Setahun Setelah Dikerjakan, Proyek Rabat Beton 2024 di Tebo Jadi Temuan BPK Rp451 Juta 5 Hari Buron, Pelaku Curanmor di Tanjab Barat Akhirnya Diciduk Satresnarkoba Tanjab Barat Amankan 2 Terduga Pengedar Sabu, Bandar Masih Buron Di Lapangan, Lokasi Pembangunan Gedung Paud Tanpa Papan Informasi Wisuda ke 23 Sukses, Dona Elvia Desi Harap Sarjana STIE Sakti Alam Kerinci bisa Memajukan Ekonomi Daerah 

Home / Berita

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:54 WIB

Setahun Setelah Dikerjakan, Proyek Rabat Beton 2024 di Tebo Jadi Temuan BPK Rp451 Juta

TEBO – Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2025 terkait kekurangan volume pada empat paket pekerjaan jalan rabat beton di Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo pada tahun 2024 lalu, hingga kini masih menjadi perhatian.

Berdasarkan LHP BPK, ditemukan kekurangan volume pekerjaan pada empat paket pembangunan jalan rabat beton dengan total nilai mencapai Rp451 juta. Temuan tersebut berasal dari pekerjaan Rabat Beton Jalan Lingkungan Desa Sungai Jernih, Desa Olak Kemang, Desa Bangun Seranten, dan Desa Tambun Arang, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu (13/6/2026), mantan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tebo, Eryanto mengaku tidak mengikuti secara rinci perkembangan penyelesaian temuan tersebut.

BACA LAINNYA  Pemkab Tanjab Barat Siapkan Pengamanan Optimal untuk Idulfitri 1447 Hijriah

Namun demikian, Eryanto menyebut bahwa sepengetahuannya pihak kontraktor telah melakukan pembayaran secara bertahap atas temuan yang direkomendasikan oleh BPK.

“Secara persis saya tidak mengikuti, tapi yang kontraktor sudah angsur,” tulis Eryanto dalam pesan singkatnya.

Sebagaimana diketahui, temuan BPK tersebut terdiri dari kekurangan volume pekerjaan pada Pembangunan Jalan Rabat Beton Jalan Lingkungan Dalam Desa Sungai Jernih sebesar Rp71.011.082, pekerjaan di Desa Olak Kemang sebesar Rp97.045.775, pekerjaan di Bangun Seranten sebesar Rp127.039.335, serta pekerjaan di Desa Tambun Arang sebesar Rp156.240.330,43.

BACA LAINNYA  Ditinggal Ngantar Anak ke Sekolah, Satu Rumah di Kota Jambi Terbakar, Diduga Karena Ini

Total kekurangan volume dari empat paket pekerjaan tersebut mencapai Rp451.336.522,43 dan menjadi bagian dari rekomendasi yang harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum diperoleh informasi lebih lanjut mengenai jumlah yang telah disetorkan oleh kontraktor, sisa kewajiban yang masih harus dipenuhi, maupun status akhir penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK atas temuan tersebut.

Pernyataan Eryanto menjadi salah satu keterangan terkait perkembangan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, sementara publik masih menunggu informasi resmi mengenai realisasi pengembalian dan penyelesaian rekomendasi atas temuan kekurangan volume pekerjaan tersebut.

Share :

Baca Juga

Berita

Bakamla RI Gelar Open Donasi untuk Korban Bencana di Sumatra

Berita

Tertimpa Musibah Kebakaran, Kades Betung Berdarah Barat Turun Langsung Berikan Bantuan ke Warga

Berita

Wujudkan Rumah Layak Huni, TMMD Kodim Kerinci mulai Pasang Pondasi untuk RTLH  ‎

Berita

Lapas Kelas IIA Jambi Pastikan Pemberian Makanan Layak dan Bergizi bagi Warga Binaan

Berita

Lapas Tanjungbalai Asahan Gelar Upacara Penandatanganan Pakta Integritas

Berita

Ditpolairud Polda Jambi Laksanakan Pembinaan Tradisi Personel Baru

Berita

Mubeswil 1 IWO Provinsi Jambi Sukses Digelar, Erwin Majam Terpilih Secara Aklamasi

Berita

Atlet Pra POPNAS Provinsi Jambi Siap Ikuti Pertandingan