Tindaklanjuti arahan Presiden, Pemkab Tanjung Jabung Barat Gelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Tanjab Barat Pimpin Groundbreaking SPPG Betara secara Virtual bersama Presiden RI PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry Gelar Kegiatan Gotong Royong Dukung Gerakan Nasional Kebersihan Lingkungan Kunjungi Polres Tanjab Barat , Wakapolda Jambi Tekankan Pelayanan Prima dan Sinergitas Suguhkan Pertandingan Menarik, TS Billiard & Kopitiam Kuala Tungkal Sukses Gelar Turnamen Domino

Home / Berita

Minggu, 31 Desember 2023 - 19:49 WIB

Angka Laka Lantas di Tanjab Barat Meningkat Selama 2023 Capai 103 Kasus

KUALA TUNGKAL – Angka kecelakaan lalu lintas atau peristiwa laka lantas di Kabupaten Tanjab Barat mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2023 mencapai 103 kasus.

 

Jumlah tersebut meningkat jika dibanding pada tahun 2022 berjumlah 68 kasus, artinya terjadi peningatan sekitar 51,4 persen.

 

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Padli, SH, SIK, MH mengatakan kebayakan dari pengendara yang mengalami laka lantas tersebut diantaranya yakni karena kecerobohan para pengendara saat berkendara (human error).

 

“Meski jumlah kasusnya meningkat, namun angka kematian akibat laka lantas juga berkurang, 2022 terdapat 38 meninggal, tahun ini ada 37 orang yang meninggal,” ungkap AKBP Padli saat menggelar Rilis Akir Tahun 2023 di Halaman Mapolres Tanjab Barat, Minggu (31/12/23).

BACA LAINNYA  Babinsa Koramil Muara Bulian Gelar Diskusi Dampak Musim Kemarau.

 

Lanjut Kapolrs, memaparkan peristiwa lakalantas di Tanjab Barat terbanyak terjadi di jalan Lintas Timur sebanyak 57 kasus, jalan Kuala Tungkal-Jambi 34 kasus dan dalam Kota Kuala Tungkal 12 kasus.

 

Selain korban meninggal dunia, jumlah korban yang mengalami luka ringan juga cukup tinggi, capai 155 orang, dengan korban luka berat sebanyak 7.

 

Sementara kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas selama 2023 mencapai sekitar Rp 1.198.500.000 miliar.

 

“Angka pelanggaran lalulintas juga terjadi peningkatan tahun lalu 1.267 kasus, lalu di tahun ini terdapat 2.529 pelanggaran atau meningkat 99,69 persen,” sambungnya.

BACA LAINNYA  Akibat Cuaca Ekstrem, Perumda Tirta Peusada Umumkan Kendala Produksi dan Air bersih Akibatkan Banjir

 

Dikatakan Kapolres, terkait hal itu perlu adanya upaya penekanan angka laka lantas. Perlu upaya untuk pendidikan ke masyarakat (dikmas). Dimana laka lantas yang terjadi, bisa diminimalisir danfatalitas korban bisa dikurangi.

 

“Kasus kecelakaan lalu lintas ini jadi perhatian kami, karena itu kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk lebih mematuhi aturan lalu lintas guna menjaga keselamatan bersama di jalan raya,” imbaunya.

 

Sementara, mengurangi angka kecelakaan di wilayah Tanjab Barat, Satlantas Tanjab Barat terus melakukan melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas, edukasi terhadap sekolah-sekolah dan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Pelaku Curanmor Berhasil Dirungkus, Diduga pelaku Adalah Komplotan 

Berita

Rutin Gelar Jum’at Berbagi, Polsek Pantee Bidari Polres Aceh Timur Berikan Sembako kepada Masyarakat Kurang Mampu

Berita

Ukur Kinerja Personelnya, Direktur Polairud Polda Jambi Lakukan Rapat Analisa Dan Evaluasi Kinerja Polairud Jambi

Berita

Sukseskan Pilkada Serentak, Polisi RW Ditpolairud Polda Jambi Membaur bersama Masyarakat 

Berita

Diduga Cemari Sungai, Komisi II DPRD Tanjabbar Akan Tinjau Langsung Limbah PT IIS

Berita

PWI Jambi Akan Gelar UKW Untuk Wartawan, Pendaftaran Sudah Ditutup

Berita

Kunjungan Srena Mabes Polri ke Ditpolairud Polda Jambi Cek Aset PLN dan PDN Kewilayahan

Berita

Ketua Bhayangkari Cabang Kerinci dan Pengurus Bagikan Takjil kepada Masyarakat Kerinci