Kapolres Tanjab Barat Pimpin Pemasangan Bendera Merah Putih, Ajak Warga Cintai Tanah Air Perahu Pemancing Karam di Sungai Batanghari Tebo. 1 Remaja Meninggal Dunia, 2 Lainnya Masih Dicari Tim SAR Gabungan Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih Dua Pelajar Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional, Bupati Al-Farlaky Beri Dukungan dan Janjikan Reward SMC Tanjab Barat Apresiasi Slow Riding 2026: Perkuat Silaturahmi dan Safety Riding

Home / Berita

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pelindo Jambi Uji Respons Darurat Ancaman Bom, Gegana Brimob Dampingi Simulasi di Terminal Petikemas

Muaro Jambi- Ancaman terhadap keamanan pelabuhan dapat terjadi kapan saja. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi faktor utama dalam memastikan operasional tetap aman dan layanan kepada pengguna jasa tidak terganggu. Berangkat dari komitmen tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menggelar Drill HSSE Simulasi Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Ancaman Bom di Terminal Petikemas Pelindo Talang Duku, Kamis (6/8). Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan dan mendapat dukungan dari Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur KSOP Pelabuhan Kelas III Pelabuhan Talang Duku, KSKP Pelabuhan Talang Duku, Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi, Pemerintah Desa Talang Duku, serta Pelindo Jambi Group, yang terdiri atas PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT IPC Terminal Petikemas, PT Pelindo Jasa Maritim, PT Berkah Industri Mesin Angkat, MTI, dan JAI. Hadir pula Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jambi, Kompol Ginda J. Silalahi, beserta jajaran, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sistem keamanan dan keselamatan di kawasan pelabuhan.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi, Febrianto Zenny Sulistyo Hari Murti, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sekaligus memperkuat implementasi prinsip Governance, Risk, and Compliance (GRC) melalui peningkatan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat serta mempererat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

BACA LAINNYA  Wagub Sani Harap Bank Jambi Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Berikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat Jambi

“Melalui drill ini, kami melatih kesiapan Tim Tanggap Darurat dalam menghadapi kondisi darurat yang sesungguhnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menguji efektivitas SOP pengamanan yang telah diterapkan, sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh pekerja bahwa keselamatan, kesehatan kerja, dan keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan demikian, budaya K3 dan penerapan GRC tidak hanya menjadi kebijakan perusahaan, tetapi juga tercermin dalam setiap langkah mitigasi risiko yang kami lakukan,” ujar Febrianto.

Sebagai bagian dari kegiatan, peserta juga mendapatkan pembekalan dari jajaran Subden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi. AKP Yudianto, Kasubden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi, bersama Ipda Suwandi, Sibden 2 Jibom Sat Brimob Polda Jambi, memperkenalkan jenis-jenis ancaman bom, prinsip dasar penanganannya, serta langkah-langkah awal yang perlu dilakukan apabila ditemukan benda mencurigakan. Materi juga mencakup prosedur sederhana yang dapat diterapkan, baik di lingkungan perusahaan maupun di tengah masyarakat, hingga petugas berwenang melakukan penanganan lebih lanjut.

Usai pembekalan, Junior Manager HSSE PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi memberikan pengarahan teknis mengenai skenario yang akan dijalankan. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti simulasi penanganan ancaman bom di area Terminal Petikemas Pelindo Talang Duku, mulai dari penerimaan informasi adanya ancaman, aktivasi Tim Tanggap Darurat, proses evakuasi pekerja, pengamanan area, hingga penanganan objek mencurigakan oleh personel Jibom sesuai standar operasional yang berlaku.

BACA LAINNYA  Satgas TMMD Warnai Masjid Baitul Ikhlas Sungai Jernih 

Melalui simulasi tersebut, seluruh unsur yang terlibat menguji kecepatan respons, efektivitas koordinasi lintas instansi, serta implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan dalam menghadapi potensi ancaman di kawasan pelabuhan. Hasil evaluasi dari pelaksanaan drill ini menjadi bahan penyempurnaan prosedur, sehingga setiap personel memiliki pemahaman yang sama dan mampu bertindak cepat, tepat, serta terkoordinasi apabila menghadapi kondisi darurat yang sebenarnya.

Melalui kegiatan ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Jambi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi terciptanya pelabuhan yang aman, tangguh, dan andal. Sinergi antara operator pelabuhan, aparat keamanan, regulator, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat sistem keamanan kawasan pelabuhan, menjaga kelancaran operasional, sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jasa dan masyarakat di sekitar pelabuhan.

 

 

 

Share :

Baca Juga

Berita

Wakapolresta Jambi Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Keselamatan Siginjai 2024.

Berita

Kunjungi Yamaha Sport Exhibition Di Jambi Prima Mall, Dapatkan Promo Hadiah Langsung Hingga Promo Hemat Angsuran

Berita

Miliki Ganja, Satu Pelaku Diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi 

Berita

Pastikan Harga dan Stok, Tim Satgas Pangan Polda Jambi Sidak ke Pasar Angso Duo Pasca Nataru

Berita

Kajati Jambi Sugeng Hariadi Pimpin Aksi Bersih Lingkungan, Wujud Nyata Mengabdi dengan Hati

Berita

MENTERI HUKUM DAN HAM : Peringatan Hari HAM Merupakan Momentum Merefleksikan Prinsip-Prinsip HAM

Berita

Sejak 2006, Baru Tahun Ini Dapat Perbaikan Jalan, Masyarakat Sapta Mulya Yakin Aspan Jadi Bupati

Berita

Gubernur Jambi Berikan Penghargaan ke Ditlantas Polda Jambi Terkait Permudah dan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Pembayaran Pajak Kendaraan