Mahdaliyah,Tidak bisa mengikuti Ujian Semester, Kamis 02/12/21

 

Kesedihan siswi dua adik beradik yang bersekolah di yayasan Al-Madrasah Mahdaliyah, tampak jelas,saat pulang disuruh pulang kerumah karena tidak bisa mengikuti ujian.

 

Dua siswi Mts dan Aliyah yang bersekolah di yayasan tersebut beralamat di jalan sunan kali jaga RT 04 RW 11 simpang tiga Sipin kec kota baru arizona.

 

Saat dikonfirmasi dirumahnya dua kakak beradik ini Riski dan Devi mengatakan pergi ke sekolah untuk mengikuti ujian sekolah yang akan diadakan hari ini.

 

Sampainya di sekolah Riski dan Devi saat mau mengikuti ujian sekolah tiba-tiba guru dan kepala sekolah Mts mahdaliyah memerintahkan Devi dan Riski tidak boleh ikut ujian karena SPP nya belum di bayarkan.

 

Penjelasan dua beradik ini, Padahal uang ujian sudah di bayar sebanyak 200 ribu rupiah Devi 100,Riski 100,Namun karna SPP belum di bayarkan,kata kepsek Mts mahdaliyah tidak membolehkan kedua siswi ini untuk mengikuti ujian sekolah”kata Adik beradik ini.

BACA LAINNYA  Calon Kepala Daerah Main Jegal Lawan, Tanda Ketakutan Bertarung di Atas Pentas

 

Orang tua siswi Nopri Ardi saat dikonfirmasi Menyampaikan Banyak orang tua siswa terdampak pandemi Covid-19 dan mengalami kesulitan ekonomi, sehingga banyak yang kesulitan membayar SPP.

 

“Dan saya meminta sekolah swasta meringankan bayaran SPP dengan mengurangi SPP dari sebelum pandemi”

 

Pihak yayasan diduga kuat tidak memiliki empati pada para orang tua yang terdampak ekonomi. Pihak yayasan tetap menuntut orangtua membayar penuh SPP jika anaknya ingin ikut ujian ,Diduga, strategi ini digunakan oleh pihak yayasan untuk menekan orang tua agar ada uang masuk ke kas sekolah/yayasan,”kata nopri

 

Ia mengeluhkan , ancaman anak tidak bisa mengikuti ujian, jika orang tua tidak membayar tunggakan SPP adalah pelanggaran hak anak di bidang pendidikan.

 

Apalagi semua pihak tahu bahwa pandemi Covid-19 berdampak besar pada ekonomi.

 

kewajiban membayar SPP adalah kewajiban orang tua. Namun ketika orang tua tidak bisa membayar karena kesulitan secara ekonomi, maka hak anak untuk ujian harus tetap dipenuhi oleh pihak sekolah. Pasalnya, sekolah adalah lembaga pendidikan yang bersifat sosial, bukan mencari keuntungan semata dan menurut ketentuan perundangan, yayasan pendidikan swasta berbadan hukum nirlaba.

BACA LAINNYA  Bupati Muaro Jambi Tandatangani Komitmen Sinergi Nasional, Desa Mendalo Indah Jadi Lokus Anti-Korupsi

 

“Namun, ketika sekolah juga mengalami kesulitan keuangan karena tunggakan SPP para orang tua siswa akibat pandemi, maka dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah, red) dari APBN dapat dipergunakan secara fleksibel sesuai kebutuhan sekolah. Selain itu, para kami orang kecil juga berharap pihak yayasan dapat mengurangi pembayaran SPP agar mereka dapat membayar jika diberikan potongan,” ujar nopri.

 

Harapan Nopri sebagai orang tua siswa” Pemerintah daerah (pemda) sebagai pihak yang paling berwenang dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut.

 

Karena Pemda memiliki kewenangan melakukan monitoring penggunaan dana BOS, Bosda,pada yayasan tersebut , Oleh karena itu, yayasan yang membuka dan menyelenggarakan pendidikan itu tetap bertanggung jawab kepada pemerintah. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Kerinci Fasilitasi dan Mediasi Permasalahan BPD Koto Petai 

Berita

Penuh Kekhusyukan, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Sholat Idul Adha 1447 Hijriyah

Berita

Medco Kampiun Migas Cup 2026, Editor FC Runner Up

Berita

Pemkab Kerinci Dukung Program Tanam Jagung Serentak

Berita

Kejari Sungai Penuh Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

Berita

Dandim 0419 Tanjab Dampingi Audit Itdam XX/TIB Tinjau Proyek Infrastruktur

Berita

Akan Diedarkan di Tanjab Barat, 2 Pelaku Bawa 1001 Ekstasi Diringkus BNNP Jambi 

Berita

Jambi Kirimkan Atlet Terbaik Dalam ICF National Championship