Sungai Penuh – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Sungai Penuh tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga dimaknai sebagai momentum memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan karakter dan budaya literasi.
Pemerintah Kota Sungai Penuh menilai, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak lagi sebatas capaian akademik, melainkan juga pembentukan mental dan karakter generasi muda. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menegaskan bahwa pendidikan memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan daerah. Karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai inovasi agar sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter anak.
“Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan kepribadian generasi muda kita,” ujar Alfin.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga meluncurkan Program Beasiswa Sungai Penuh Juara Tahun 2026. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu guna membantu meringankan biaya pendidikan.
Program beasiswa ini mencakup bantuan uang kuliah hingga biaya hidup, sebagai upaya memastikan mahasiswa dapat menuntaskan pendidikan tanpa terkendala faktor ekonomi. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari visi dan misi pemerintah daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, khususnya dalam memperluas akses pendidikan tinggi.
Berdasarkan surat pemberitahuan dari Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh tertanggal 15 April 2026, pemerintah daerah telah menginstruksikan seluruh kepala desa dan lurah untuk menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.
Pendaftaran Beasiswa Sungai Penuh Juara 2026 dibuka mulai 20 April hingga 20 Mei 2026 melalui sistem pendaftaran daring yang telah disiapkan. Program ini terbuka bagi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri maupun swasta terakreditasi.
Alfin menambahkan, program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu generasi muda agar tetap bisa melanjutkan pendidikan meski menghadapi keterbatasan ekonomi.
“Melalui beasiswa ini, kami ingin memastikan tidak ada anak-anak Sungai Penuh yang putus kuliah hanya karena alasan biaya,” katanya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemkot Sungai Penuh berharap kualitas sumber daya manusia di daerah terus meningkat, sejalan dengan semangat Hardiknas 2026 yang menekankan pentingnya pendidikan berkarakter dan inklusif.











