Sosialisasi KUHP, KUHAP, dan Penyesuaian Pidana kepada Petugas Rutan Kelas I Tangerang oleh Bapas Kelas IIB Ciangir Bupati Anwar Sadat Saksikan Kolaborasi Budaya Minang dan India di Tanjab Barat Ratusan Peserta Ikuti Lomba Domino Berpasangan di Tanjab Barat, Bupati: Jaga Sportivitas Hadiri Pelantikan IPNU-IPPNU, Bupati Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akhlak dan Daya Saing Hesti Haris: Budaya Harus Dijaga, Dikenalkan, dan Diwariskan

Home / Berita

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Kanwil Ditjenpas Jambi Resmikan Program Bedah Rumah Keenam, Wujudkan Pemasyarakatan Berdampak Bersama BAZNAS Batanghari

Muara Bulian, 4 Agustus 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan Pemasyarakatan yang Berdampak melalui peresmian Program Bedah Rumah ke-6 di wilayah kerja Ditjenpas Jambi. Program ini merupakan implementasi nyata Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIB Muara Bulian bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Batanghari sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Rumah layak huni tersebut diserahkan kepada Misro, seorang penggembala kambing yang selama ini tinggal di rumah yang tidak layak huni. Pembangunan rumah diselesaikan hanya dalam waktu 12 hari dengan melibatkan 10 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang memiliki keterampilan di bidang pertukangan. Seluruh proses pembangunan berlangsung di bawah pembinaan dan pengawasan petugas Lapas Kelas IIB Muara Bulian sehingga tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, dan tujuan pembinaan.

 

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Bulian, Ilham Santoso, mengatakan bahwa Program Bedah Rumah tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, tetapi juga merupakan media pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengaktualisasikan keterampilan, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan nilai tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama.

 

“Program ini bukan sekadar membangun rumah yang layak huni, tetapi juga membangun harapan. Warga binaan diberi kesempatan untuk mengimplementasikan keterampilan yang telah mereka peroleh selama mengikuti program pembinaan. Dengan keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial seperti ini, mereka belajar bahwa setiap kemampuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Ilham Santoso.

BACA LAINNYA  Turun ke Pengungsian, Kapolres Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Beri Bantuan dan Pengobatan Gratis

 

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, khususnya BAZNAS Kabupaten Batanghari, Pemerintah Kabupaten Batanghari, serta seluruh stakeholder yang memiliki kepedulian terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadirkan manfaat yang nyata. Ketika pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat bersatu, maka berbagai persoalan sosial dapat diatasi secara bersama-sama. Semangat gotong royong inilah yang ingin terus kami bangun melalui berbagai program Pemasyarakatan Berdampak,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menegaskan bahwa Program Bedah Rumah merupakan implementasi konkret arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan Program Akselerasi yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penyelenggaraan sistem pemasyarakatan.

 

“Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengarahkan seluruh jajaran untuk menghadirkan Pemasyarakatan yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kita tidak hanya membangun sebuah rumah yang layak huni, tetapi juga membangun harapan baru sekaligus memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengimplementasikan keterampilan yang telah mereka peroleh selama mengikuti program pembinaan,” ujar Irwan.

 

Irwan menjelaskan bahwa keterlibatan warga binaan dalam proses pembangunan rumah menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam lapas mampu membentuk pribadi yang produktif, bertanggung jawab, serta memiliki kesiapan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.

BACA LAINNYA  Bazar Ramadan Kemenkumham, Upaya Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

 

Menurutnya, paradigma pemasyarakatan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pembinaan di balik tembok lembaga pemasyarakatan, tetapi juga diarahkan agar hasil pembinaan mampu memberikan nilai tambah dan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Irwan menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Batanghari, Pemerintah Kabupaten Batanghari, jajaran Lapas Kelas IIB Muara Bulian, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga program kemanusiaan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

 

“Sinergi seperti inilah yang harus terus kita pelihara. Ketika pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, dan masyarakat berjalan bersama, maka manfaatnya akan dirasakan secara luas. Kami berharap kolaborasi ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi lahirnya berbagai program sosial lainnya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tutup Irwan.

 

Program Bedah Rumah yang diresmikan di Kabupaten Batanghari ini merupakan program bedah rumah keenam yang berhasil diwujudkan di wilayah Kanwil Ditjenpas Jambi. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

 

Melalui program ini, Ditjenpas Jambi terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Inilah esensi Pemasyarakatan Berdampak, yaitu menghadirkan manfaat, menumbuhkan harapan, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Berita

Pimpinan Ombudsman, Dadan Suharmawijaya Hadiri Festival Pelayanan Publik di Kualatungkal

Berita

Tiga Hari Operasi Patuh Siginjai 2025, Polda Jambi Catat 1.182 Pelanggar Ditilang dan 3 Kasus Laka Lantas

Berita

Turun ke Pengungsian, Kapolres Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Beri Bantuan dan Pengobatan Gratis

Berita

Buka Bersama Komunitas YRFI Jambi, Pererat Silaturahmi Riders Yamaha

Berita

Tinggalkan Polres Kerinci, AKBP Arya Tesa Brahmana Pamit dan Ucapkan Terima Kasih atas Dukungan

Berita

Kapolda Jambi Buka Sumatera CUP Prix (SCP) Nasional Championship 2023

Berita

Kapolres Pidie Jaya Pimpin Bhakti Sosial dan Tinjau Korban Bencana dalam Rangka Hari Jadi Polwan ke-76

Berita

Aliran Air Sungai Meluap, Personil Polres Kerinci bersama Masyarakat Gotong Royong Buat Bendungan