Perkuat Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Kepala Rutan Kelas I Tangerang Ikuti Pengarahan Direktur Pelayanan Tahanan dan Anak Kasiter Korem 042/Gapu Tinjau Pembangunan Jembatan Program Karya Bakti Skala Besar TA 2026 di Sarolangun Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup 2026 Rutan Kelas I Tangerang Ikuti Koordinasi Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Penyakit Menular Polda Jambi Ungkap Kasus Peredaran BBM Ilegal, Amankan 6.163 Liter Solar Olahan Ilegal

Home / Berita

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:41 WIB

Jelang Ramadhan, Harga Sembako di Merangin Melonjak Tajam

 

Sungai Penuh – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional wilayah Kabupaten Merangin mulai mengalami kenaikan. Kenaikan ini diduga akibat berkurangnya pasokan dari petani, yang dipengaruhi kondisi cuaca kurang baik sehingga hasil panen menurun.

Pantauan di Pasar Rakyat Bangko Selasa 17 februari 2026, menunjukkan beberapa komoditas mengalami lonjakan harga. Cabai rawit setan tercatat mengalami kenaikan paling tinggi, dari sekitar Rp80.000 per kilogram menjadi Rp100.000 per kilogram.

Selain itu, harga tomat naik dari Rp8.000 menjadi Rp15.000 per kilogram. Kacang buncis juga mengalami kenaikan dari Rp8.000 menjadi Rp12.000 per kilogram. Sementara kentang yang sebelumnya berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000 per kilogram kini naik menjadi Rp12.000 per kilogram. Cabai merah turut mengalami kenaikan dari Rp38.000 menjadi Rp45.000 per kilogram.

BACA LAINNYA  Enam Camat di Tanjabbar Raih Penghargaan Camat Teladan dan Berprestasi 

Sejumlah pedagang mengaku kenaikan harga berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat.

Mono, salah seorang pedagang, mengatakan bahwa pasokan barang dari petani memang berkurang dalam beberapa waktu terakhir.

“Pasokan dari petani memang tidak sebanyak biasanya. Cuaca juga kurang mendukung, jadi hasil panen berkurang dan harga otomatis naik,” ujarnya.

BACA LAINNYA  Pengacara Siswa SMPN di Kota Jambi Korban Pelecehan Seksual Datangi Polda Jambi

Hal senada disampaikan Pevi, seorang pembeli, yang berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga menjelang Ramadhan.

“Kalau harga terus naik, kami sebagai pembeli tentu keberatan. Harapannya ada operasi pasar atau langkah lain supaya harga bisa lebih terjangkau,” katanya.

Warga berharap pemerintah daerah di wilayah Provinsi Jambi dapat melakukan upaya stabilisasi harga, agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan.

 

 

 

Dewi Wilonna

Share :

Baca Juga

Berita

Wujud Peduli Lingkungan dan Sarana Pembinaan Kemandirian berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Banda Aceh lakukan Terobosan Baru melalui Program Bank Sampah

Berita

Gelar Silaturahmi dan Diskusi Publik bersama Influencer dan Selegram, Ditintelkam Polda Jambi Ajak Jaga Situasi Kambtibmas Kondusif Jelang Pilkada 2024

Berita

Operasi Terpusat Ketupat 2024 Pengamanan Idul Fitri 1445 H Dimulai, Ini Penyampaian Kapolresta Jambi 

Berita

Nahkoda Kapal Tug Boat Makmur Selatan di Tetapkan Sebagai Tersangka

Berita

Tegakan Disiplin Personel, Provos Ditpolairud Polda Jambi Sidak Ke Markas Unit Jajaran Polairud Polda Jambi.

Berita

Silaturrahami dan Pengajian oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi Bersama BKMT

Berita

Pererat Silaturahmi Idul Fitri, Pemkab Kerinci Hadiri Open House Gubernur Jambi di Merangin

Berita

Wakapolda Jambi Cek Langsung Pelaksanaan Natal Di Beberapa Tempat Ibadah