Personel Brimob Jambi Ikuti Pawai HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sungai Penuh Penuh Semangat! Ibu-Ibu Bhayangkari Cabang Tanjab Barat Ramaikan Pawai Budaya  Pererat Kolaborasi Bersama Pemda, Persit Kodim 0419/Tanjab Ikut Pawai Budaya PT LPPPI Jadi Tuan Rumah Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tebing Tinggi Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Jambi

Home / Berita

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:12 WIB

Mahasiswa Aceh Timur Desak Penegak Hukum Tangkap Dun Belanda. 

ACEH TIMUR – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Pemuda Mahasiswa Peduli Aceh Timur mengecam konten yang selama ini disebarkan oleh M. Yunus alias Dun Belanda.

 

Mereka menilai narasi yang mengaitkan konten tersebut dengan dukungan Wakil Bupati Aceh Timur telah memicu polemik dan berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan daerah.

 

Koordinator aksi, Afriandi, mengatakan isu yang dibangun melalui konten-konten tersebut dinilai telah memecah belah masyarakat dan menciptakan kegaduhan di tengah kondisi Aceh Timur yang masih berupaya bangkit pascabanjir.

 

“Kami atas nama mahasiswa Aceh Timur di Banda Aceh mengecam keras tindakan Dun Belanda yang kami nilai telah menyebarkan narasi yang memecah belah persatuan di Kabupaten Aceh Timur,” Kata Afriandi. Senin, (27/07/26)

BACA LAINNYA  615 Warga Binaan Rutan Kelas I Tangerang Terima Remisi Idul Fitri 2026, 6 Orang Langsung Bebas

 

Menurutnya, perhatian pemerintah dan masyarakat seharusnya saat ini tertuju pada pemulihan pascabencana hidrometeorologi, bukan disibukkan oleh polemik yang dinilai tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Afriandi juga mendesak Dun Belanda untuk menyampaikan permintaan maaf kepada Wakil Bupati Aceh Timur agar polemik tersebut tidak semakin meluas.

 

Selain itu, gabungan mahasiswa tersebut meminta aparat penegak hukum menangkap Dun Belanda, jika tidak kegaduhan di Aceh Timur akan terus berlanjut.

BACA LAINNYA  Masuk Daftar Lima Polda Terbaik se Indonesia, Polda Jambi Akan Terima Kunjungan Kompolnas

 

 

“Kami berharap aparat penegak hukum bertindak cepat agar situasi di Aceh Timur tetap aman, damai, dan kondusif,” Tambahnya.

 

Afriandi mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi mahasiswa di Banda Aceh untuk menyampaikan aspirasi kepada kepolisian terkait persoalan tersebut.

 

Dalam pernyataannya, ia juga mengapresiasi sikap Bang Yee Nawan yang disebut telah mengakui kesalahan dan berkomitmen tidak lagi menyebarkan narasi yang dinilai dapat memicu kegaduhan.

 

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Dit Binmas Polda Jambi Ajak Pelajar Perangi Judi Online di Peringatan Hardiknas 2025, Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Tanpa Judol

Berita

Kapolda Jambi Pimpin Penandatanganan Pakta Integritas dan Penyerahan DIPA Petikan Satker Tahun Anggaran 2022

Berita

Distribusikan 405 Porsi, Ditpolairud Polda Jambi Sukses Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis di 6 Sekolah

Berita

Pemuda Dan Masyarakat Memancing Dan Berenang Di Jalan Penuh Kubangan.

Berita

Rutan Kelas I Tangerang Gelar Ibadah Buddha Bersama Kemenag, Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Berita

Dirgahayu RI KE- 81, Lapas Perempuan Padang Gelar Upacara Bendera

Berita

Ojk Luncurkan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027

Berita

FGD SMSI Provinsi Jambi Sukses Digelar, Mukhtadi Putra : Ini Merupakan Salah Satu Program Kerja Kita