Menyalakan Kembali Harapan, 209 Pasien Jalani Operasi Katarak Tzu Chi Sinar Mas di Jambi Isu Narkoba dan Fasilitas Khusus Napi Mencuat, Kalapas Idi Buka Suara ISPU Tembus 158 Tidak Sehat, Kasus ISPA di Kerinci Mengalami Kenaikan Malam Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Sinergi Pemkab dan Polres Diperkuat Safari Jumat di Dusun Mudo, Bupati Anwar Sadat Serahkan Berbagai Bantuan untuk Masyarakat

Home / Berita

Jumat, 11 September 2026 - 21:21 WIB

Sampah 5,5 Ton per Hari, Wabup Katamso Dorong Sampah Jadi Bernilai Ekonomi

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., mendorong sampah tidak hanya dikumpulkan dan diangkut, tetapi diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.

Hal itu disampaikan Katamso saat menghadiri Bimbingan Teknis Pengurangan Sampah dan Pembinaan Kelompok Masyarakat di Hotel Masakini Syariah Kuala Tungkal, Kamis (10/9/2026).

Katamso menyebut, pertumbuhan ekonomi daerah sekitar 5,21 persen turut berdampak pada peningkatan timbulan sampah yang diperkirakan mencapai 5,5 ton per hari. Sementara sampah yang tertangani baru sekitar 33 persen.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perubahan pola pengelolaan melalui konsep ekonomi sirkular, sehingga sampah dapat dimanfaatkan kembali dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

BACA LAINNYA  Gunakan Seragam Polisi, Anak TK Al Ikhlas Karang Anyar Diberikan Materi Tugas Kerja Brimob di Lapangan

“Pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada pengumpulan dan pengangkutan, tetapi dapat dikembangkan menjadi bagian dari ekonomi sirkular,” ujar Katamso.

Ia mencontohkan pengolahan sampah menjadi paving block yang telah dilakukan masyarakat di Tanjab Barat. Keberhasilan tersebut dinilai membuktikan bahwa sampah dapat menjadi sumber nilai ekonomi jika didukung pengelolaan dan sarana yang memadai.

Pemkab Tanjab Barat pun masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat berupa mesin pemilah, mesin pencacah, dan fasilitas pengolahan sampah lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup turut menyerahkan bantuan motor roda tiga untuk mendukung operasional pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

Pemkab juga menyiapkan pembangunan depo sampah di kawasan pintu masuk Kuala Tungkal, sekitar terminal, guna memperbaiki sistem pengumpulan dan pengangkutan sampah.

BACA LAINNYA  Kasus Penganiayaan Maut Warga Koto Tebat, Keluarga Korban Minta Proses Hukum Ditegakkan

Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKB Dapil Jambi Elpisina, S.Sos., M.Si., yang membuka kegiatan, menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama.

Ia mendorong pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan bersinergi menangani persoalan sampah mulai dari tingkat paling bawah.

Elpisina juga berharap kegiatan bimtek tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi menghasilkan langkah nyata yang diterapkan masyarakat.

Dengan penguatan sarana dan keterlibatan masyarakat, Pemkab Tanjab Barat menargetkan pengelolaan sampah dapat semakin mandiri, bernilai ekonomi, dan berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Berita

Bantah Keterlibatan Peredaran Narkoba di Lapas, Kadivas Kemenkumham Jambi: Kita Siap Bersinergi Jika Ditemukan 

Berita

Dit Intelkam Polda Jambi Gandeng Dinas Pendidikan Mereduksi Kenakalan Remaja

Berita

Kembali Cetak Sejarah, Pebalap Binaan Astra Honda Juara di ETC Prancis

Berita

Kapolresta Jambi Paparkan Capaian Kinerja 2025, Kriminalitas Menurun dan Pengungkapan Kasus Meningkat

Berita

Cek Harga Pagan, polres kerinci Pastikan Harga Bahan Pokok Aman dan Tegaskan tidak ada Penimbunan

Berita

Hesti Haris: Budaya Harus Dijaga, Dikenalkan, dan Diwariskan

Berita

Arungi Banjir, Wakapolda Jambi Bersama Karo Ops dan Dansat Brimob Lakukan Evakuasi dan Berikan Bantuan Sembako di Kerinci

Berita

Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI ke Polda Jambi, Apresiasi Penanganan Kasus dan Penguatan Sinergi Pendidikan