Komisaris Utama Pelindo Tinjau Pelabuhan Talang Duku, Dorong Penguatan Kinerja Pelindo Jambi BNN Jambi Soroti Peredaran Narkoba yang Meningkat, Dorong Sinergi Pencegahan dan Rehabilitasi Tirta Mayang Promosikan Potensi Investasi pada Sumatra Investment Day (SID) 2026 Hadiri Forum Ekonomi Bisnis, Sekda Sudirman Tekankan Tata Kelola Migas dengan Memperhatikan Aspek Lingkungan LPKA Muara Bulian Teguhkan Pembinaan Berbasis Keluarga Melalui Penyerahan Remisi dan Sungkeman Anak Binaan

Home / Berita

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:57 WIB

BNN Jambi Soroti Peredaran Narkoba yang Meningkat, Dorong Sinergi Pencegahan dan Rehabilitasi

JAMBI – Dalam momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol Asep mengatakan generasi usia produktif, khususnya pelajar, harus menjadi fokus utama program pencegahan agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Brigjen Pol. Asep Saepudin, menegaskan pentingnya memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan anak-anak dan generasi muda sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita menyadari bahwa pada tahun 2045 Indonesia menuju Indonesia Emas. Untuk menopang cita-cita tersebut, perlu disiapkan generasi muda yang kuat dan tidak tergerus oleh bahaya narkotika,” ujarnya.

Menurut Asep, selain pencegahan, upaya rehabilitasi bagi para penyalahguna narkotika juga menjadi langkah yang tidak kalah penting. Ia menilai para pecandu harus dipulihkan agar tidak menambah angka penyalahgunaan maupun memengaruhi orang lain.

BACA LAINNYA  Desa Paling Parah Terdampak Banjir, Warga Seuneubok Saboh Justru Tak Dapat Bantuan JADUP

“Masyarakat yang sudah terpapar harus disembuhkan terlebih dahulu. Kalau mereka belum pulih, jumlahnya akan terus bertambah, bahkan dapat menularkan kepada yang lain. Saat ini jumlah yang direhabilitasi belum sebanding dengan jumlah masyarakat yang terpapar. Karena itu mereka harus disembuhkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, rehabilitasi merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika. Karena itu, seluruh elemen pemerintah harus memastikan layanan rehabilitasi dapat diakses secara optimal.

Di sisi lain, Asep mengungkapkan peredaran narkoba di Provinsi Jambi masih menjadi tantangan serius. Menurutnya, penanganan persoalan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan BNN maupun kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.

BACA LAINNYA  Gunakan Truk Kapolres Bungo AKBP Singgih Hermawan Kunjungi Makodim 0416/BUTE

“Peredaran narkoba di Jambi terus bertambah. Penanganannya tidak hanya menjadi tugas BNN atau kepolisian, tetapi seluruh pihak harus bersinergi untuk menghilangkan bahaya narkoba,” katanya.

Ia menekankan bahwa strategi pemberantasan harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan rehabilitasi. Tanpa pencegahan yang kuat, penindakan semata tidak akan mampu menekan penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan.

“Tidak bisa hanya melakukan pemberantasan sementara pencegahannya tidak dilakukan. Semua harus berjalan seiring agar upaya mewujudkan Indonesia yang bebas dari narkoba dapat tercapai,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Akan Edarkan 515 Exctasy dan 15 Paket Sabu, Warga Kasang Diamankan Satresnarkoba Polresta Jambi

Berita

Kapolres Bungo Tindak Tegas Bintara yang Lakukan Penindakan Berlebihan Terhadap Junior

Berita

Kapolda Jambi Kembali Terima Penghargaan Kompolnas Awards Polda Terbaik Kelompok B

Berita

Perkuat Organisasi, Pemuda Perindo Jambi Lakukan Roadshow Ke Daerah

Berita

Pengoperasian Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi 3 (Segmen Bayung Lencir – Tempino) Tanpa Tarif Mulai 17 Oktober 2024, Catat Begini Ketentuannya

Berita

Sholat Jum’at Di Masjid Mujahidin Pasar Bedaro, Kapolres Silaturahmi Bersama Warga Masyarakat

Berita

Pelantikan DPW JULEHA Provinsi Jambi dan Penyerahan Sertifikat BNSP di Rumah Dinas Gubernur Jambi

Berita

Pabung Batanghari Ikuti Tanam Perdana Padi Sawah di Olak Besar.