Gubernur Al Haris: Hari Kesaktian Pancasila Jadi Refleksi Anak Bangsa bahwa Pancasila Pernah Dirongrong Kapolresta Jambi Berikan Penghargaan kepada 47 Personel Berprestasi DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Dek Fadh Hadiri Haul ke-38 Abu Tanoh Mirah, Ulama dan Masyarakat Bireuen Khidmat Berdo’a Dampak Kabut Asap, Penerbangan Menuju/Dari Bandara Sultan Thaha Mengalami Penundaan

Home / Berita

Senin, 28 Juli 2025 - 11:50 WIB

Ops Patuh Siginjai 2025 Selesai, Dirlantas Polda Jambi: Disiplin Berlalu Lintas Masih Jadi PR Besar

Jambi, Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi resmi merilis hasil akhir pelaksanaan Operasi Patuh Siginjai 2025 yang berlangsung selama dua pekan, terhitung sejak 14 hingga 27 Juli 2025.

Sejumlah capaian tercatat, mulai dari peningkatan aktivitas preventif dan represif, hingga peningkatan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, S.H., S.I.K., M.Si., CPHR., CBA, menegaskan bahwa pelaksanaan operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting dalam mengevaluasi tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.

“Ops Patuh Siginjai bukan sekadar agenda rutin, tapi momentum penting untuk mengevaluasi kedisiplinan berlalu lintas. Kami mendorong pendekatan humanis, namun tetap tegas terhadap pelanggaran,” tegas Kombes Pol Adi Benny.

Dalam aspek preemtif, peningkatan terjadi cukup signifikan. Kegiatan bimbingan dan penyuluhan (binluh) naik dari nihil pada 2024 menjadi 188 kegiatan tahun ini (naik 100%).

Namun demikian, terjadi penurunan pada penyuluhan (penluh) dari 33.303 menjadi 31.261 kali (turun 6,13%), serta pada penyebaran dan pemasangan media sosialisasi dari 54.913 menjadi 49.044 kali (turun 10,69%).

Langkah preventif juga menunjukkan tren positif. Pengaturan lalu lintas meningkat 16,72%, penjagaan naik 19,78%, dan patroli naik 12,10%. Hanya pengawalan yang mengalami penurunan, yakni 315 menjadi 278 kegiatan (turun 11,75%).

BACA LAINNYA  OJK Terbitkan Panduan Media Sosial Perbankan Untuk Perkuat Tata Kelola Digital Industri Bank

Dari sisi represif, tilang manual mengalami lonjakan tajam sebesar 37,88% dari 4.778 menjadi 6.588 perkara. Jumlah teguran meningkat 45,37% menjadi 7.254 perkara. Sementara itu, tilang elektronik (ETLE) justru menurun dari 53 ke 35 kasus (turun 33,96%).

“Peningkatan tilang manual menunjukkan bahwa pelanggaran lalu lintas masih cukup tinggi dan membutuhkan intervensi langsung dari petugas di lapangan,” jelas Dirlantas.

Tiga besar wilayah dengan jumlah pelanggaran terbanyak adalah Polresta Jambi (941 perkara), disusul Polres Bungo (680), dan Polres Tebo (678).

Namun, yang paling memprihatinkan adalah peningkatan angka kecelakaan lalu lintas. Dari 12 kasus di tahun sebelumnya menjadi 20 kasus (naik 66,67%). Korban meninggal meningkat dari 8 ke 11 orang, dan korban luka ringan naik dari 4 menjadi 12 orang (naik 200%). Kerugian materiil melonjak drastis dari Rp36,8 juta menjadi Rp181 juta (naik 391,85%).

Wilayah dengan jumlah laka lantas tertinggi adalah Polres Muaro Jambi dengan 7 kejadian, diikuti Polresta Jambi (4), serta Polres Batanghari, Sarolangun, dan Bungo masing-masing 3 kejadian.

Dirlantas mengakui bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam hal membentuk karakter masyarakat yang patuh dan peduli keselamatan di jalan.

BACA LAINNYA  Lapas Idi Laksanakan Simulasi Penanganan Kebakaran

“Angka laka lantas ini menjadi alarm penting bagi kita semua. Ini menunjukkan bahwa meskipun pengawasan dan penindakan telah ditingkatkan, budaya tertib berlalu lintas belum sepenuhnya tertanam,” ujarnya.

Ditambahkan Kombes Pol Adi Benny Cahyono “Budaya tertib berlalu lintas merupakan suatu keniscayaan. Tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban, tetapi sudah seharusnya menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran ini yang harus terus dibangun bersama,” lanjut Kombes Adi Benny.

Di akhir keterangannya, Dirlantas menekankan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan ekosistem lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan.

“Operasi ini menjadi bahan evaluasi bersama. Kepatuhan berlalu lintas adalah tanggung jawab kolektif. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan, edukasi, dan penegakan hukum agar jalan raya benar-benar menjadi tempat yang aman bagi semua,” tutupnya.

Dirlantas berharap, masyarakat bisa semakin sadar bahwa keselamatan berlalu lintas adalah hal yang vital. Bukan karena takut ditilang, tetapi karena peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. (Viryzha)

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Merangin Amankan Enam Pelaku PETI 

Berita

Tiba di Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono : Terima Kasih Doanya

Berita

Babinsa Kelurahan Kampung Baru Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa Hasan Saleh

Berita

Sekda Sudirman Pertegas Komitmen ASN Cegah Korupsi di Provinsi Jambi

Berita

Cegah Kekerasan Anak, Kanwil Kemenkumham Jambi Terima Kunjungan LPA Kota Jambi

Berita

Lakukan Jumling, Personel Sat Brimob Polda Jambi Tingkatkan Keimanan dan Lebih Dekat ke Ulama

Berita

Wagub Aceh Kunjungi Pasar Ramadhan Cemerleng Kota Banda Aceh, Ini Pesan Wagub Kepada Pelaku Usaha

Berita

Bersama Fitrah Membangun Aceh Timur yang Bersih Bersyariat