Buktikan Kencangnya CBR series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di Mandalika Sinergi TNI-Polri dan Pemda, Forkopimda Muaro Jambi Perkuat Penanganan Karhutla Sungai Gelam Bentuk Empati,  T. Zainal Abidin dan H.  Sulaiman Tole Takziah ke Rumah Duka Rubiah Semarak Merah Putih! Demokrat Tanjab Barat Ajak Warga Gembira Lewat Lomba 17-an Minggu Pagi Sehat Bersama PSI Jambi, Senam Rutin Terbuka untuk Masyarakat

Home / Hukrim

Selasa, 23 September 2025 - 18:41 WIB

Breaking News !! Kejari Sungai Penuh Geledah Rumah Pribadi Tersangka Korupsi PJU Kerinci ‎

‎Sungai Penuh – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh melakukan penggeledahan di rumah dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Kerinci tahun 2021, yakni Reki Eka Fictoni alias Toni dan Helvi Apriadi, pada Senin (22/9/2025).

‎Penggeledahan berlangsung di rumah pribadi Reki Eka Fictoni di Desa Pelak Naneh serta kediaman Helvi Apriadi di Desa Pasar Senen, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci. Proses penggeledahan yang berlangsung hingga siang hari itu dipimpin langsung oleh tim penyidik Pidsus Kejari Sungai Penuh.

‎Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen serta barang elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara, untuk dijadikan barang bukti tambahan.

BACA LAINNYA  Dugaan Penipuan Jual Beli Alat Berat: Korban Tempuh Jalur Hukum Pasca 7 Bulan Penantian

‎Kasi Pidsus Kejari Sungai Penuh, Yogi Purnomo, menyebut penggeledahan ini merupakan langkah lanjutan penyidikan guna memperkuat pembuktian. “Kami menyita beberapa dokumen penting dan barang elektronik. Semua akan dianalisis lebih lanjut sebagai barang bukti tambahan,” ujarnya.

‎Kerugian Negara Rp2,7 Miliar

‎Kasus dugaan korupsi proyek PJU tahun 2021 ini terkait adanya mark up dan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Akibatnya, negara mengalami kerugian hingga Rp2,7 miliar.

‎Sebelumnya, Kejari Sungai Penuh telah menetapkan total 10 tersangka dalam kasus yang dikenal sebagai skandal proyek PJU Pokir Dewan Kabupaten Kerinci.

BACA LAINNYA  Ringkus Pelaku Penganiayaan, Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur II Alami Luka Bacok

‎Adapun Reki Eka Fictoni berperan sebagai pemilik perusahaan yang dipinjamkan kepada pihak lain untuk mengerjakan proyek. Sementara itu, bersama Helvi Apriadi, keduanya ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan pada Kamis (17/7/2025). Keduanya diketahui merupakan ASN di Pemerintah Kabupaten Kerinci.

‎Dengan tambahan dua nama ini, jumlah tersangka dalam perkara korupsi proyek PJU tersebut kini berjumlah 10 orang.

‎Dewi Wilonna

Share :

Baca Juga

Hukrim

Usai Diambil Keterangan Oleh Penyidik KPK, Aping Bungkam Ke Awak Media

Hukrim

Ringkus Pelaku Penganiayaan, Kanit Reskrim Polsek Ilir Timur II Alami Luka Bacok

Hukrim

Polsek Tungkal Ulu Berhasil Amankan Enam Tersangka Narkoba dalam Operasi Predator Narkotika

Berita

6 Orang Pelaku Pencurian Gudang Ekspedisi JNE Berhasil Diamankan , 1 Orang Masih DPO

Berita

Kapolres Bungo Pimpin Penertiban PETI, Dialiran Sungai Batang Bungo

Hukrim

Gelar Razia ANTIK di Tempat Hiburan Malam, Polda Jambi Dapati Satu Pengunjung GP Positif Narkoba

Berita

Dalam Bulan Agustus Ditresnarkoba Polda Jambi Berhasil Amankan 1,15 KG Narkotika Jenis Sabu

Hukrim

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 30 Kg Sabu di Pelabuhan Dumai