Perkuat Sinergitas, Polres Kerinci dan Kejaksaan Negeri Pererat Kolaborasi dalam Penegakan Hukum Bupati Tanjab Barat Panen Ikan Patin Hasil Budidaya WBP Lapas Kuala Tungkal di Bram Itam Kakanwil Ditjenpas Jambi Panen Raya di SAE Lapas Kuala Tungkal, Dukung Ketahanan Pangan Dugaan Penipuan Jual Beli Alat Berat: Korban Tempuh Jalur Hukum Pasca 7 Bulan Penantian DPMPTSP Sungai Penuh Permudah Perizinan Demi Dorong Investasi Daerah

Home / Berita

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:50 WIB

Menhub Dudy Nilai Penerapaan FWA Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran

Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai penerapan flexible working arrangement (FWA) akan mendukung kelancaran angkutan Lebaran. Ia menyebut, kebijakan tersebut berpotensi memecah kepadatan pergerakan masyarakat agar tidak terkonsentrasi dalam satu waktu saja.

“Kebijakan ini memberi ruang bagi pengaturan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan berkurangnya kepadatan pada periode tertentu, beban petugas di lapangan juga dapat lebih terkendali sehingga pengaturan lalu lintas dapat dilakukan secara lebih optimal,” ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (15/2).

Pemerintah telah sepakat menerapkan FWA untuk Aparatur Sipil Negara dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2026. Atas kebijakan tersebut, Survei Angkutan Lebaran 2026 Kementerian Perhubungan menyatakan, persepsi/preferensi masyarakat menunjukkan penerapan FWA cukup efektif menekan potensi pergerakan puncak arus mudik seperti H-5 dan H-3. Dengan FWA, pergerakan masyarakat pada arus mudik lebih terdistribusi ke hari-hari sebelum H-3 dan H-5 (H-6 sampai H-8).

BACA LAINNYA  Sultan Aceh Timur Ajak Masyarakat Laksanakan Aksi Damai Soroti Bantuan Banjir yang Belum Turun

Kemudian, pada arus balik, masyarakat juga menunjukkan persepsi/preferensi bahwa penerapan FWA cukup efektif menekan potensi pergerakan puncak arus balik yaitu H+4 sampai H+6 setelah lebaran. Hari puncak kepadatan pergerakan masyarakat menjadi terdistribusi lebih merata karena terdapat masyarakat yang mengubah rencana perjalanan di luar H-8 sampai dengan H+8 (menjadi sebelum H-8 dan setelah H+8).

Menhub Dudy menjelaskan, hasil Survei Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan akan melakukan pergerakan. Sementara itu, pada 2025, survei mencatat potensi pergerakan masyarakat sebesar 146 juta orang, dengan realisasi mencapai 154 juta orang.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan adanya selisih yang cukup signifikan antara angka survei dan realisasi di lapangan. Meski secara survei tahun ini terlihat adanya sedikit penurunan sekitar 1,7 persen, hal tersebut tidak mengurangi kewaspadaan pemerintah dalam melakukan persiapan.

BACA LAINNYA  Bersama Masyarakat, Kapolres Kerinci Dengarkan Langsung Keluhan Masyarakat Desa Pasar Baru 

“Kami berasumsi bahwa pada 2026, dengan mempertimbangkan hari libur yang cukup panjang dan penerapan kebijakan FWA, periode pergerakan masyarakat dapat berlangsung kurang lebih selama dua minggu. Dengan kondisi tersebut, kami memperkirakan jumlah pergerakan masyarakat berpotensi kurang lebih sama dengan realisasi tahun kemarin,” kata Menhub.

Menhub Dudy pun mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan FWA secara bijak, serta memilih waktu keberangkatan di luar periode puncak arus mudik dan arus balik.

“Partisipasi dan kedisiplinan masyarakat sangat penting agar distribusi pergerakan dapat lebih merata. Dengan dukungan semua pihak, kami harap penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini dapat berlangsung selamat, aman, serta nyaman,” pungkas Menhub Dudy.(IND/HH/GT/ETD)

Zainal

Share :

Baca Juga

Berita

Dari Reviewer Kuliner Jadi Pemilik HOCO Coffee, Bea Cukai Aceh Dorong UMKM Siap Ekspor

Berita

Kapolres Kerinci Pimpin Rakor Lintas Sektoral Pendistribusian Logistik Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

Berita

Ini Harapan Kapolres Aceh Timur Saat Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua HMI Cabang Aceh Timur

Berita

Pemdes Rantau Rasau 1 Adakan Rapat Musrenbangdes Tahun 2023   

Berita

Pekan Kebudayaan Aceh Ke-8, Momentum Merajut Jalur Rempah Aceh ke Dunia

Berita

Jemput Bola, Imigrasi Kelas I TPI Jambi Kembali Lakukan Eazy Pasport ke Masyarakat

Berita

Pahami Ilmu Penerbangan, Polairud Polda Jambi Undang Manager Aos Bandara Sultan Thaha Jambi

Berita

Selamatkan 17 Ribu Jiwa, Polri Gagalkan Peredaran Narkotika Jaringan International