SUNGAI PENUH – Puncak akhir dari kabut asap yang melanda Wilayah Kota Sungai Penuh diprediksi hingga Bulan Oktober, jika tidak kembali ditemukan Titik Api atau Kebakaran Hutan dan Lahan baru baik di Wilayah Kota Sungai Penuh maupun di Wilayah tetangga.
Sehubungan dengan hal ini, masyarakat diminta untuk selalu menjaga Lingkungan sekitar, mengonsumsi makanan bergizi dan selalu memeriksa Kesehatan jika terjadi gejala Penyakit ISPA.
Walikota Sungai Penuh Alfin mengatakan untuk mengantisipasi dampak buruk kualitas udara, pihaknya meminta untuk seluruh Lapisan masyarakat agar rutin menjaga Kesehatan diri dan Keluarga.
“Tetap konsisten mengonsumsi makanan bergizi serta mengurangi Aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak dan memeriksa kesehatan di Faskes terdekat jika terjadinya Gejala Penyakit Ispa,” himbau Alfin, Jum’at (2/10/2026)
Hingga saat ini dalam sepekan terakhir kondisi Cuaca di Kota Sungai Penuh kerap diguyur Hujan sedang hingga lebat pada sore maupun malam harinya. Hal tersebut sebagai salah satu faktor berkurangnya Kabut Asap yang terjadi di Kota Sungai Penuh.
“Seluruh Elemen Masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dalam menjaga Lingkungan agar tidak terjadi Karhutla, sehingga Fenomena Kabut Asap akan hilang di Kota Sungai Penuh dan Masyarakat dapat beraktivitas kembali secara Normal,” pungkasnya. (DW/RED)











