Pencarian Korban Terseret Arus di Sungai Batang Asai, Pos SAR Bungo Kerahkan 7 Personel Pembimbingan Klien Pemasyarakatan, Bapas Kutacane Teken MoU Dengan BNNK Aceh Selatan PT Medco Perkuat Program UMKM, Dorong Pemerataan Kemandirian Pangan Warga Tim Macan Kerinci Bekuk Residivis Curanmor, Satu Unit Sepeda Motor dan Kunci T Disita Program CSR dan UMKM PT Medco dan Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur

Home / Berita

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:39 WIB

Bunda Erni Dorong Anak Aceh Timur Tuntas Pendidikan 13 Tahun

ACEH TIMUR  – Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Aceh Timur, Ny. Erni Handayani T. Zainal Abidin, S.Keb., mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan selama 13 tahun.

Hal itu disampaikan Erni dalam pertemuan monitoring dan evaluasi implementasi strategi Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, Kamis (28/10/2026).

Pertemuan tersebut melibatkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, perwakilan camat, serta lembaga yang bergerak di bidang pendidikan.

BACA LAINNYA  Karhutla Londerang Kembali Ditinjau, Danrem 042/Gapu Dan Gubernur Jambi Pastikan Pemadaman Dan Pendinginan Terus Dilakukan

Erni Handayani menegaskan, pendidikan merupakan hak setiap anak yang harus dipenuhi, mulai dari pendidikan dasar hingga jenjang menengah. Menurut dia, upaya tersebut semakin mendesak setelah banjir hidrometeorologi melanda Aceh beberapa bulan lalu dan berdampak pada kehidupan masyarakat, termasuk keberlanjutan pendidikan anak-anak.

Ia menyoroti kondisi keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi sehingga tidak lagi mampu membiayai pendidikan anak-anak mereka.

“Tugas kita sebagai pemerintah adalah mendata dan menuntaskan permasalahan ini. Jika bukan kita, siapa lagi yang peduli terhadap nasib anak-anak Aceh Timur?” Terang Istri Wakil Bupati Aceh Timur tersebut.

Ia menekankan pentingnya pendataan anak yang berisiko putus sekolah agar pemerintah dan pihak terkait dapat menentukan langkah penanganan yang tepat. Dengan begitu, kondisi ekonomi keluarga pascabencana tidak menjadi penghalang bagi anak untuk melanjutkan pendidikan.

BACA LAINNYA  Sempat Kabur dan Ditangkap di Kabupaten Karo, Pandu Pemilik Gudang Minyak Terbakar Tiba di Jambi Dengan Tangan Diborgol 

Usai mengikuti pertemuan tersebut, Bunda Erni mengunjungi salah satu warga di Gampong Lueng Peut, Kecamatan Madat, yang memiliki rumah tidak layak huni. Kunjungan itu menjadi bagian dari perhatiannya terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Tidak sampai disitu, Bunda Erni yang juga sebagai Ketua BKMT Aceh Timur menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Taklim Qalbu Salim, Gampong Lueng Peut, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 061/SK Tinjau Latihan Yonif 315/Grd: *Tingkatkan Profesionalisme dan Kesiapan Operasi Prajurit

Berita

Hari Pertama Operasi Patuh 2023, Ditlantas Polda Jambi Lakukan Teguran ke Sopir Batubara dan Siswa Bolos Sekolah 

Berita

Jadi Salah Satu Bank Terbaik di Indonesia, PT Affan Technology Ucap Syukur Usai Penandatanganan PKS Dengan Bank Jambi. 

Berita

Tingkatkan Layanan Angkutan Perintis Di Wilayah 3tp, Ditjen Hubdat Gelar Rapat Kerja Teknis

Berita

Dandim 0416/Bute Hadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Pengamanan Pilkada Serentak 2024

Berita

Ombudsman Jambi: BPJS Ketenagakerjaan Mesti Gencar Sosialisasi

Advetorial

Jelang Kunjungan Kasad, Korem 042/Gapu Bersama Pemprov Jambi Gelar Rapat Koordinasi

Berita

Silaturahmi bersama Pengurus KONI, PWI Kota Jambi Siap Berkolaborasi Majukan Olahraga di Kota Jambi