Baitul Mal Aceh Timur Silaturahmi ke Bupati, Bahas Kemajuan Daerah dan Bantuan Rumah bagi Warga Kurang Mampu Dandim 0419/Tanjab Resmikan Mess Prajurit, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kenyamanan Babinsa Karhutla Londerang Kembali Ditinjau, Danrem 042/Gapu Dan Gubernur Jambi Pastikan Pemadaman Dan Pendinginan Terus Dilakukan Tempati Rumah Dinas, Kapolres Aceh Timur Dipeusijuk Abu Keude Dua dan Santuni Anak Yatim Gas Miliki Honda BeAT Sporty! Ada Diskon Angsuran hingga Rp1,75 Juta

Home / Berita

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:11 WIB

Polsek Sungai Penuh Turun Tangan Kasus Pencurian di Kincay Plaza, Waka Polsek Minta CCTV dan Evaluasi Keamanan

 

SUNGAI PENUH – Terkait peristiwa pencurian yang terjadi di Kincay Plaza lantai dua dan mengakibatkan seorang pedagang gorengan mengalami kerugian berupa hilangnya dua tabung gas elpiji 3 kilogram, jajaran Polsek Kota Sungai Penuh, Polres Kerinci, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat.

 

Peristiwa pencurian yang terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026 tersebut langsung mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian. Pada Rabu, 11 Februari 2026, personel Polsek Kota Sungai Penuh turun langsung ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan awal dan pengumpulan keterangan.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolsek Kota Sungai Penuh, IPDA Adi Wijaya, didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Firman serta Aiptu Benny. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), berdialog dengan pedagang yang menjadi korban, serta menghimpun informasi dari sejumlah saksi di sekitar area Kincay Plaza.

 

Wakapolsek Kota Sungai Penuh, IPDA Adi Wijaya, mengatakan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

 

“Kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan kronologi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi. Kejadian ini menjadi perhatian serius kami karena menyangkut keamanan para pedagang dan kenyamanan masyarakat yangw beraktivitas di Kincay Plaza,” ujar IPDA Adi Wijaya.

BACA LAINNYA  Pjs. Gubernur Sudirman Pantau Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Muaro Jambi

 

Lebih lanjut, IPDA Adi Wijaya juga menekankan pentingnya peran pihak pengelola dan instansi terkait dalam meningkatkan sistem keamanan di kawasan tersebut. Ia secara tegas meminta agar segera dipasang kamera pengawas atau CCTV, khususnya di area lantai dua yang dinilai masih rawan tindak kriminal.

 

“Kami berharap pihak terkait dapat segera memasang CCTV, terutama di lantai dua Kincay Plaza. Keberadaan CCTV sangat penting sebagai langkah pencegahan sekaligus memudahkan proses penyelidikan apabila terjadi tindak pidana,” tegasnya.

 

Selain itu, IPDA Adi Wijaya juga menyoroti sistem keamanan malam hari yang selama ini masih dibebankan kepada para pedagang. Menurutnya, perlu adanya perhatian khusus agar biaya ronda malam tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pedagang kecil.

 

“Kami juga mendorong agar biaya ronda malam bisa dianggarkan secara resmi untuk pihak keamanan. Saat ini biaya ronda masih dibebankan kepada pedagang, dan ini perlu dicarikan solusi agar sistem keamanan bisa berjalan lebih maksimal dan berkeadilan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Zarman Efendi selaku Pembina Aliansi Wartawan dan LSM Bumi Kerinci sekaligus Pembina Wartawan Indonesia Maju turut angkat bicara menanggapi kasus pencurian tersebut. Ia menilai kejadian ini harus menjadi evaluasi bersama, khususnya bagi pengelola Kincay Plaza dan pihak-pihak terkait.

BACA LAINNYA  Kapolresta Jambi Buka Latnis dan Latja Siswa SIP Angkatan 52 Tahun 2023

 

“Peristiwa ini jangan dianggap sepele. Pencurian yang merugikan pedagang kecil menunjukkan masih lemahnya sistem pengamanan di Kincay Plaza, khususnya di lantai dua. Ini perlu menjadi perhatian serius semua pihak,” ujar Zarman Efendi.

 

Zarman Efendi juga mendukung langkah Polsek Kota Sungai Penuh yang turun langsung ke lokasi serta mendorong adanya peningkatan fasilitas keamanan.

 

“Kami sangat mengapresiasi respon cepat pihak kepolisian. Namun ke depan, pengelola plaza dan instansi terkait harus segera mengambil langkah konkret, seperti pemasangan CCTV dan penguatan sistem keamanan malam hari, agar para pedagang merasa aman dan terlindungi,” katanya.

 

Ia juga menegaskan bahwa beban biaya keamanan yang selama ini ditanggung pedagang perlu ditinjau ulang.

 

“Tidak seharusnya biaya ronda malam sepenuhnya dibebankan kepada pedagang. Perlu ada anggaran khusus atau kebijakan yang lebih adil, sehingga keamanan menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pedagang kecil,” tegas Zarman.

 

Dengan adanya perhatian dari pihak kepolisian serta dukungan dari unsur wartawan dan LSM, diharapkan kasus pencurian di Kincay Plaza dapat segera terungkap, sekaligus menjadi momentum perbaikan sistem keamanan demi menciptakan rasa aman dan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Merangin Pimpin Langsung Konferensi Pers TPPO dan Amankan Dua Pelaku 

Berita

Night Fun Run BPTD Jambi : Ajang Pengenalan PKJ Provinsi Jambi Tahun 2024 dan Edukasi Lalu Lintas

Berita

Tim Rajawali Satreskrim Polres Muaro Jambi Meringkus Satu Pelaku penjual Judi Togel.

Berita

Lapuanja Ikuti Rakor Evaluasi dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Kanwil Kemenkumham Jambi

Berita

Hadiri Sertijab Bupati Muaro Jambi, Gubernur Al Haris Tekankan Sinkronisasi Program Pembangunan

Berita

Pastikan Situasi Kondusif Jelang Pilkada Serentak, Babinsa Koramil 417-01/GK melaksanakan Patroli

Berita

Natal Bersama Polda Jambi dan Korem 042 Gapu, Kapolda Ajak Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat yang Humanis

Berita

Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Jambi