Polda Jambi Gelar Rakernis Fungsi Lantas 2026, Dorong Digitalisasi Layanan dan Penegakan Hukum yang Humanis Dun Belanda Mengaku “Terpaksa” Memfitnah Wakil Bupati Aceh Timur Polisi Bekuk Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Siulak Mukai Kerinci Mahasiswa Aceh Timur Desak Penegak Hukum Tangkap Dun Belanda.  KPKNL Dumai Apresiasi BRI Cabang Duri Lewat Seroja Awards 2026

Home / Berita

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:12 WIB

Mahasiswa Aceh Timur Desak Penegak Hukum Tangkap Dun Belanda. 

ACEH TIMUR – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Pemuda Mahasiswa Peduli Aceh Timur mengecam konten yang selama ini disebarkan oleh M. Yunus alias Dun Belanda.

 

Mereka menilai narasi yang mengaitkan konten tersebut dengan dukungan Wakil Bupati Aceh Timur telah memicu polemik dan berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan daerah.

 

Koordinator aksi, Afriandi, mengatakan isu yang dibangun melalui konten-konten tersebut dinilai telah memecah belah masyarakat dan menciptakan kegaduhan di tengah kondisi Aceh Timur yang masih berupaya bangkit pascabanjir.

 

“Kami atas nama mahasiswa Aceh Timur di Banda Aceh mengecam keras tindakan Dun Belanda yang kami nilai telah menyebarkan narasi yang memecah belah persatuan di Kabupaten Aceh Timur,” Kata Afriandi. Senin, (27/07/26)

BACA LAINNYA  Rutan Kelas I Tangerang Ikuti Koordinasi Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Penyakit Menular

 

Menurutnya, perhatian pemerintah dan masyarakat seharusnya saat ini tertuju pada pemulihan pascabencana hidrometeorologi, bukan disibukkan oleh polemik yang dinilai tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Afriandi juga mendesak Dun Belanda untuk menyampaikan permintaan maaf kepada Wakil Bupati Aceh Timur agar polemik tersebut tidak semakin meluas.

 

Selain itu, gabungan mahasiswa tersebut meminta aparat penegak hukum menangkap Dun Belanda, jika tidak kegaduhan di Aceh Timur akan terus berlanjut.

BACA LAINNYA  Bupati Bambang Titip Pancasila ke OPD: Jamin Hak Rakyat Kecil, Tolak Intoleransi

 

 

“Kami berharap aparat penegak hukum bertindak cepat agar situasi di Aceh Timur tetap aman, damai, dan kondusif,” Tambahnya.

 

Afriandi mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi mahasiswa di Banda Aceh untuk menyampaikan aspirasi kepada kepolisian terkait persoalan tersebut.

 

Dalam pernyataannya, ia juga mengapresiasi sikap Bang Yee Nawan yang disebut telah mengakui kesalahan dan berkomitmen tidak lagi menyebarkan narasi yang dinilai dapat memicu kegaduhan.

 

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Bangkitkan Semangat Nasionalisme Jelang HUT RI ke-80, Polres Sarolangun Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

Berita

Mis Mina Laksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2024.  

Berita

Gowes Bareng, Kapolda Jambi Jalin Kebersamaan di Tengah Sejuknya Candi Muaro Jambi

Berita

Polwan Polres Pidie Jaya Berbagi Kepedulian di Mesjid Tuha Meureudu: Pengabdian Melalui Program Jum’at Berkah

Berita

Danrem 042/Gapu Jambi melaksanakan peninjauan lahan ketahanan pangan terpadu kodim 0420/Sarko

Berita

Kapolres Pidie Jaya Mantapkan Sinergi Lintas Sektor Menjelang Pilkada dalam Forum Jum’at Curhat

Berita

Jambore PKK Kecamatan Sadu, Tim PKK Desa Sungai Jambat Kembali Sabet Juara Umum

Berita

Terkait Pemberitaan Aksi Pengeroyokan Terhadap Oknum Wartawan Oleh Staf Honorer DPRD,Ketua DPC ORMAS GPM Buka Suara