DPRD Muaro Jambi Bahas Ranperda Perubahan APBD 2026 Polda Jambi Buka Ruang Inovasi Mahasiswa untuk Perkuat Pencegahan Karhutla Golkar Bersuara di Paripurna: BLUD Rp17 Miliar, Krisis Air Lubuk Mandarsah hingga CPO PT SMS Pastikan Kondisi Kondusif, Kepala Rutan Kelas I Tangerang Kontrol Blok Hunian Warga Binaan ‎Pemdes Pondok Agung berhasil Tekan Kemiskinan, Penerima BLT DD hanya 10 Orang

Home / Berita

Kamis, 2 Februari 2023 - 22:00 WIB

Issue Percobaan Pembunuhan Oleh Preman Bayaran PT FPIL, Kuasa Hukum Angkat Bicara

Bidik Indonesia News, Muaro Jambi – Beredar issue di media sosial melakukan percobaan pembunuhan yang di lakukan oleh preman bayaran oleh PT FPIL (Fajar Pematang Indah Lestari) terhadap Warga dan Masyarakat, Desa Sumber Jaya, Desa Teluk Raya, Dusun Pematang Bedaro, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

 

Sementara itu Kuasa Hukum PT FPIL, Iqbal Pulungan SH, mengatakan issue tersebut Merupakan narasi Provokatif yang dapat memancing Konflik Horisontal, kami menghimbau masyarakat untuk dapat memverifikasi setiap informasi yang sengaja dinarasikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Dijelaskannya, Pada Hari Rabu (1/2/ 2023) kami melakukan pekerja cuci kanal pada areal Perizinan FPIL dengan menggunakan alat berat, dalam rangka menjaga ketersediaan air untuk pencegahan secara dini bahaya kebakaran hutan dan lahan.

BACA LAINNYA  Ramadhan Peduli, Kapolres Aceh Timur Pimpin Program Bedah Rumah Warga

 

“Kita juga melakukan patroli pengamanan antisipasi pencurian buah sawit, mengingat beberapa bulan terkahir pencurian sawit terus meningkat” Ungkapnya saat dikonfirmasi, kamis (2/2/2023).

 

Ditengah kegiatan tersebut, beberapa oknum masyarakat Desa Sumber Jaya melakukan penghadangan dan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam, seperti parang kepada petugas keamanan dan karyawan PT FPIL.

 

“Saat melakukan kegiatan tersebut ada kurang lebih 10 orang warga datang dengan membawa senjata tajam berusaha menghentikan kegiatan perusahaan, hingga terjadi perlawanan” Jelas Iqbal.

 

Karena situasi keributan oleh pihak karyawan dan masyarakat, hingga memicu masyarakat lain mendatangi dan mengepung camp PT FPIL. Hingga anggota Karyawan yang berjumlah 12 orang mecoba mengungsikan diri dari camp.

 

“Saat para karyawan PK akan pergi menggunakan mobil, disitu lah para warga mencoba mengepung mobil yang berisikan security hingga diterobos karna melihat warga yang terus berdatangan dan membawa senjata tajam” Jelasnya lagi.

BACA LAINNYA  Presiden Ingatkan BPKH Profesional, Akuntabel, dan Hati-Hati Kelola Dana Umat

 

Saat ini, PT FPIL telah melaporkan kejadian ini ke Polda Jambi untuk tindak lanjutnya.

 

Ditambahkannya, “Demi terciptanya kepastian hukum dan jaminan investasi kami berharap perlindungan dan keamanan bagi seluruh karyawan kami yang sedang bekerja” Tutupnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Kumpeh Ulu AKP Agus A Purba mengatakan, info awal dari kasus tersebut tabrak lari.

 

“Untuk truk di tahan masyarakat di sekitar desa,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp.

 

Kata Agus, sebelumnya ada masalah konflik lahan antara masyarakat Sumberjaya, dan PT FPIL.

 

“Korban kita arahkan agar lakukan visum tadi malam,” ungkapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Kejari Jambi Hadiri Apel Serentak “Gerakan Pramuka Goes to School” di SMPN 11 Kota Jambi

Berita

Usai Makan Bersama Siswa Diktuk Bintara SPN Jambi, Kapolda Jambi: Jadilah Polisi Yang Benar

Berita

Kapolda Jambi Himbau Seluruh Stockpile Punyai Kantong Parkir

Berita

Kapolres Pidie Jaya Tinjau Latihan Paskibra, Tekankan Jaga Kesehatan dan Disiplin

Berita

HUT Bhayangkara ke-80, Sie Humas Polres Tanjab Barat Borong Penghargaan 

Berita

Borong 40 Medali, Perpani Tanjab Barat Bersinar di Jambi Bahagia Archery 2026

Berita

Polres Pidie Siap Amankan Pelaksanaan Tahapan Kampanye Pilkada 2024.

Berita

Pimpin Upacara Hari Jadi Provinsi Jambi ke 68, Ini Yang Disampaikan Kapolda JambiÂ