Sekda Budhi Hartono Turun ke Ladang, Hadiri Panen Raya Jagung di Sekernan Kontroversi di Paya Dua: 10 Perangkat Desa Dicopot Sepihak, Camat Diminta Turun Tangan Polda Jambi Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II 2026, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI, Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat TS Billiard Tournament 9 Ball Resmi Digelar, 128 Pebiliar Rebut Hadiah Rp50 Juta

Home / Berita

Minggu, 22 Mei 2022 - 21:03 WIB

Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah

Bidik Indonesia News, KUALA BETARA – Bunga Raflesia atau dikenal dengan sebutan Bunga Bangkai itu muncul dan tumbuh segar di RT 02, Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang membuat heboh masyarakat sekitar.

Bunga flora khas Provinsi Bengkulu ini pertama kali ditemukan di pekarangan rumah Ketua RT 02 Desa Suak Labu, Ali, bunga itu berbau bangkai yang menyengat.

Istri Ali, Muslikah mengatakan suaminya pertama kali menemukan bunga bangkai itu pada Rabu (18/5/22) lalu.

Saat itu kata dia, suaminya akan mengambil plastik untuk membuang sampah. Namun, saat itu melihat ada bunga bangkai sudah tumbuh besar.

BACA LAINNYA  Bawaslu Kota Sungai Penuh Tangani 42 Kasus Dugaan Pelanggaran pada Pilkada 2024, Dominal Netralitas ASN

“Awalnya saya gak percaya ketika suami ngasih tau. Saya kira tanaman bunga yang saya tanam. Ternyata Bunga Bangkai itu,” katanya, Sabtu (21/5/22).

Dijelaskan, bunga tersebut selalu mengeluarkan bau bangkai yang menyengat saat sore hari hingga pagi hari.

“Kalau jam 5 sore bauk sudah macam bauk bangkai sampai malam sampai pagi,” ujarnya.

Menurutnya, setelah bunga itu viral banyak masyarakat datang ke rumahnya untuk melihat bunga bangkai itu. Masyarakat yang datang itu datang dari berbagai tempat.

“Ada yang dari Tungkal dan sekitarnya kesini. Makanya itu saya kasih pagar kabal biar ga rusak,” ucapnya.

BACA LAINNYA  Angkutan Batu bara Kembali Dihentikan, Ini Faktornya

Saat ini kata dia, bunga itu sudah mulai layu. Tempat dimana bunga itu keluar merupakan tempat pembuangan sampah dan kulit pinang.

“Makanya agak cekung karna tanahnya di ambil untuk tanaman cabai kan bagus bekas bakaran,” tutupnya

Sementara itu, pengunjung bunga bangkai, Muhamad Yasak mengatakan baru pertama kali melihat bunga tersebut.

Makanya, kata dia dirinya datang ke lokasi untuk memastikan keberadaan bunga yang menjadi endemik Provinsi Bengkulu.

“Baru pertama seumur hidup lihat bunga ini, sayang pas kesini sudah mulai agak layu ini,” tandasnya.(Red) 

Share :

Baca Juga

Berita

Meriahkan HKG ke-52 TP-PKK Muaro Jambi, Kodim 0415/Jambi Gelar Bazar.

Berita

Kapolres Muaro Jambi Dan Jajaran Ikuti Upacara Hut Bhayangkara ke 76 Di Mapolres

Berita

Duduki Lahan Koperasi BAM, Warga SAD Disebut Tak Punya Dasar Hukum 

Berita

Tampak B Menjuarai Piala Forum Keuchik Ke-3 di Ranto Peureulak

Berita

Titah Turun, Dr. Muhammad Padli Nahkodai Baznas Kota Jambi Periode 2025–2030

Berita

Di Pemukiman SAD, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Sarolangun Serahkan Bantuan Sosial Polri Presisi Untuk Negri 

Berita

Dipimpin Kapolri, Kapolda Jambi dan Ketua Bhayangkari Daerah Jambi Ikuti HUT Ke 43 Yayasan Kemala Bhayangkari 

Berita

Dansat Brimob Polda Jambi Hantarkan Satu Personel Brimob Masuki Masa Purna Bakti