Cara Top Up Saldo PayPal dari Bank Mandiri Bisa via Livin & ATM Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Rapat Internal bahas Pelaksanaan Program Akselarasi dan Peningkatan Koordinasi Antar Bidang Hidayat, Kakanwil Ditjen Pas Resmikan Rumah Tahfiz Quran Al Hidayah di Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Anjangsana ke Purnawirawan dan Warakawuri dalam Rangka HUT ke-75 Polairud Tahun 2025 Bea Cukai Lhokseumawe Ingatkan Bahaya Pakaian Bekas Impor dalam Talkshow RRI 

Home / Berita

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:27 WIB

Kapolda Jambi Kunjungi Situs Bersejarah Candi Muaro Jambi: “Kita Harus Bangga Jadi Orang Jambi”

Muaro Jambi – Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H. Siregar, melakukan kunjungan ke kompleks percandian Muaro Jambi, Kamis (3/7), dalam rangka meninjau situs bersejarah yang menjadi salah satu warisan budaya terbesar di Asia Tenggara.

Kunjungan ini turut didampingi oleh Kabid TIK, Kabidkum Polda Jambi, serta Kapolres Muaro Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Krisno menyampaikan rasa bangganya terhadap kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Provinsi Jambi.

Dia mengungkapkan kekagumannya atas peran penting Candi Muaro Jambi di masa lalu, yang bahkan sempat menjadi pusat pembelajaran agama Buddha tingkat dunia.

“Kami datang di situs Candi Muaro Jambi yang terletak 25 kilometer dari Kota Jambi. Senang sekali bahwa diinformasikan Jambi itu pernah menjadi pusat kebudayaan Buddha pada abad ke 7 hingga abad ke 12,”ujarnya.

BACA LAINNYA  PASAR LANGIT – “ Makan Sepuasnya Hanya 100K”

Lanjut Kapolda Jambi, “kita boleh berbangga bahwa nenek moyang kita dulu pernah menjadi pusat kebudayaan dunia,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya kesadaran masyarakat Jambi untuk mengenali dan menghargai warisan leluhur.

Menurutnya, situs Candi Muaro Jambi bukan hanya sekadar objek wisata, tetapi juga simbol kejayaan masa lampau yang seharusnya menjadi sumber inspirasi bagi generasi saat ini.

“Masyarakat Jambi juga harusnya bangga menjadi orang Jambi. Bagaimana zaman dulu, para pendeta Buddha dari seluruh dunia, dari India, datang ke sini untuk belajar. Karena bangsa ini ada, kita sepakat semua, karena ada sejarah masa lampau. Oleh karena itu, jangan melupakan sejarah. Kita belajar, kita akan mampu menjadi bangsa,” ungkapnya.

BACA LAINNYA  Bukan Yang Pertama, Diduga Oknum Pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh Terkesan Arogan Hadapi Aksi Demo LSM Petisi Sakti

Candi Muaro Jambi sendiri merupakan kompleks candi peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Melayu Kuno yang diperkirakan telah berdiri sejak abad ke-7 hingga ke-12 Masehi.

Luas kompleks ini mencapai sekitar 3.981 hektare dan diyakini dulunya merupakan pusat pendidikan dan agama Buddha terbesar di Asia Tenggara.

Kunjungan ini menjadi pengingat akan pentingnya pelestarian sejarah dan budaya sebagai fondasi identitas bangsa.

Kehadiran Kapolda Jambi beserta jajaran juga menjadi bentuk nyata dukungan aparat kepolisian dalam menjaga dan mengangkat nilai-nilai sejarah lokal di tengah modernisasi zaman.

Share :

Baca Juga

Berita

Dandim 0416/Bute Pimpin Rapat Persiapan Kunjungan Istri Presiden RI ke – 4

Berita

Datangi Pihak Keluarga Tersandung Kasus di Malaysia, Ditreskrimsus Minta Keluarga Tenang 

Berita

Dandim 0415/Jambi Dampingi Tatap Muka Tim Wasev dengan Masyarakat di Lokasi TMMD

Berita

Penuhi Hak Warga Binaan Lapas Tebo, Pj Bupati Tebo Launching PKMB/SKB

Berita

Polisi Kembali Amankan Enam Pemuda Diduga Genk Motor Saat Patroli Hingga Dinihari

Berita

Babinsa Koramil Suak Kandis Berikan Materi Bela Negara di SMAN 5 Muaro Jambi.

Berita

Babinsa Koramil 415-03/Ma.Tembesi Dukung Ketahanan Pangan dengan Bantu Petani Rawat Tanaman Padi.

Berita

Bikin Pangling, Ketampanan Ketua HIMASTE Tebo Jadi Sorotan.