TANJAB BARAT – Kualitas udara dampak Karhutla kian pekat di wilayah Tanjung Jabung Barat membuat pemerintah Kecamatan bergerak cepat.
Camat Pengabuan Ismail, S.Pd.I., M.H. bersama Polsek Pengabuan, DLH, Satpol PP dan perangkat desa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik pembuatan arang batok kelapa yang dinilai memperparah kondisi kualitas udara hasil dari asap pembakaran.
Sidak dilakukan Rabu (7/10/2026) di lokasi pembuatan arang batok kelapa di Parit 12 Desa Pudin.
Camat Pengabuan Ismail mengatakan, pembakaran arang batok tersebut menimbulkan asap tebal yang mengganggu permukiman warga, sehingga diminta untuk dihentikan sementara.
“Tadi sudah kami datangi supaya stop dulu aktivitas di Parit 12 dan dicari tempat yang jauh dari pemukiman,” tegas Ismail.
Tak hanya sidak arang batok, tim gabungan juga melakukan penertiban terhadap penggunaan badan jalan oleh pelaku usaha jual beli kelapa dalam di Pasar Desa Parit Pudin.
“Sidak kita lakukan di Desa Sei Baung, Karya Maju dan Desa Parit Pudin,” jelasnya.
Ia mengimbau kepada seluruh pelaku usaha, baik usaha kelapa dalam maupun pembakaran arang tempurung, agar mematuhi aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan permasalahan serta mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Usaha boleh jalan, tapi jangan sampai merugikan warga sekitar. Jaga lingkungan dan patuhi aturan,” pungkasnya.











