DPW Solidarity Squad Aceh Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA Transformasi Layanan Kesehatan Berbasis Digital: Babak Baru Pelayanan Kesehatan Taiwan Ceria Bersama Polisi, Anak-Anak TK Mutiara Ibu Belajar Tertib Berlalu Lintas di RTMC Polda Jambi Kapolda Aceh Puji Dedikasi Polisi Aceh Timur Tangani Banjir Haji Maop Pimpin DPW PA Aceh Timur, Warga Berharap Pemimpin Merakyat

Home / Berita

Minggu, 12 April 2026 - 10:04 WIB

Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polres Kerinci Amankan Dua Pelaku beserta Puluhan Jerigen Solar

KERINCI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan pengangkutan dan niaga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah hukum Polres Kerinci dan Kota Sungai Penuh pada Kamis (09/04/2026).

 

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang pelaku beserta barang bukti berupa puluhan jerigen BBM jenis Solar dan Pertalite.

 

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil menyampaikan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas pengangkutan BBM subsidi yang mencurigakan di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak.

 

“Mendapatkan informasi tersebut, Tim Unit Tipidter Satreskrim Polres Kerinci awalnya melakukan tangkap tangan terhadap pelaku RP (34) pada pukul 12.30 WIB. Saat itu, pelaku kedapatan mengangkut 5 jerigen BBM jenis Solar menggunakan satu unit mobil truk Mitsubishi Colt Diesel Canter dengan nomor polisi BH 1812 DI,” ungkapnya.

BACA LAINNYA  Wakapolri Beri Dukungan Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh Utara

 

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan berdasarkan hasil pengembangan di lapangan, petugas kemudian bergerak menuju sebuah kios di Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, milik pelaku S alias Pak Indah (53).

 

“Di lokasi tersebut, petugas menemukan gudang penyimpanan berisi 14 jerigen berisi BBM jenis Solar, 4 jerigen berisi BBM jenis Pertalite, 45 jerigen kosong yang digunakan untuk menampung BBM,” lanjutnya.

 

Saat dimintai keterangan, Pelaku S diduga mendapatkan BBM tersebut dari SPBU yang berada di depan kiosnya. Modus yang digunakan adalah membeli BBM secara berulang menggunakan sepeda motor (untuk Pertalite) dan memanfaatkan barcode UMKM (untuk Solar), kemudian menyalinnya ke dalam jerigen untuk dijual kembali secara ilegal.

BACA LAINNYA  Lapas Bireuen Salurkan Bantuan Sosial Tahap 7 Dari Kanwil Ditjenpas Aceh Kepada Pengungsi Banjir Desa Blang Panjoe.

 

“Saat ini, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Kerinci untuk proses penyidikan lebih lanjut. Adapun total BBM yang disita mencapai ratusan liter yang dikemas dalam jerigen kapasitas 30 liter,” sambung Kapolres.

 

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perpu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

 

Polres Kerinci berkomitmen untuk terus mendalami kasus ini, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak SPBU, pengecekan rekaman CCTV, serta berkoordinasi dengan Ahli dari BPH Migas guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

(Humas Polres Kerinci)

Responsif, Transparan, Akuntabel

Share :

Baca Juga

Berita

AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto Terima Medali PMI, Polisi Relawan Kemanusiaan dari Jambi

Berita

Patroli Samapta Presisi Halau Balap Liar, Lihat Aksi Humanisnya 

Berita

Keputusan Bijak Demi Rakyat Aceh, Zulfahmi: Fokus Baru untuk Pemulihan dan Pembangunan 

Berita

Wujud Transformasi Digital Pelayanan Lalu Lintas, Ditlantas Polda Jambi Siapkan Pusat Kendali Lalu Lintas Modern RTMC

Berita

Bangun Sinergitas, Serma Yoga Eka Lakukan Komsos dengan Staf Kelurahan Jelmu

Berita

Jalin Silaturahmi dan Pantau Keamanan Wilayah, Ini Pesan Babinsa kepada Warga

Berita

Banjir Hadiah dan Doorprize, Warga Teratai Gelar Berbagai Lomba selama Dua Pekan Meriahkan HUT ke 80 RI

Berita

Masyarakat Berhati-hati penipuan berkedok investasi, ini himbauan Polres Kerinci