Basarnas Jambi Kerahkan Tim Rescue Cari Pemuda Hilang di Sungai Batang Tebo Kajati Jambi Dukung Satgas PKH melakukan Penertiban dan Penegakan Hukum Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Menulis Akademik dan Publikasi Digital: Kompetensi Kunci Serdik Sespimmen Sebagai Calon Pemimpin Polri Masa Depan Sertijab di Polres Kerinci, Kompol Deni Mulyadi Jabat Wakapolres Hunian Supiandi Kian Berwarna, Progres Bedah RTLH Capai 90 Persen

Home / Berita

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:41 WIB

Operasi Pasar LPG 3 Kg Diserbu Warga Merangin

 

 

Sungai Penuh – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang terjadi dalam dua bulan terakhir di Kabupaten Merangin menjelang Ramadan membuat pemerintah daerah menggelar operasi pasar Senin 16 februari 2026. Kegiatan ini langsung diserbu warga, terutama ibu rumah tangga, yang telah mengantre sejak pagi hari untuk mendapatkan gas bersubsidi dengan harga terjangkau.

Sejak pagi, puluhan warga terlihat mengantre meski mobil pengangkut gas elpiji belum tiba di lokasi. Mereka rela menunggu berjam-jam demi memperoleh gas elpiji 3 kilogram dengan harga Rp19 ribu per tabung, jauh lebih murah dibanding harga di pasaran yang sempat mencapai Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per tabung.

BACA LAINNYA  Berinvestasi, Sekarang atau Nanti?

Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram ini disebut warga sudah terjadi sekitar dua bulan terakhir. Bahkan, di sejumlah tempat gas bersubsidi tersebut sulit ditemukan.

Pemerintah Kabupaten Merangin juga melakukan pengawasan terhadap pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 kilogram yang diduga ikut berperan dalam kelangkaan pasokan di tingkat masyarakat.

Sekretaris Kecamatan Pamenang Selatan, Sunarto, mengatakan operasi pasar dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan gas bersubsidi sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Operasi pasar ini kami lakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan gas elpiji dengan harga sesuai ketentuan. Selain itu, pengawasan terhadap pangkalan juga terus kami tingkatkan agar distribusi berjalan lancar,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Ombudsman Jambi Dorong Tiap Unit Pelayanan Publik Persiapkan Diri Menjadi ZI WBK-WBBM

Sementara itu, salah seorang warga, Puji Utami, berharap operasi pasar dapat terus dilakukan selama pasokan di pasaran masih terbatas.

“Sekarang gas sangat langka. Kalau kembali pakai kayu bakar, kami sudah tidak mampu lagi. Kami berharap operasi pasar seperti ini bisa sering dilakukan,” katanya.

Warga berharap pemerintah terus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga gas elpiji 3 kilogram, terutama menjelang bulan suci Ramadan, ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

 

 

 

Dewi Wilonna

Share :

Baca Juga

Berita

Siap-siap Jadi Miliarder Yamaha di Tahun 2026, Akankah Jambi Mengulang Sejarah?

Berita

17 Wanita di Lokalisasi Payosigadung Diamankan Polresta Jambi saat Operasi Pekat

Berita

SK Ditandatangani Gubernur, Kapolda Sumsel Tegaskan Satgas Illegal Drilling dan Illegal Refinery Segera Bertindak Dilapangan

Berita

Hadiri Sosialisasi Penanganan Pelanggaran, Pj Wali Kota Harap Pilkada Jambi Berlangsung Kondusif, Aman Dan Lancar

Berita

8 SMP Deklarasikan SRA, Harapan Wabup Tanjabbar Sekolah Mampu Ciptakan BARIISAN

Berita

‎Tim Kesehatan RS DKT sungai penuh selalu Standby di Lokasi TMMD Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat  ‎

Berita

Laundry Gratis di LPKA Muara Bulian, Upaya Nyata Jaga Kesehatan Anak Binaan

Berita

Cerdik! Material Telat Datang, Satgas TMMD 130 & Bhabinkamtibmas Pasang Bouwplank Pastikan Pondasi Rumah Bapak Mulyono Presisi