TANJAB BARAT – Siginjai Motor Custom (SMC) Chapter Tanjung Jabung Barat memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Slow Riding 2026 Vol. 1 di Kabupaten Tanjab Barat.
Ketua SMC Chapter Tanjab Barat, *Bambang Pratama Putra* atau Bembeng, menilai kegiatan ini menjadi momentum positif untuk mempererat persaudaraan sekaligus menanamkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan komunitas otomotif.
“Kami dari SMC Chapter Tanjab Barat mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Slow Riding 2026 Vol. 1. Kami mengapresiasi kegiatan positif yang membawa pesan keselamatan berkendara sekaligus mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar-komunitas otomotif,” ujar Bembeng.
Menurut Bembeng, semangat _safety riding_ harus terus ditanamkan. Komunitas otomotif dinilainya memiliki peran penting sebagai contoh berkendara yang tertib.
“Komunitas bukan hanya tentang kendaraan, modifikasi atau touring. Kita juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, terutama dalam hal keselamatan dan ketertiban berlalu lintas,” katanya.
Bembeng menegaskan SMC terus berkomitmen membangun organisasi yang tertib, profesional dan memiliki legalitas jelas. Saat ini SMC telah mengantongi akta notaris dan pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum.
“Bagi kami, legalitas bukan sekadar dokumen. Ini merupakan bentuk keseriusan dalam membangun organisasi. Kami ingin SMC tidak hanya aktif dalam kegiatan otomotif, tetapi juga memiliki tata kelola yang jelas dan mampu memberikan kontribusi positif,” tegasnya.
Ia berharap SMC bisa menjadi percontohan bagi komunitas lain di Tanjab Barat.
“Kami berharap SMC bisa menjadi salah satu percontohan bagi komunitas lain. Bahwa membangun komunitas bukan hanya soal solidaritas, tetapi juga bagaimana memiliki legalitas, tata kelola dan rasa tanggung jawab,” ujarnya.
Di akhir, Bembeng berharap kegiatan Slow Riding dapat berlanjut ke Vol. 2 dan seterusnya dengan melibatkan lebih banyak komunitas.
“Semoga Slow Riding tidak berhenti di Vol. 1. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memperkuat persaudaraan sekaligus membangun budaya safety riding di Tanjab Barat,” tutupnya.











