Rizalul Imbau Warga Aceh Timur Waspada Kabut Asap, Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga 24 Jam KONI Apresiasi Kepemimpinan Herindra, Kepengurusan Baru PB ESI Perkuat Prestasi Nasional PB ESI Perkuat Pembinaan Atlet dan Ekosistem Esports Nasional Esports Indonesia Makin Mendunia! Herindra Perkuat Fondasi Esports Indonesia Pelantikan PB ESI, Menpora Dukung Herindra Perkuat Prestasi Esports Indonesia

Home / Berita

Kamis, 15 Februari 2024 - 20:03 WIB

Kunjungi Makam Rajo Jambi, Dir Polairud Polda Jambi Turut Ziarah di Makam Rang Kayo Hitam

TANJAB TIMUR – Disela-sela pelaksanaan tugasnya memantau pengamanan pelaksanaan Pemilu di Wilayah Tanjab Timur, Dir Polairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo beserta Dirbinmas Kombes Pol Habib Prawira dan Kapolres Tanjab Timur AKBP Heri Supriawan dan rombongan menyempatkan diri untuk berziarah di makam rang kayo hitam Terletak di Desa Simpang, Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Untuk diketahui, Orang Kayo Hitam bukan hanya dikenal sebagai Rajo Jambi pada awal abad ke-16, tetapi sosok penyebar ajaran Islam dan meletakan nilai-nilai Islam bagi masyarakat di kerajaannya.

Rangkayo Hitam adalah putra Raja Jambi Datuk Paduko Berhalo dengan Permaisuri Putri Selaras Pinang Masak.

Datuk Paduko Berhalo memiliki nama asli Ahmad Barus atau Ahmad Salim. Datuk Paduko Berhalo diyakini masih keturunan ke Tujuh dari cicit Nabi Muhammad SAW, Ali Zainal Abidin bin Husain Bin Ali Bin Abi Thalib RA dari istrinya Fatimah Az Zahra Binti Muhammad SAW. Dia berasal dari Turki yang datang ke Jambi untuk menyebarkan agama Islam.

BACA LAINNYA  Disambut Antusias, Romi Hariyanto Hadiri Perayaan Ulang Tahun Klenteng Leng Chen Keng dan Mohon Doa Maju jadi Gubernur 

Pada Ziarahnya, Kombes Pol Agus Tri Waluyo merasa tertegun dengan Karomah pada makam Rang Kayo Hitam ini, karena wilayah seputaran daerah makam ini terendam banjir sedangkan makam tersebut tidak terendam banjir.

Saat berziarah, Kombes Pol Agus Tri Waluyo menemui seorang Juru kunci makam yaitu Pak Ismail yang mana pada kesempatan ini beliau mengatakan, sangat senang bertemu dengan pak Ismail, yang banyak bercerita tentang Sejarah Datuk Rang kayo hitam.

BACA LAINNYA  Polres Pidie dan Batalyon A Sat Brimob Polda Aceh Gelar Simulasi Sispamkota, Jelang Pilkada 2024  

” Salah satu yang diceritakan oleh Pak Ismail adalah tentang Hukuman Plali kemudian sering juga disebutkan hukuman buangan atau hukuman bunian. Sakit dak diurus. Mati dak dikuburkan. Manusia buangan yang tidak perlu diteladani. Namun Kutukan Datuk Paduko Berhalo lebih berat daripada hukuman Plali atau hukuman buangan atau hukum bunian,” ungkapnya.

Sementara itu, Pak Ismail sebagai Juru kunci makam menjekaskan Kutukan Datuk Paduko Berhalo ditujukan kepada Rajo Jambi. Yang memegang amanah alam sekato Rajo. Negeri Sekato batin. Sedangkan kesalahan dan hukuman seperti hukuman Plali atau hukuman buangan atau hukum bunian ditujukan kepada rakyat Jambi. Yang melanggar pantang larang adat yang telah diatur.

Share :

Baca Juga

Berita

Korem 042/Gapu Gelar Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2024 M

Berita

Langkah Pencegahan, Lapas Kelas IIA Banda Aceh kembali laksanakan Penggeledahan Blok Hunian

Berita

Mengantisipasi Sopir Truk Batu Bara Langgar Jam Operasional, Warga Bentuk Relawan Penyekatan

Berita

Kapolres Bungo AKBP Singgih Hermawan, S.I.K., M.A.P Temu Ramah Bersama Anak Tk Kemala Bhayangkari Cabang Bungo

Berita

Akselerasi Fungsi Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Aceh Bangun Kemitraan Tangguh Bersama Polda Aceh 

Berita

Liga Marisa Pimpin SMSI Kabupaten Tebo , Mukhtadi : Jaga Nama Baik SMSI

Berita

Tim Gabungan Polda Jambi, Berhasil Bekuk Pelaku Pencurian dan Kekerasan di Merangin

Berita

Dampingi Gubernur Jambi, Kapolda Irjen Pol Rusdi Hartono Lakukan Penyerahan Remisi ke Napi Lapas Kelas II A Jambi