Semarak HUT RI ke-81, Warga BDT Residence Gelar Jalan Santai hingga Bagi Doorprize Meriah! Turnamen Voli Antar Blok Permata Hijau Sukses, Blok DEF Raih Juara 1 3 Pemancing Tenggelam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup Satreskrim Polres Nagan Raya Amankan Dua Alat Berat dan Empat Terduga Pelaku Tambang Ilegal Kapolres Tanjab Barat Pimpin Pemasangan Bendera Merah Putih, Ajak Warga Cintai Tanah Air

Home / Advetorial

Sabtu, 3 Desember 2022 - 09:51 WIB

Hidup Sederhana, Ternyata Irjen Pol Rusdi Hartono Pernah Makan Satu Butir Telur Dibagi Empat

Bidik Indonesia News, JAMBI – Perjalanan hidup dan karir seseorang tidak ada yang tahu, karena semua sudah diatur dan ditetapkan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

 

Seperti yang terjadi oleh Jenderal Bintang Dua ini, yaitu Irjen Pol Drs Rusdi Hartono yang merupakan alumni Akpol angkatan 91 yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jambi.

 

Saat diwawancarai khusus, Irjen Pol Rusdi Hartono menceritakan bahwa dirinya pernah ikut sang Ibunda berjualan cedol ketika SD, dan pada saat dirinya masuk SLTP, ayahnya memasuki masa pensiun dengan pangkat terakhir Iptu.

 

” Untuk menyambung hidup, Orang tua saya berjualan gorengan dan nasi uduk,” ujarnya.

 

Saya berempat bersaudara, yang mana sewaktu kecil setiap kali makan ibu saya memberikan kami satu butir telur untuk dibagi menjadi empat, sehingga kami tidak boleh nambah telurnya, namun boleh nambah nasinya.

BACA LAINNYA  Gelorakan Gerakan Bersama Bersih Lingkungan, Satu Langkah Sejuta Perubahan, Kapolda Jambi : Hidup Bukan Tentang Hari Ini

 

” Ibu saya bilang, telur yang dibagi empat tersebut untuk saudara kalian, dan pada saat nanti kalian besar akan tahu maksudnya, ” lanjut Rusdi Hartono.

 

Dirinya juga menceritakan dulu waktu kecil orang tua saya hanya seorang polisi yang hanya bertugas dibagian administrasi surat menyurat dan pada saat saya SMP bapak saya memasuki usia pensiun dan untuk menambah kebutuhan keluarga, ibu saya membuka warung kecil dengan menjual nasi uduk dan gorengan.

 

Pada awalnya saya bercita-cita menjadi seorang dokter, tapi dengan melihat kondisi ekonomi keluarga, saya harus mulai berpikir bagaimana masa depan saya. Dengan bulat tekad dan doa orang tua saya mencoba mendaftar Akabri.

 

” Saya banyak belajar dari kesederhanaan orang tua saya, dan dengan bulat tekad dan doa orang tua saya mencoba mendaftar Akabri.,” ungkap Irjen Pol Rusdi Hartono.

BACA LAINNYA  Gubernur Jambi Dukung Pemkot Jambi Sanksi Truk Batu Bara yang Masuk Wilayah Kota

 

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur sekali saat ini saya bisa Berpangkat Bintang Dua dan diamanahkan oleh Pimpinan menjadi Kapolda Jambi.

 

” Ini semua berkat doa dan semangat yang diberikan kedua orang tua saya kepada saya,” sambungnya.

 

Insyaallah, dengan amanah yang diberikan ini saya bisa amanah dan sebagai pimpinan tertinggi di Polda Jambi bisa menjalankan tugas dengan Ikhlas, penuh tanggung jawab serta tetap bisa melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat khususnya di Wilayah Hukum Polda Jambi.

 

” Polisi tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, namun harus saling bersinergi dengan TNI, Pemerintah dan masyarakat, ” tutup Irjen Pol Rusdi Hartono. (Syah)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Gubernur Al Haris: Perlu Langkah Strategis Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Advetorial

Gubernur Al Haris Salat Idul Fitri Bersama Warga di Islamic Center Jambi, Ajak Jadikan Momentum Perbaikan Diri

Advetorial

Dorong Reformasi Birokrasi, Gubernur Jambi dan BKN Regional VII Sepakati Implementasi Sistem Merit dan Manajemen Talenta

Advetorial

Secara Virtual, Wakil Bupati Tanjab Barat Ikuti Pengumuman Swasembada Pangan Nasional

Advetorial

Pemkab Tanjab Barat Perpanjang Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Lewat MoU

Advetorial

Gubernur Al Haris Tinjau Pelaksanaan TKA di SMAN 8 dan SMKN 1 Kota Jambi Untuk Evaluasi Kualitas Siswa

Advetorial

Al Haris : Di Tahun 2023, Jambi Miliki Tiga Agenda Penting

Advetorial

Gubernur Al Haris : Peran Pemuda Sebagai Pelaku Perubahan Membangun Jambi