Saat Sidak Di Pasar Villa Kenali, Kapolsek Kota Baru Dapati Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun.  Gubernur Al Haris Gelar Rapat Optimalisasi Angkutan Batubara Melalui Sungai Sambut Tahun Baru 2024, Yamaha Luncurkan LEXi LX 155 “Simple but MAXi” Gubernur Al Haris: Gelar Adat Bentuk Apresiasi Terhadap Kontribusi Anak Negeri Jambi Polres Tanjab Timur Musnahkan Barang Bukti Narkotika jenis Sabu Seberat 3,310 Gram

Home / Peristiwa

Minggu, 22 Mei 2022 - 21:03 WIB

Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah

Bidik Indonesia News, KUALA BETARA – Bunga Raflesia atau dikenal dengan sebutan Bunga Bangkai itu muncul dan tumbuh segar di RT 02, Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang membuat heboh masyarakat sekitar.

Bunga flora khas Provinsi Bengkulu ini pertama kali ditemukan di pekarangan rumah Ketua RT 02 Desa Suak Labu, Ali, bunga itu berbau bangkai yang menyengat.

Istri Ali, Muslikah mengatakan suaminya pertama kali menemukan bunga bangkai itu pada Rabu (18/5/22) lalu.

Saat itu kata dia, suaminya akan mengambil plastik untuk membuang sampah. Namun, saat itu melihat ada bunga bangkai sudah tumbuh besar.

BACA LAINNYA  Kakanwil Kemenkumham Jambi Hadiri Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni HBP Ke-59 Melalui Zoom Meeting

“Awalnya saya gak percaya ketika suami ngasih tau. Saya kira tanaman bunga yang saya tanam. Ternyata Bunga Bangkai itu,” katanya, Sabtu (21/5/22).

Dijelaskan, bunga tersebut selalu mengeluarkan bau bangkai yang menyengat saat sore hari hingga pagi hari.

“Kalau jam 5 sore bauk sudah macam bauk bangkai sampai malam sampai pagi,” ujarnya.

Menurutnya, setelah bunga itu viral banyak masyarakat datang ke rumahnya untuk melihat bunga bangkai itu. Masyarakat yang datang itu datang dari berbagai tempat.

“Ada yang dari Tungkal dan sekitarnya kesini. Makanya itu saya kasih pagar kabal biar ga rusak,” ucapnya.

BACA LAINNYA  Ketua PD FSPTI Angkat Bicara Terkait Pernyataan PJ Bupati Tebo

Saat ini kata dia, bunga itu sudah mulai layu. Tempat dimana bunga itu keluar merupakan tempat pembuangan sampah dan kulit pinang.

“Makanya agak cekung karna tanahnya di ambil untuk tanaman cabai kan bagus bekas bakaran,” tutupnya

Sementara itu, pengunjung bunga bangkai, Muhamad Yasak mengatakan baru pertama kali melihat bunga tersebut.

Makanya, kata dia dirinya datang ke lokasi untuk memastikan keberadaan bunga yang menjadi endemik Provinsi Bengkulu.

“Baru pertama seumur hidup lihat bunga ini, sayang pas kesini sudah mulai agak layu ini,” tandasnya.(Red) 

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Mobil Toyota Vs Mobil Suzuki Carry Pick up, 1 Orang Meninggal Dunia

Berita

Kebakaran di Teluk Nilau, 4 Rumah Hangus Rata – Rata Milik Petani

Peristiwa

Tebing Longsor Nyaris Seret Rumah Warga Senaung ke Sungai Batanghari

Peristiwa

Tim SAR Jambi Jemput ABK Yang Selamat Ditemukan Nelayan

Peristiwa

Bhayangkari Peduli, Ketua Bhayangkari Cabang Kerinci dan Pengurus Berikan Bantuan Sembako ke Masyarakat Terdampak Banjir 

Hukrim

Terbakar Cemburu, Seorang Pria Bacok Kepala Rekan Pacarnya Sendiri

Peristiwa

Arus Balik Idul Fitri 1443 H, Ini Pesan Kasat Lantas 

Peristiwa

Seorang Pria Nipah Panjang diTemukan Tewas Gantung Diri, Pihak Keluarga Tidak Yakin