Persiapan Operasi Ketupat 2026 , Polres Tanjab Barat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral  Berkah Ramadhan: PetroChina Serahkan Dua Unit Rumah Dinas untuk Kodim 0419/Tanjab Polres Tanjab Barat Gelar Sosialisasi Call Center 110 di Festival Arakan Sahur Ramadhan 1447 Hijriah  Apresiasi Pemda Tanjab Barat atas Peluncuran Layanan Call Center 110 oleh Polri Dukung Swasembada Pangan 2026, Polres Tanjab Barat Gelar Penanaman Jagung Serentak

Home / Berita

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:11 WIB

Polsek Sungai Penuh Turun Tangan Kasus Pencurian di Kincay Plaza, Waka Polsek Minta CCTV dan Evaluasi Keamanan

 

SUNGAI PENUH – Terkait peristiwa pencurian yang terjadi di Kincay Plaza lantai dua dan mengakibatkan seorang pedagang gorengan mengalami kerugian berupa hilangnya dua tabung gas elpiji 3 kilogram, jajaran Polsek Kota Sungai Penuh, Polres Kerinci, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.

 

Peristiwa pencurian yang terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026 tersebut langsung mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian. Pada Rabu, 11 Februari 2026, personel Polsek Kota Sungai Penuh turun langsung ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan awal dan pengumpulan keterangan.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Kota Sungai Penuh, IPDA Adi Wijaya, didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Firman serta Aiptu Benny. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), berdialog dengan pedagang yang menjadi korban, serta menghimpun informasi dari sejumlah saksi di sekitar area Kincay Plaza.

 

Wakapolsek Kota Sungai Penuh, IPDA Adi Wijaya, mengatakan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

 

“Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan kronologi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi. Kejadian ini menjadi perhatian serius kami karena menyangkut keamanan para pedagang dan kenyamanan masyarakat yangw beraktivitas di Kincay Plaza,” ujar IPDA Adi Wijaya.

BACA LAINNYA  Pelatihan Petugas Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2025

 

Lebih lanjut, IPDA Adi Wijaya juga menekankan pentingnya peran pihak pengelola dan instansi terkait dalam meningkatkan sistem keamanan di kawasan tersebut. Ia secara tegas meminta agar segera dipasang kamera pengawas atau CCTV, khususnya di area lantai dua yang dinilai masih rawan tindak kriminal.

 

“Kami berharap pihak terkait dapat segera memasang CCTV, terutama di lantai dua Kincay Plaza. Keberadaan CCTV sangat penting sebagai langkah pencegahan sekaligus memudahkan proses penyelidikan apabila terjadi tindak pidana,” tegasnya.

 

Selain itu, IPDA Adi Wijaya juga menyoroti sistem keamanan malam hari yang selama ini masih dibebankan kepada para pedagang. Menurutnya, perlu adanya perhatian khusus agar biaya ronda malam tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pedagang kecil.

 

“Kami juga mendorong agar biaya ronda malam bisa dianggarkan secara resmi untuk pihak keamanan. Saat ini biaya ronda masih dibebankan kepada pedagang, dan ini perlu dicarikan solusi agar sistem keamanan bisa berjalan lebih maksimal dan berkeadilan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Zarman Efendi selaku Pembina Aliansi Wartawan dan LSM Bumi Kerinci sekaligus Pembina Wartawan Indonesia Maju turut angkat bicara menanggapi kasus pencurian tersebut. Ia menilai kejadian ini harus menjadi evaluasi bersama, khususnya bagi pengelola Kincay Plaza dan pihak-pihak terkait.

BACA LAINNYA  Pasca Penyerangan di SMAN 6 Kota Jambi oleh SMKN 3, Polisi Amankan 23 Pelajar

 

“Peristiwa ini jangan dianggap sepele. Pencurian yang merugikan pedagang kecil menunjukkan masih lemahnya sistem pengamanan di Kincay Plaza, khususnya di lantai dua. Ini perlu menjadi perhatian serius semua pihak,” ujar Zarman Efendi.

 

Zarman Efendi juga mendukung langkah Polsek Kota Sungai Penuh yang turun langsung ke lokasi serta mendorong adanya peningkatan fasilitas keamanan.

 

“Kami sangat mengapresiasi respon cepat pihak kepolisian. Namun ke depan, pengelola plaza dan instansi terkait harus segera mengambil langkah konkret, seperti pemasangan CCTV dan penguatan sistem keamanan malam hari, agar para pedagang merasa aman dan terlindungi,” katanya.

 

Ia juga menegaskan bahwa beban biaya keamanan yang selama ini ditanggung pedagang perlu ditinjau ulang.

 

“Tidak seharusnya biaya ronda malam sepenuhnya dibebankan kepada pedagang. Perlu ada anggaran khusus atau kebijakan yang lebih adil, sehingga keamanan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pedagang kecil,” tegas Zarman.

 

Dengan adanya perhatian dari pihak kepolisian serta dukungan dari unsur wartawan dan LSM, diharapkan kasus pencurian di Kincay Plaza dapat segera terungkap, sekaligus menjadi momentum perbaikan sistem keamanan demi menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Share :

Baca Juga

Berita

Perintah Desa Sama Dua Mengelar Acara Musrembang

Berita

Grand Opening, Klinik Pratama 16 Medika Beri Promo Menarik dengan Layanan Prima dan Biaya Tindakan Rendah

Berita

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 100 Kg Narkoba Jenis Sabu di Aceh Utara

Berita

Warga Batanghari Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Seorang Pria Di Semak – Semak Pinggir Jalan

Berita

Menyambut Bulan Suci Ramadhan Masyarakat Dusun Lingkar Nago Menyalakan Cahaya Seribu Obor 

Berita

Tingkatkan Pelindungan Konsumen, Satgas Pasti Lakukan Soft Launching Indonesia Anti-scam Centre (Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan)

Berita

Babinsa Tahtul Yaman Berikan Bantuan dalam Pembangunan Rumah Warga

Berita

Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda, Kapolres Aceh Timur Bangkitkan Semangat Pemuda Dalam Memajukan Daerah.