Pengprov ICF Jambi Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum Periode 2026–2030, Ini Tahapannya Aksi Maraton Kakanwil Ditjenpas Aceh Menyisir Lapas dan Rutan untuk wujudkan Pelayanan PRIMA Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial untuk Masyarakat Apresiasi Dedikasi dan Kinerja Pegawai, Rutan Kelas I Tangerang Berikan Kenaikan Pangkat dan Penghargaan Tim Anggar Jambi Borong 4 Perunggu di Kejurnas RDPS Cup 2026 Palembang

Home / Hukrim

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:27 WIB

Penumpang Travel SM Keluhkan Minim Tanggung Jawab Usai Kecelakaan di Pesisir Selatan

Sungai Penuh  – Sebuah pengakuan memilukan muncul dari seorang penumpang travel berinisial F yang mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan di wilayah Pesisir Selatan pada Rabu dini hari, 12 Februari 2026 dengan tiket yang tertera keberangkatan pada 11 februari 2026 malam.

Melalui unggahan video di media sosial, F membeberkan kronologi kejadian sekaligus kekecewaannya terhadap respons pihak jasa travel yang ditumpanginya.

Dalam video tersebut, F menceritakan momen mencekam ketika mobil travel yang membawanya mengalami kecelakaan di tengah perjalanan. Suasana panik disebut langsung menyelimuti para penumpang, terutama setelah benturan menyebabkan sejumlah barang rusak dan beberapa penumpang mengalami luka.

“Setelah kejadian, kondisi sangat kacau. Saya mengalami memar di beberapa bagian tubuh, dan barang pribadi saya juga rusak,” ungkap F dalam pernyataannya.

BACA LAINNYA  Gerebek Satu Rumah dan Base Camp Narkotika, Tim Gabungan Operasi Antik Polda Jambi Temukan Alat Hisap

Tak hanya itu, F juga menyoroti sikap sopir travel yang dinilai kurang menunjukkan kepedulian terhadap kondisi penumpang. Ia menyebut sopir lebih fokus menghubungi pihak tertentu dan memeriksa kerusakan kendaraan dibanding memastikan keselamatan serta kondisi korban.

Menurut F, terdapat penumpang lain yang juga mengalami luka akibat kecelakaan tersebut. Namun, perhatian terhadap penumpang dinilai minim, sehingga menambah rasa trauma dan kecewa yang dirasakan korban.

Pasca kejadian, F mencoba menemui pihak jasa travel berinisial SM, yang dikenal sebagai salah satu penyedia angkutan orang cukup populer di wilayah Sungai Penuh dan Kerinci. Tujuannya untuk meminta pertanggungjawaban, termasuk ganti rugi atas barang yang rusak serta dampak fisik yang dialaminya.

BACA LAINNYA  Momentum Idulfitri 1447 H, DPC PDI-P Sungai Penuh Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Namun, upaya tersebut diklaim tidak mendapat tanggapan serius dari pihak travel. F mengaku berharap adanya itikad baik, perhatian, serta bentuk tanggung jawab atas kejadian yang dialaminya sebagai penumpang.

“Saya hanya ingin ada kepedulian dan tanggung jawab. Bukan semata soal materi, tetapi rasa kemanusiaan setelah kejadian yang cukup traumatis,” ujarnya.

Sementara itu, unggahan video F di media sosial telah memicu perhatian warganet, dengan banyak komentar yang menyampaikan simpati sekaligus meminta adanya klarifikasi dari pihak terkait.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan serta tanggung jawab penyedia jasa transportasi terhadap penumpang, terutama dalam situasi darurat pascakecelakaan.

Share :

Baca Juga

Hukrim

20 Adegan Diperagakan Saat Rekontruksi Pembacokan di Warung Sate

Hukrim

Ditreskrimum Polda Jambi Bersama Satreskrim Polres Muaro Jambi Amankan Tersangka Kasus Pelecehan dan Pencurian Terhadap Mahasiswi di Kosan. 

Hukrim

Diduga Gara-gara Perempuan Seorang Pria Jadi Korban Pembacokan, Begini Kronologinya

Hukrim

Polda Jambi Turunkan Tim Asistensi Kasus Santri Meninggal Tak Wajar di Tebo

Hukrim

Pencarian Barang Bukti Terkait Dugaan Tindak Pidana di Kerinci

Hukrim

Polres Sarolangun Kembali Menerima Penyerahan Diri Pelaku Pengeroyokan di Mandiangin, 6 Sudah Menyerahkan diri 

Hukrim

Gerbek Sebuah Gubuk, Satu Wanita Muda Ditangkap Polisi, BB nya Lumayan Banyak

Hukrim

Aniaya Kakek dan Cucu, Seorang Diduga ODGJ Diamankan Polisi