Kejati Jambi Gelar Seminar Nasional, Bahas Ketahanan Energi Nasional dan Penegakan Hukum Migas Wali Kota Jambi Maulana Groundbreaking Pendopo Warga RT 35 Villa Real, Kampung Bahagia Dorong Gotong Royong dan Kepedulian Sosial HIPMI Kerinci dan Kota Sungai Penuh Jalin Kerja Sama dengan BSI, Dorong Penguatan Usaha Pengusaha Muda Pemkot Jambi dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Usai Pembukaan TMMD Ke-130, Satgas Gelar Pengobatan Gratis yang Diserbu Warga Desa Merbau

Home / Berita

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:59 WIB

Orang Tua dan Wartawan Kecewa, Larangan Dokumentasi di FLS2N 2026 Sungai Penuh Tuai Sorotan

SUNGAI PENUH – Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS2N/Fesen) tingkat SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2026 di Kota Sungai Penuh menuai sorotan tajam publik. Bukan karena prestasi peserta, melainkan adanya larangan terhadap orang tua siswa dan wartawan untuk mengambil dokumentasi selama kegiatan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Kebijakan tersebut memantik kekecewaan dari sejumlah wali murid. Mereka mengaku heran dan kecewa lantaran tidak diperbolehkan merekam ataupun memotret penampilan anak mereka sendiri saat tampil mewakili sekolah dalam ajang resmi pemerintah tersebut.

Tak hanya orang tua siswa, awak media yang hadir untuk melakukan peliputan juga disebut mendapat pembatasan dalam pengambilan gambar dan dokumentasi. Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, sebab kegiatan pendidikan yang menggunakan fasilitas pemerintah dan dibiayai negara seharusnya menjunjung keterbukaan informasi publik.

Hingga polemik ini mencuat, belum terlihat adanya penjelasan resmi maupun aturan tertulis yang menjadi dasar larangan dokumentasi terhadap wartawan dan orang tua siswa. Kondisi itu memicu dugaan adanya keputusan sepihak panitia di lapangan tanpa landasan yang jelas.

BACA LAINNYA  Sa.Jiwa Fest 2026 Siap Suguhkan Festival Musik Lebih Megah dan Spektakuler

Ketua DPD IWO Indonesia Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, Dpt. Doni Efendi, mengecam keras sikap panitia yang dinilai berlebihan dan mencederai prinsip keterbukaan publik.

“Ini kegiatan pendidikan, bukan kegiatan tertutup atau rahasia. Sangat disayangkan jika wartawan dan bahkan orang tua siswa sendiri dilarang mengambil dokumentasi. Kebijakan seperti ini justru menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” tegas Doni Efendi.

Menurutnya, jika memang ada aturan resmi dari Dinas Pendidikan terkait larangan dokumentasi, maka aturan tersebut harus disampaikan secara terbuka kepada publik, bukan hanya disampaikan secara lisan di lapangan.

“Kalau ada regulasi, tunjukkan secara terbuka. Jangan sampai publik menilai ada sesuatu yang sengaja ditutupi. Apalagi media hadir untuk menjalankan fungsi kontrol sosial dan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Bidpropam Polda Jambi Gelar Gaktiblin di Polres Muaro Jambi, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel

Doni juga menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi undang-undang dan tidak boleh dihalangi selama dilakukan sesuai etika dan tidak mengganggu jalannya kegiatan.

“Pers bekerja berdasarkan Undang-Undang Pers. Selama wartawan menjalankan tugas secara profesional, tidak ada alasan untuk melarang peliputan. Jangan sampai muncul kesan anti kritik dan anti transparansi dalam kegiatan pendidikan,” tambahnya.

Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh segera memberikan klarifikasi resmi agar polemik tidak semakin liar dan menimbulkan penilaian negatif terhadap pelaksanaan FLS2N Tahun 2026.

“Dinas Pendidikan harus segera menjelaskan kepada publik apakah larangan itu memang instruksi resmi atau hanya kebijakan oknum panitia. Jangan biarkan polemik ini berkembang dan mencoreng dunia pendidikan di Kota Sungai Penuh,” tutupnya.

DEWI WILONNA

Share :

Baca Juga

Berita

Lewat Khotmil Qur’an, Polres Sarolangun Ajak Anggota Lebih Memahami Agama

Berita

Jelang Dirgahayu TNI, Korem 042 Gapu Gelar Olahraga Bersama, Baksos dan Bakti Kesehatan

Berita

Piala Bergilir Apdesi Cup 1 Aceh Timur Sukses, H Fachrul Razi Sumbang 15 Juta untuk Juara 1

Berita

Razia Barang – Barang Yang Dilarang, Lapas IIA Jambi Geledah Badan dan Barang di Blok Hunian

Berita

Kakek 78 Tahun Hilang di Perkebunan Kayu Manis, Basarnas Pos SAR Kerinci Turunkan Tim Pencarian

Berita

Gelar Apel Bersama Awal Tahun 2025, Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Sampaikan 8 Pesan

Berita

Pererat Silaturahmi dan Sinergitas dengan Forkopimda Danrem 042/Gapu Berkunjung ke Kantor Kejati Provinsi Jambi

Berita

Cegah Guantibmas, Sat Samapta Polres Aceh Tamiang Tingkatkan Patroli Dialogis Jalan Kaki