Polres Tanjab Barat Siagakan Personel di Pos Terpadu Pelabuhan RoRo Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah  Pembinaan Kemampuan Prajurit, Kajasdam XX/TIB pantau Kenaikan Sabuk Bela Diri PSM di Wilayah Korem 042/Gapu Wagub Aceh Hadiri Buka Puasa di Teupin Raya, Ratusan Warga Ikut Mendoakan Abu Razak Kasus Dugaan Korupsi Dinas Damkar Sungai Penuh, Tiga Pejabat Dikabarkan Bakal Jadi Tersangka Patroli Dialogis Polres Tanjab Barat Jamin Keamanan Selama Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah 

Home / Berita

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:41 WIB

Operasi Pasar LPG 3 Kg Diserbu Warga Merangin

 

 

Sungai Penuh – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi dalam dua bulan terakhir di Kabupaten Merangin menjelang Ramadan membuat pemerintah daerah menggelar operasi pasar Senin 16 februari 2026. Kegiatan ini langsung diserbu warga, terutama ibu rumah tangga, yang telah mengantre sejak pagi hari untuk mendapatkan gas bersubsidi dengan harga terjangkau.

Sejak pagi, puluhan warga terlihat mengantre meski mobil pengangkut gas elpiji belum tiba di lokasi. Mereka rela menunggu berjam-jam demi memperoleh gas elpiji 3 kilogram dengan harga Rp19 ribu per tabung, jauh lebih murah dibanding harga di pasaran yang sempat mencapai Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per tabung.

BACA LAINNYA  Satreskrim Polres Muaro Jambi Amankan Seorang Pemuda Aniaya hingga Begal Sang Pacar

Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram ini disebut warga sudah terjadi sekitar dua bulan terakhir. Bahkan, di sejumlah tempat gas bersubsidi tersebut sulit ditemukan.

Pemerintah Kabupaten Merangin juga melakukan pengawasan terhadap pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 kilogram yang diduga ikut berperan dalam kelangkaan pasokan di tingkat masyarakat.

Sekretaris Kecamatan Pamenang Selatan, Sunarto, mengatakan operasi pasar dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan gas bersubsidi sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Operasi pasar ini kami lakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan gas elpiji dengan harga sesuai ketentuan. Selain itu, pengawasan terhadap pangkalan juga terus kami tingkatkan agar distribusi berjalan lancar,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Dirpolairud Polda Jambi Ikuti Karya Bakti Peringatan Hari Juang TNI AD 2025

Sementara itu, salah seorang warga, Puji Utami, berharap operasi pasar dapat terus dilakukan selama pasokan di pasaran masih terbatas.

“Sekarang gas sangat langka. Kalau kembali pakai kayu bakar, kami sudah tidak mampu lagi. Kami berharap operasi pasar seperti ini bisa sering dilakukan,” katanya.

Warga berharap pemerintah terus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga gas elpiji 3 kilogram, terutama menjelang bulan suci Ramadan, ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

 

 

 

Dewi Wilonna

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Tanjab Barat Kopi Manis dengan Nelayan dan Penambang Pompong

Berita

Satreskrim Polres Batanghari Kejar Pelaku Pemilik Peluru Nyasar Lukai Kepala Warga

Berita

RS Bhayangkara M Hasan Palembang Polda Sumsel Raih Akreditasi Paripurna (Bintang 5)

Berita

Kasus Dugaan Perusakan Portal oleh Oknum DPRD Kota Sungai Penuh Resmi naik ke Tahap Penyidikan

Berita

Satu Unit Pabrik Gula Hancur Terdampak Karhutla di Cilacap

Berita

Usai Diding, Giliran Ratu Narkoba Jambi Helen Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berita

Langkah Pasti Menuju WBBM , Kanwil Kemenkum Jambi Lakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja, Komitmen Bersama dan Pakta Integritas

Berita

Penggerebekan Bascamp Diduga Tempat Pesta Narkoba, Polisi Turut Amankan 7 Orang dan Dalami Peran Masing-masing