3 Pemancing Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan Dua Alat Berat dan Empat Terduga Pelaku Tambang Ilegal Kapolres Tanjab Barat Pimpin Pemasangan Bendera Merah Putih, Ajak Warga Cintai Tanah Air Perahu Pemancing Karam di Sungai Batanghari Tebo. 1 Remaja Meninggal Dunia, 2 Lainnya Masih Dicari Tim SAR Gabungan Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

Home / Berita

Kamis, 7 November 2024 - 23:21 WIB

Guru Desa Masgo jaya : Mengarungi Lumpur Demi Pendidikan

GUNUNG RAYA – Hujan deras mengguyur Desa Masgo, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci. Jalanan yang biasanya sudah rusak parah, kini berubah menjadi kubangan lumpur yang licin. Namun, di tengah kondisi yang ekstrem ini, semangat seorang guru untuk mengajar tidak pernah padam. Setiap hari, ia rela menempuh perjalanan satu jam penuh tantangan hanya untuk menuntaskan tugas mulianya.

 

Daresni Junita dan Shanti yang merupakan guru SD 209/III Masgo jaya adalah sosok yang menginspirasi. Setiap pagi, ia harus berjibaku dari desa Lempur ke masgo jaya dengan jalanan yang rusak, berlubang, dan licin. Tak jarang, ia harus berjalan kaki atau menaiki sepeda motor dengan hati-hati untuk menghindari terperosok ke dalam lumpur. Perjalanan yang seharusnya hanya memakan waktu 30 menit, kini menjadi perjuangan panjang selama satu jam.

BACA LAINNYA  Satbrimob Polda Jambi Laksanakan Gotong Royong dan Sholat Jum'at di Tebo

 

“Saya sadar, kondisi jalan yang seperti ini sangat menghambat. Namun, saya tidak ingin anak-anak kehilangan kesempatan untuk belajar. Mereka adalah harapan masa depan desa ini,” ujar nya dengan senyum tulus.

 

Sejak Tahun 2007 hingga sekarang selalu beulang dari lempur ke masgo jaya.

 

” Saya beulang dari lempur ke masgo dari tahun 2007 hingga sekarang, jalan ini belum juga di perbaiki, padahal jalan ini satu-satunya akses menuju Sekolah,Ungkap nya.

 

Kondisi jalan yang buruk tidak hanya menyulitkan guru, tetapi juga berdampak pada kehadiran siswa. Banyak siswa yang memilih untuk tidak bersekolah karena takut terjatuh atau khawatir akan keselamatan diri. Hal ini tentu saja mengkhawatirkan, mengingat pentingnya pendidikan bagi perkembangan anak.

 

” Tantangan demi tantangan yang kami lewati,Selain tantangan jalan yang rusak, berlubang dan Licin akibat derasnya hujan,satu lagi tantangan untuk menuju sekolah dasar 209/III masgo jaya adalah sering menemukan Jejak Kaki Harimau untuk menuju SD 209/III masgo jaya,tambah nya.

BACA LAINNYA  Anniversary ke 9 Rumah Kito by WH Turut Launching Villa Kito

 

Pemerintah daerah dan masyarakat setempat diharapkan dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi jalan di Desa Masgo. Jalan yang layak adalah hak setiap warga negara, dan perbaikan infrastruktur jalan akan sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat, terutama bagi para pelajar.

 

Kisah perjuangan Guru SD 209/III masgo jaya Daresni Junita dan Shanti menjadi cerminan betapa besarnya dedikasi seorang pendidik. Ia adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang rela berkorban demi masa depan anak bangsa. Semoga kisahnya dapat menginspirasi banyak orang untuk lebih peduli terhadap pendidikan, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal.

Share :

Baca Juga

Berita

Breaking News, Ditsamapta Polda Jambi Gerebek Basecamp di Garuda 1 Yang di Duga Tempat Pesta Narkoba.

Berita

Danramil 415-09/Telanaipura Hadiri Pembukaan MTQ ke VII Tingkat Kecamatan Kotabaru

Berita

Hamdi S.sos didaulat jadi Panglima tim Pemenangan AsTon

Berita

Didampingi Kuasa Hukum, Korban Dugaan Praktik Mafia Tanah di Bungo Datangi Polda Jambi

Berita

Pemasangan Bendera Merah Putih: Polsek Panteraja dan Masyarakat Meriahkan HUT RI ke-79 dengan Tema ‘Nusantara Baru, Indonesia Maju’

Berita

Kapolda Jambi Pimpin Kegiatan Gelar Operasional dam Pembinaan Jajaran

Berita

Gebyar Program TPAKD Kota Jambi Tahun 2024 Semarak Gebyar Literasi Bijak Investasi

Berita

Satu Pelaku Buka Lahan dengan Membakar Diamankan Satreskrim Polres Sarolangun