Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh dan Pomdam IM Mantapkan Kolaborasi Lintas Sektor DPRK Aceh Timur Desak Percepatan Penanganan Pascabanjir, Soroti Data Simpang Siur dan Koordinasi Lemah Junaidi Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Pengurus APDESI Aceh Timur  Junaidi Hadiri Pelepasan Jamaah Haji 2026 Azhari Ucapkan Terimakasih Ke HRD Atas Pembangunan Jalan Teupieng Pukat Nurussalam

Home / Berita

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:42 WIB

Menkes: Durasi Dokter Internship Tergantung Jumlah Kasus, Rata-Rata 1 Tahun

Tanjab Barat – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan durasi program dokter internship tidak dipatok baku satu tahun. Lama program ditentukan oleh tercapainya jumlah kasus yang harus ditangani peserta agar memenuhi standar kompetensi dan keselamatan pasien.

Hal itu disampaikan Menkes usai mengevaluasi program dokter internship di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (6/5).

Budi menjelaskan, tujuan program internship adalah mematangkan dokter yang belum pernah pegang pasien langsung. Selama internship, mereka belajar dengan supervisi hingga punya kompetensi cukup melayani pasien dengan selamat.

“Harus ada jumlah kasus tertentu yang mereka penuhi. Kalau dalam 12 bulan dia sakit satu bulan, tapi jumlah kasus belum selesai, ya dia harus memperpanjang sisa jumlah kasusnya saja,” ujar Menkes.

BACA LAINNYA  Rumah Ketua DPW Partai Aceh (PA) Dilempar Bom Molotov 

Ia mencontohkan, jika peserta sakit 6 bulan dari masa internship 20 bulan, maka ia wajib menambah waktu hingga seluruh target kasus terpenuhi.

Menkes menyebut banyak pertanyaan soal durasi internship: apakah 6 bulan, 1 tahun, atau 2 tahun. Menurutnya, itu tergantung jumlah kasus di daerah wahana.

“Ada daerah yang kasusnya banyak sehingga mungkin 6 bulan bisa selesai. Ada daerah yang kasusnya sedikit sehingga harus satu setengah tahun selesai. Rata-rata di Indonesia memang 1 tahun,” jelasnya.

BACA LAINNYA  Dukung Program Ketahanan Pangan Secara Mandiri Lapas Kelas' II A Banda Aceh Berhasil Panen Tomat dan Cabai Belasan Kilo

Ia menambahkan, durasi ini juga sebanding dengan negara lain yang punya program serupa, berkisar 1 sampai 3 tahun. Indonesia mengambil durasi paling pendek, yaitu di atas 1 tahun.

Menkes berharap Gubernur dan Bupati membantu perbaikan program internship dimulai dari Jambi. Menurutnya, proses pematangan skill di rumah sakit, termasuk PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis), perlu dibenahi total karena sudah berlangsung lama.

“Ini sudah berlangsung lama. Saya juga dapat banyak masukan dari peserta BPJS dan peserta internship yang harus kita perbaiki bersama,” tutup Menkes.

Share :

Baca Juga

Berita

TNI dan Polri Kawal Kelancaraan KTT AIS Forum di Bali

Berita

Gelar Pasukan dan peralatan, Kapolri dan Panglima TNI Ingin KTT G20 Berjalan Sukses

Berita

Ketua SMSI Provinsi Jambi Kaget Kantornya Didatangi Dansat Brimob Polda Jambi 

Berita

Menteri Agraria RI Sematkan Pin Emas kepada Kapolda Jambi atas Prestasi dalam Penyelesaian Target Operasi Tindak Pidana Pertanahan

Berita

Wakapolres Batanghari : Kejar 70% Target Vaksinasi, Kita Lakukan Terobosan Baru

Berita

Satgas TMMD Kodim Kerinci Awasi, Pengeboran Sumur di titik kedua ‎

Berita

Dandim 0415/Jambi Pimpin Upacara Militer Pemakaman Alm Koptu Herliyansah.

Berita

Warga Pulau Pandan Ditemukan Meninggal Dunia Didepan Rumah Tukang Urut