2 Pelaku Penipuan Dengan Modus Jual Kendaraan di FB Berhasil Dibekuk Polisi Perkuat Humas, Dirjenpas Luncurkan Grand Strategy Komunikasi Humas Pemasyarakatan dan 50 UPT Percontohan Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Danrem 042/Gapu : Jadikan Momentum Hari Pahlawan Untuk Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa Kapolsek Bahar Selatan dan Sungai Gelam Polres Muaro Jambi Dimutasi Jalan Poros Sungai Bahar Rusak Parah, Masyarakat Minta Pemerintah Segera Perbaiki

Home / Peristiwa

Minggu, 22 Mei 2022 - 21:03 WIB

Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah

Bidik Indonesia News, KUALA BETARA – Bunga Raflesia atau dikenal dengan sebutan Bunga Bangkai itu muncul dan tumbuh segar di RT 02, Desa Suak Labu, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang membuat heboh masyarakat sekitar.

Bunga flora khas Provinsi Bengkulu ini pertama kali ditemukan di pekarangan rumah Ketua RT 02 Desa Suak Labu, Ali, bunga itu berbau bangkai yang menyengat.

Istri Ali, Muslikah mengatakan suaminya pertama kali menemukan bunga bangkai itu pada Rabu (18/5/22) lalu.

Saat itu kata dia, suaminya akan mengambil plastik untuk membuang sampah. Namun, saat itu melihat ada bunga bangkai sudah tumbuh besar.

BACA LAINNYA  Tabrak Mobil Innova, Dua Remaja Asal Sungai Kapas Merangin Tewas

“Awalnya saya gak percaya ketika suami ngasih tau. Saya kira tanaman bunga yang saya tanam. Ternyata Bunga Bangkai itu,” katanya, Sabtu (21/5/22).

Dijelaskan, bunga tersebut selalu mengeluarkan bau bangkai yang menyengat saat sore hari hingga pagi hari.

“Kalau jam 5 sore bauk sudah macam bauk bangkai sampai malam sampai pagi,” ujarnya.

Menurutnya, setelah bunga itu viral banyak masyarakat datang ke rumahnya untuk melihat bunga bangkai itu. Masyarakat yang datang itu datang dari berbagai tempat.

“Ada yang dari Tungkal dan sekitarnya kesini. Makanya itu saya kasih pagar kabal biar ga rusak,” ucapnya.

BACA LAINNYA  1 Siswa Meninggal Dalam Kecelakaan, Kapolda Jambi Siap Antar Jenazah Ke Daerah Asal

Saat ini kata dia, bunga itu sudah mulai layu. Tempat dimana bunga itu keluar merupakan tempat pembuangan sampah dan kulit pinang.

“Makanya agak cekung karna tanahnya di ambil untuk tanaman cabai kan bagus bekas bakaran,” tutupnya

Sementara itu, pengunjung bunga bangkai, Muhamad Yasak mengatakan baru pertama kali melihat bunga tersebut.

Makanya, kata dia dirinya datang ke lokasi untuk memastikan keberadaan bunga yang menjadi endemik Provinsi Bengkulu.

“Baru pertama seumur hidup lihat bunga ini, sayang pas kesini sudah mulai agak layu ini,” tandasnya.(Red)¬†

Share :

Baca Juga

Merangin

Tabrak Mobil Innova, Dua Remaja Asal Sungai Kapas Merangin Tewas

Peristiwa

Lakalantas di KM 99 Muara Papalik Tewaskan Sopir Truk

Peristiwa

Dirlantas Polda Jambi : Penumpang Yang Datang Pada Arus Mudik Lebih Besar Dari Penumpang Yang Berangkat

Peristiwa

Lakalantas Maut di Pondok Meja Kembali Rengut Nyawa

Peristiwa

Dirlantas Polda Jambi : Tingkat Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Menurun Dari tahun Sebelumnya

Berita

Mobil Toyota Vs Mobil Suzuki Carry Pick up, 1 Orang Meninggal Dunia

Peristiwa

Tebing Longsor Nyaris Seret Rumah Warga Senaung ke Sungai Batanghari

Peristiwa

Seorang Pria Dewasa Ditemukan Tewas di Hotel Yello