Aceh Timur, Saya, Azhari M Nur Haji Maop, Anggota DPR Aceh dari Dapil Aceh Timur Fraksi Partai Aceh, dengan ini menyampaikan sikap tegas dan terbuka kepada Pemerintah Aceh agar MENOLAK perpanjangan kontrak Blok A yang dikelola oleh Medco E&P Malaka.
Sudah bertahun-tahun Blok A beroperasi di tanah Aceh Timur, namun kontribusi nyata Medco terhadap perekonomian daerah hampir tidak dirasakan oleh masyarakat. Tidak ada dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat, penciptaan lapangan kerja lokal yang bermartabat, maupun pertumbuhan ekonomi daerah secara berkeadilan.
Bahkan dalam kondisi darurat seperti bencana banjir, bantuan yang diberikan Medco kepada masyarakat tidak berbeda dengan bantuan perusahaan-perusahaan skala lokal di Aceh Timur. Ini sangat tidak sebanding dengan keuntungan besar yang diambil dari sumber daya alam Aceh, khususnya dari wilayah Aceh Timur.
Aceh tidak boleh hanya menjadi daerah penghasil, sementara rakyatnya terus menjadi penonton dan korban. Perusahaan besar yang mengelola migas Aceh harus memberikan dampak ekonomi yang jelas, terukur, dan berpihak pada rakyat, bukan sekadar menjalankan kewajiban formal CSR.
Oleh karena itu, saya mendesak Pemerintah Aceh:
1. Menolak perpanjangan kontrak Blok A Medco E&P Malaka.
2. Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang diterima Aceh Timur selama Medco beroperasi.
3. Menjadikan kepentingan rakyat Aceh sebagai dasar utama dalam setiap keputusan pengelolaan migas ke depan.
Ini bukan sikap anti-investasi, tetapi sikap pro-rakyat Aceh. Migas Aceh harus dikelola untuk kemakmuran masyarakat Aceh, bukan hanya untuk kepentingan korporasi.
Tim











