Perkuat Sinergitas, Polres Kerinci dan Kejaksaan Negeri Pererat Kolaborasi dalam Penegakan Hukum Bupati Tanjab Barat Panen Ikan Patin Hasil Budidaya WBP Lapas Kuala Tungkal di Bram Itam Kakanwil Ditjenpas Jambi Panen Raya di SAE Lapas Kuala Tungkal, Dukung Ketahanan Pangan Dugaan Penipuan Jual Beli Alat Berat: Korban Tempuh Jalur Hukum Pasca 7 Bulan Penantian DPMPTSP Sungai Penuh Permudah Perizinan Demi Dorong Investasi Daerah

Home / Berita

Jumat, 31 Oktober 2025 - 07:00 WIB

Turun ke Kabupaten Sarolangun dan Merangin, Satgas Pengendalian Harga Beras Lakukan Pengawasan dan Pasang Spanduk Sosialisasi HET

 

JAMBI – Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Provinsi Jambi kembali turun melakukan pengecekan harga dan stok beras di Dua Kabupaten yang ada di Provinsi Jambi, yaitu Sarolangun dan Merangin pada, Kamis (30/10/2025).

 

Satgas Pengendalian Harga Beras tersebut terdiri dari Asistensi Pembantu Pengawasan Wilayah Jambi Kombes Pol. Guntur Ariotejo, S.I.K., M.M, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Jambi Akbp Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K., Panit 1 Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi Akp Ayub B. Sinaga,S.H., S.I.K., M.H., Anggota Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, Bapanas Dit 31 NFA, Kasat Reskrim Polres Sarolangun, Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Panit 3 Subdit I Ditreskrimsus Polda Jambi Wahyu Seno Jatmiko, S.H., M.H., Perwakilan Bulog Jambi wilayah Merangin dan Sarolangun, Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Evi Yuliesman Koto, Perwakilan dari DKUKMPP Kabupaten Merangin, Enumerator dari DKP Ketahanan Pangan Kabupaten Merangin, Perwakilan DTPHP kabupaten Sarolangun, Perwakilan DPM PTSP kabupaten Sarolangun dan Perwakilan BPS Kabupaten Sarolangun.

 

Dalam kesempatan tersebut, Satgas Pengendalian harga beras mendatangi Toko UD ANDY (pemilik Shanti) yang terletak di Pasar atas Sarolangun yang mana dari hasil pengecekan tercatat Beras Premium: Rp 15.250/kg (merk Belida, Raja Platinum, BPS, Sania) dengab Stok sebanyak 300 kg dan Beras SPHP seharga Rp. 12.400/kg dengan Stok sebanyak 1.500 kg.

 

Selanjutnya pengecekan di Toko Bhakti (LO kHIAN FONG) terletak di Pasar Atas Sarolangun tercatat harga beras Premium Rp 15.200/kg (merk Belida, Raja Platinum), Beras Medium: Rp 14.000/kg (merk Raja Biru) dengan Stok sebanyak 4 ton.

BACA LAINNYA  Bentuk Perhatian dan Solidaritas, Alumni Seba PK Polri Tahun 1996/1997 Polda Jambi Serahkan Bantuan ke Keluarga Gugur saat Tugas

 

Usai dari Kabupaten Sarolangun, Satgas Pengendalian harga beras beranjak ke Kabupaten Merangin dengan mendatangi Ritel Modern Swalayan Melati, (pemilik CV. MELATI AMANAH BERKAH) PIC yang beralamat di Pematang Kandis Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

 

Dari hasil pengecekan tercatat harga Beras premium terendah Rp. 15.805/kg (Merek Naruto) dengan total stok 3.500 kg dan harga tertinggi Rp. 16.465/kg (Merek Anggur Kharisma).

 

Tidak sampai di situ saja, Satgas juga mendatangi Toko Pariangan, (pemilik Reni Marlina), yang beralamat di Pasar Atas Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin dengan hasil harga Beras premium terendah Rp. 15.100 /kg (Merek Dua Lele) dan harga tertinggi Rp. 15.200 per kg (Merk Belida), dengan stok 1.200 kg serta Beras SPHP Rp. 12.200,-/kg dengan stok 2.000 kg.

 

Selanjutnya, di Toko Anggun Jaya (Pemilik Ari) yang beralamat di Pasar Atas Kec. Bangko Kab. Merangin tercatat harga Beras Premium Rp. 15.200,-/kg (Merek belida ,naruto,kasih sayang ,dua lele) dengan Jumlah stok 1.000 kg dan harga Beras SPHP : Rp. 12.000,-/kg dengan stok 100 kg.

 

Asistensi Pembantu Pengawasan Wilayah Jambi Kombes Pol. Guntur Ariotejo saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dari hasil pengecekan di Kabupaten Sarolangun, tidak ditemukan disparitas harga jual dengan HET sedangkan di Kabupaten Merangin ada ditemukan Disparitas antara Harga jual dan HET.

BACA LAINNYA  Musorkab KONI Aceh Timur Bakal Digelar Pasca Even PON Aceh- Sumut

 

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia melalui Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus AKBP Hernawan Rizky menjelaskan adanya disparitas tersebut di Ritel Modern (Swalayan Melati) sebesar 6,9% dengan selisih Rp. 1.065,- dari HET, yang menurut pedagang hal ini disebabkan harga beli dari Distributor sudah tinggi dan belum teredukasinya pemilik terkait HET beras.

 

“ Untuk di wilayah Kabupaten Sarolangun, kita turut memasang Spanduk sosialisasi mengenai ketentuan HET Beras Premium, Medium dan SPHP sudah terpasang sebanyak 3 titik di Pasar Atas Sarolangun,” ujarnya.

 

Dan kita juga sudah dilakukan koordinasi dengan Dinas Pangan, Dinas Perdagangan dan BPS terkait pengambilan sampel harga di Kabupaten Sarolangun.

 

Sedangkan untuk di Kabupaten Merangin, Tim satgas Pengendali Harga Beras langsung memberikan edukasi terhadap pemilik toko mengenai HET Beras wilayah jambi (zona II).

 

“ Ritel Modern pemilik Swalayan Melati langsung mengindahkan arahan dan edukasi yang diberikan oleh tim satgas yaitu dengan menurunkan harga beras premium yang di jual dengan mengikuti HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (IR)

Share :

Baca Juga

Berita

Tabrakan Avanza vs Truk di Lintas Timur, Begini Kondisi Penumpangnya

Berita

Relasi Parpol Pengusung dan Presiden Yang Kuat Merupakan Perintah Konstitusi

Berita

Turunkan Tim, Kapolda Sumsel Ungkap Tewasnya Sopir Truk Ditembak Orang Tidak Dikenal 

Berita

Optimis Rebut Delapan Kursi di DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Ivan Wirata Hantarkan Langsung Berkas Pencalonan Caleg Partai Golkar 

Berita

Hutama Karya Pantau Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila Periode 28 Mei 2026

Berita

Yamaha Nmax Yang Makin Buat Bangga Pengendaranya

Berita

Pegawai Lapas Tanjungbalai Asahan Jalani Tes Urine

Berita

Puluhan Masa dari LSM Pedas Geruduk kantor DPRD Sungai Penuh, Desak Penanganan Tumpukan Yang Meresahkan Masyarakat